Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Janji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir

SilvaSilva1 Desember 2024 Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (28/11/2024) di Jakarta International Velodrome, Jakarta (.grdik)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (28/11/2024) di Jakarta International Velodrome, Jakarta (.grdik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pidato Presiden Prabowo Subianto tentang kesejahteraan guru memunculkan banyak tanya. Janji kenaikan tunjangan dan sertifikasi dipertanyakan karena belum jelas implementasinya.

Pengamat pendidikan, Darmaningtyas, menyebut janji tersebut berpotensi multitafsir. Ia menyoroti kemungkinan guru ASN bersertifikasi tidak menerima manfaat baru, sementara guru non-ASN bersertifikasi bisa mengalami penurunan tunjangan.

“Jika hanya diberi Rp2 juta, ini tidak adil bagi guru honorer. Janji ini bisa menjadi harapan kosong,” katanya, Minggu (1/12/2024).

Ia meminta Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan detail kebijakan agar tidak membingungkan.

Koordinator JPPI, Ubaid Matraji, menegaskan guru honorer belum tersentuh kebijakan ini. Mayoritas guru, terutama yang belum bersertifikasi, adalah kelompok yang paling rentan.

Baca Juga:
  • 100 Hari Prabowo-Gibran: Mendikdasmen Dipuji, Mendikti Disorot
  • Hari Ketiga Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Peserta Belajar Sismisat dan Latihan Membina
  • Lina Marlina Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,96 Hampir Sempurna
  • Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis

“Guru honorer harus jadi prioritas, bukan terus diabaikan,” ujar Ubaid.

Data menunjukkan 1,4 juta guru belum tersertifikasi. Jika kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG) hanya 200.000 per tahun, perlu tujuh tahun menyelesaikan proses sertifikasi.

Darmaningtyas mengusulkan pemberian tunjangan fungsional sebagai langkah adil.

“Tunjangan ini harus segera diberikan agar ada pemerataan kesejahteraan,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Universitas Cipasung Tasikmalaya Cetak Guru Inovatif Lewat STEAM
  • 13 Unit Kerja UPI Bandung Teken Zona Integritas Cegah Korupsi
  • PPDB 2025 Alami Perubahan, Zonasi Tetap Jadi Perdebatan
  • Pengembangan Karir Dosen Kunci Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi

Ketua PGSI, Soeparman Mardjoeki Nahali, mengingatkan pemerintah menjaga prinsip nondiskriminasi. Ia menuntut tunjangan setara bagi guru ASN dan non-ASN.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan pihaknya akan mempercepat sertifikasi dengan target 800.000 guru pada 2025.

“Setelah sertifikasi, kesejahteraan guru pasti meningkat,” katanya Abdul Mu’ti.

Jangan Lewatkan:
  • Guru Dapat Tanggung Jawab Baru dalam Program MBG Nasional
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!
  • Guru ASN Diizinkan Mengajar di Sekolah Swasta Mulai 2025
  • Kwarnas Pramuka: Sertifikasi Tenaga Pendidik di Luar Pusdiklatnas Tidak Sah

Namun, pengamat meragukan efektivitas program ini tanpa langkah nyata untuk guru honorer yang belum memenuhi syarat sertifikasi.

Abdul Mu'ti Guru honorer Kesejahteraan guru Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDinkes Kutai Timur Soroti Peningkatan Kasus HIV/AIDS di Hari AIDS Sedunia 2024
Next Article Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Kutai Timur, Fokus pada Penularan dan Stigma

Informasi lainnya

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

14 April 2026

Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka

8 April 2026

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

25 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Biografi Alfi Salamah

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Food Alfi Salamah

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Opini Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi