Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dugaan Pemotongan Anggaran MBG, Apakah Cukup untuk Gizi Anak?

Pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu per porsi menuai kekhawatiran terhadap kecukupan gizi anak-anak sekolah
AssyifaAssyifa8 Maret 2025 Kesehatan
Dampak Pemotongan Anggaran MBG: Anak Sekolah Tetap Dapat Gizi Seimbang? (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Isu dugaan pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu per porsi menimbulkan pertanyaan besar apakah anggaran tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak?

Dokter dan ahli gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen, menilai secara teknis masih mungkin menyusun menu dengan anggaran Rp8 ribu per porsi. Namun, pilihan makanan menjadi sangat terbatas, kemungkinan hanya terdiri dari nasi, telur, dan sayur setiap hari.

“Apa iya anak sekolah mau tiap hari hanya makan nasi, telur, dan sayur?” ujar dr. Tan, Sabtu (8/3/2025).

Ia menambahkan, meskipun secara gizi masih bisa mencukupi, penurunan anggaran ini tetap dianggap tidak masuk akal karena membatasi variasi makanan yang seharusnya diberikan kepada anak-anak.

“Cukup bisa. Tapi enggak masuk akal menurut saya,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dugaan pemangkasan harga makanan dalam program MBG.

“Kami sudah menerima laporan adanya pengurangan makanan yang seharusnya diterima senilai Rp10.000, tetapi yang diterima hanya Rp8.000. Ini harus jadi perhatian karena berimbas pada kualitas makanan,” ujar Setyo di Jakarta, Jumat (7/3/2025).

KPK telah menggelar pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (5/3/2025) guna membahas dugaan penyimpangan anggaran ini. Setyo menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Kami sampaikan informasi ini agar segera disikapi secara preventif,” katanya.

KPK juga meminta Kepala BGN, Dadan Hindayana, untuk memperbaiki sistem tata kelola program MBG guna menghindari permasalahan lebih besar di kemudian hari.

“Jangan sampai nanti sudah terlalu banyak, sudah semakin membesar, sudah terjadi di mana-mana, malah akhirnya menjadi sesuatu yang kontraproduktif,” tambah Setyo.

Dengan adanya dugaan pemotongan anggaran ini, banyak pihak khawatir bahwa kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak akan menurun. Para ahli gizi menekankan pentingnya variasi makanan untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak secara optimal.

Badan Gizi Nasional Gizi Anak Kesehatan Sekolah KPK Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSekda Kukar Hadiri Sertijab Kepala BPK Kaltim, Dorong Sinergi Lebih Kuat
Next Article Komisi IX Dalami Dugaan Korupsi Program MBG, Kualitas Gizi Terancam

Informasi lainnya

Burnout Diam-Diam di Anak Muda

12 Februari 2026

Detoks Digital: Jaga Kesehatan Mental

11 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

10 Februari 2026

Penyidikan Hampir Rampung, Dua Nama Kunci Kasus Kuota Haji

29 Desember 2025

KPK Ungkap Pemkab Pernah Akali Survei Integritas Nasional

9 Desember 2025

Rahasia Alami Membersihkan Usus Secara Efektif

8 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Stop Putar Lagu atau Musik Lokal Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Bisnis Udex Mundzir

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Populer, Bukan Baik: Demokrasi yang Terjebak

Editorial Udex Mundzir

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor