Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 22 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Janji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir

SilvaSilva1 Desember 2024 Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (28/11/2024) di Jakarta International Velodrome, Jakarta (.grdik)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (28/11/2024) di Jakarta International Velodrome, Jakarta (.grdik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pidato Presiden Prabowo Subianto tentang kesejahteraan guru memunculkan banyak tanya. Janji kenaikan tunjangan dan sertifikasi dipertanyakan karena belum jelas implementasinya.

Pengamat pendidikan, Darmaningtyas, menyebut janji tersebut berpotensi multitafsir. Ia menyoroti kemungkinan guru ASN bersertifikasi tidak menerima manfaat baru, sementara guru non-ASN bersertifikasi bisa mengalami penurunan tunjangan.

“Jika hanya diberi Rp2 juta, ini tidak adil bagi guru honorer. Janji ini bisa menjadi harapan kosong,” katanya, Minggu (1/12/2024).

Ia meminta Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan detail kebijakan agar tidak membingungkan.

Koordinator JPPI, Ubaid Matraji, menegaskan guru honorer belum tersentuh kebijakan ini. Mayoritas guru, terutama yang belum bersertifikasi, adalah kelompok yang paling rentan.

Baca Juga:
  • Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC
  • Buka Kuliah Subuh, Ternyata Begini Cara Santri Tasikmalaya Rebut Hati Generasi Alpha
  • Grand Design Wajib Belajar 13 Tahun: 1 Tahun Prasekolah Jadi Fondasi Generasi Emas
  • Kolaborasi Kunci Sukses Pramuka Garuda di Tasikmalaya

“Guru honorer harus jadi prioritas, bukan terus diabaikan,” ujar Ubaid.

Data menunjukkan 1,4 juta guru belum tersertifikasi. Jika kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG) hanya 200.000 per tahun, perlu tujuh tahun menyelesaikan proses sertifikasi.

Darmaningtyas mengusulkan pemberian tunjangan fungsional sebagai langkah adil.

“Tunjangan ini harus segera diberikan agar ada pemerataan kesejahteraan,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Maraknya Child Grooming, Kurikulum Pendidikan Disorot
  • Pemimpin Muda Lahir dari Ramadan Leadership Camp
  • Gen-Z Padati Istiqlal di 1 Muharam, Menag: Bangkitnya Kesadaran Baru
  • Seleksi Kepala Sekolah Rakyat Fokuskan pada Empati dan Wawasan

Ketua PGSI, Soeparman Mardjoeki Nahali, mengingatkan pemerintah menjaga prinsip nondiskriminasi. Ia menuntut tunjangan setara bagi guru ASN dan non-ASN.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan pihaknya akan mempercepat sertifikasi dengan target 800.000 guru pada 2025.

“Setelah sertifikasi, kesejahteraan guru pasti meningkat,” katanya Abdul Mu’ti.

Jangan Lewatkan:
  • Raih Jota SSTV Award, Jota Joti UPT SMAN 8 Bone Sukses Digelar
  • Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun
  • Wisuda XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya Kukuhkan 87 Lulusan, 3 Cumlaude
  • Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Smartboard di 15 Ribu Sekolah

Namun, pengamat meragukan efektivitas program ini tanpa langkah nyata untuk guru honorer yang belum memenuhi syarat sertifikasi.

Abdul Mu'ti Guru honorer Kesejahteraan guru Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDinkes Kutai Timur Soroti Peningkatan Kasus HIV/AIDS di Hari AIDS Sedunia 2024
Next Article Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Kutai Timur, Fokus pada Penularan dan Stigma

Informasi lainnya

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Alibi Efisiensi, Pilkada Tetap Harus Langsung

Editorial Udex Mundzir

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Islami Lisda Lisdiawati

IKN: Jawaban atas Pesimisme

Editorial Udex Mundzir

Waspada Belanja Online Bodong

Bisnis Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Ekskul Pramuka Wajib di Sekolah, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi