Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Main Character Energy, Saat Hidup Terasa Seperti Film

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Langkah Berani Kutim, Menjamin Masa Depan Tenaga Honorer Lewat Seleksi PPPK

SilvaSilva3 Desember 2024 Pemkab Kutim 658 Views
Honorer
4.300 Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) mendapatkan kesempatan untuk diangkat sebagai PPPK (.Inget)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kutai Timur– Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer.

Melalui seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang keempat tahap pertama, lebih dari 4.300 Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) mendapatkan kesempatan untuk diangkat sebagai PPPK.

Seleksi ini dimulai pada Selasa (3/12/2024) di Ruang CAT BKPSDM Kutim, dengan pembukaan resmi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Proses ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi menjadi wujud nyata keberpihakan Pemkab Kutim terhadap tenaga kontrak.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa Kutim merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang memberikan kesempatan penuh kepada seluruh tenaga honorer untuk mengikuti seleksi PPPK tanpa batasan formasi.

Bupati Ardiansyah menyebutkan, kebijakan ini berbeda dengan kebanyakan daerah lain yang hanya membuka formasi terbatas meskipun memiliki ribuan tenaga honorer.

Ia menyoroti bahwa banyak daerah terpaksa mengabaikan nasib ribuan tenaga kerja kontrak karena keterbatasan anggaran.

Baca Juga:
  • Bapenda Kutim Gandeng Telkomsel, Perkenalkan Aplikasi Omnichannel untuk Pelayanan Pajak yang Lebih Efisien
  • Tim Tenis Meja Kutim Raih Perunggu di Porprov Korpri Kaltim 2024
  • Kunjungi Cipta Visi Farm, Pemkab Kutim Pelajari Peternakan Modern
  • Samarinda, Kaltim Target Bebas BABS 2024, Kutim Fokus Bangun 1.300 Jamban

“Hingga saat ini, hanya Kutai Timur yang berani memberikan kesempatan penuh kepada seluruh tenaga kontrak untuk menjadi PPPK. Daerah lain, meski memiliki 12 ribu tenaga kontrak, hanya menyediakan formasi untuk 2.000 orang. Artinya, ada ribuan yang kehilangan pekerjaan,” ungkap Ardiansyah.

Kutim memilih jalan berbeda dengan memprioritaskan tenaga honorer sebagai upaya menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan memberikan kepastian kerja.

Langkah ini, menurut Ardiansyah, telah dipersiapkan sejak awal penerapan kebijakan PPPK, dengan memastikan kesiapan anggaran melalui APBD.

Proses Bertahap dengan Komitmen Kuat
Seleksi PPPK ini dilakukan secara bertahap hingga 16 Desember 2024, mengingat keterbatasan kapasitas ruang tes yang hanya mampu menampung 100 peserta per sesi. Meski memakan waktu lebih lama, Pemkab Kutim memastikan setiap tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan adil.

Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, menjelaskan bahwa proses ini adalah bagian dari langkah strategis Pemkab untuk memastikan seluruh tenaga kontrak memiliki peluang yang setara.

“Kebijakan ini bukan hanya soal seleksi, tetapi juga tentang menjamin masa depan ribuan pekerja yang selama ini berkontribusi besar bagi daerah,” katanya.

Komitmen Pemkab Kutim untuk mengangkat seluruh tenaga honorer menjadi PPPK juga mencerminkan keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat.

Artikel Terkait:
  • Diskominfo Kutim Dorong Digitalisasi Desa Melalui Bimtek Keamanan Informasi
  • Pelatihan Wirausaha Pemuda Transmigran Kutim Dorong Kemandirian
  • Pemkab Kutai Timur Gelar Workshop e-Marketing untuk Wirausaha Pemuda
  • Mendes PDT Yandri Susanto Apresiasi Inovasi Desa Tepian Langsat dalam Ramah Tamah di Bengalon

Dengan menggaji para PPPK melalui APBD, Kutim menunjukkan bahwa tata kelola anggaran dapat diarahkan untuk kebutuhan esensial masyarakat.

Langkah ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi tenaga kerja kontrak, tetapi juga berdampak pada stabilitas ekonomi daerah.

Ribuan pekerja yang mendapatkan status PPPK akan memiliki daya beli yang lebih baik, yang pada akhirnya mendukung perekonomian lokal.

“Kita bersyukur APBD kita mampu mendukung kebijakan ini. Dengan tata kelola yang baik, kita optimis seluruh tenaga honorer bisa diangkat menjadi PPPK,” pungkas Ardiansyah.

Kutim telah menjadi sorotan nasional dengan kebijakan ini, yang dianggap sebagai bukti keberanian dalam mengambil langkah visioner.

Kebijakan ini tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah tenaga kerja kontrak, tetapi juga menginspirasi daerah lain untuk mengambil kebijakan serupa.

Jangan Lewatkan:
  • Tiga Perusahaan Siap Berinvestasi di KEK MBTK, Dorong Ekonomi Kutai Timur
  • Pemkab Kutim Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Siswa SMA/SMK
  • Sukses Gelar Pentas Seni dan Budaya, Kutai Timur Perkuat Ekonomi Lokal
  • Dispora Kutai Timur Dorong Pemuda Jadi Wirausaha Kreatif Melalui Workshop

menegaskan bahwa pemerintah daerah mampu memainkan peran besar dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat, bahkan di tengah berbagai tantangan fiskal.

Dengan kebijakan ini, Kutim tidak hanya menjamin masa depan tenaga honorer, tetapi juga meletakkan dasar bagi pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kabar Kutim Pemkab Kutim PPPK
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBrunch di Istana, Prabowo Gaet Komitmen Investasi Besar dari AS
Next Article Said Iqbal Kritik Pengusaha yang Protes Kenaikan UMP 6,5%

Informasi lainnya

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Ketua Komisi II DPR Dukung Percepatan Pengangkatan CASN 2024

18 Maret 2025

Wagub Kaltim Seno Aji: Prioritaskan Honorer, Stop Rekrutmen Baru

24 Februari 2025

Nasib Honorer Tidak Lolos PPPK: Pekerja Paruh Waktu Jadi Solusi

24 Desember 2024

Kutim Cetak Sejarah: Emas Perdana di Porprov Kaltim Korpri dari Basket 3×3

8 Desember 2024

Disbun Kutai Timur Fokus Turunkan Emisi Karbon melalui Program FCPF-CF

8 Desember 2024
Paling Sering Dibaca

Biru Fund dan Masa Depan Tambak

Perspektif Alfi Salamah

Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat

Islami Alfi Salamah

Mengenal Sosok Siti Maryam yang Penuh Keikhlasan

Islami Alfi Salamah

4 Ethos, 4 Jusuf

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Destinasi Impian untuk Cuti Bersama Desember 2023

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi