Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 2 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Janji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir

SilvaSilva1 Desember 2024 Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (28/11/2024) di Jakarta International Velodrome, Jakarta (.grdik)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (28/11/2024) di Jakarta International Velodrome, Jakarta (.grdik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pidato Presiden Prabowo Subianto tentang kesejahteraan guru memunculkan banyak tanya. Janji kenaikan tunjangan dan sertifikasi dipertanyakan karena belum jelas implementasinya.

Pengamat pendidikan, Darmaningtyas, menyebut janji tersebut berpotensi multitafsir. Ia menyoroti kemungkinan guru ASN bersertifikasi tidak menerima manfaat baru, sementara guru non-ASN bersertifikasi bisa mengalami penurunan tunjangan.

“Jika hanya diberi Rp2 juta, ini tidak adil bagi guru honorer. Janji ini bisa menjadi harapan kosong,” katanya, Minggu (1/12/2024).

Ia meminta Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan detail kebijakan agar tidak membingungkan.

Koordinator JPPI, Ubaid Matraji, menegaskan guru honorer belum tersentuh kebijakan ini. Mayoritas guru, terutama yang belum bersertifikasi, adalah kelompok yang paling rentan.

Baca Juga:
  • PPG untuk 95.367 Guru PAI Digelar, Kemenag Fokus Profesionalisme dan Kesejahteraan
  • Workshop Politeknik Triguna, Lina: Pentingnya Personal Branding
  • Hari Ketiga Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Peserta Belajar Sismisat dan Latihan Membina
  • Tips Ini Dijamin Memberikan Peluang Anda lulus SNBT 2023 Dengan Baik!

“Guru honorer harus jadi prioritas, bukan terus diabaikan,” ujar Ubaid.

Data menunjukkan 1,4 juta guru belum tersertifikasi. Jika kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG) hanya 200.000 per tahun, perlu tujuh tahun menyelesaikan proses sertifikasi.

Darmaningtyas mengusulkan pemberian tunjangan fungsional sebagai langkah adil.

“Tunjangan ini harus segera diberikan agar ada pemerataan kesejahteraan,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan
  • Pesantren Libur Awal Ramadan Bersama Pesantren Pramuka Khalifa
  • Ferdiansyah Komisi X DPR Beri Kenangan Berharga 5 Perguruan Tinggi Tasikmalaya
  • Latihan Gabungan Pramuka di Cisayong, Sinergi dan Persaudaraan

Ketua PGSI, Soeparman Mardjoeki Nahali, mengingatkan pemerintah menjaga prinsip nondiskriminasi. Ia menuntut tunjangan setara bagi guru ASN dan non-ASN.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan pihaknya akan mempercepat sertifikasi dengan target 800.000 guru pada 2025.

“Setelah sertifikasi, kesejahteraan guru pasti meningkat,” katanya Abdul Mu’ti.

Jangan Lewatkan:
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!
  • Libur Sekolah Dimajukan, Menag Harap Kemacetan Mudik Berkurang
  • Kemenag Umumkan 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I
  • Peran Pendidikan dalam Menghindari Perilaku Kampungan

Namun, pengamat meragukan efektivitas program ini tanpa langkah nyata untuk guru honorer yang belum memenuhi syarat sertifikasi.

Abdul Mu'ti Guru honorer Kesejahteraan guru Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDinkes Kutai Timur Soroti Peningkatan Kasus HIV/AIDS di Hari AIDS Sedunia 2024
Next Article Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Kutai Timur, Fokus pada Penularan dan Stigma

Informasi lainnya

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Islami Assyifa

Temukan 3 Jam Produktif dalam Seharimu!

Daily Tips Assyifa

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi