Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPK Ungkap Pemkab Pernah Akali Survei Integritas Nasional

Pengungkapan manipulasi survei integritas memicu sorotan baru terhadap komitmen antikorupsi daerah di Indonesia.
Richard MundzirRichard Mundzir9 Desember 2025 Hukum
KPK Ungkap Pemkab Pernah Akali Survei Integritas Nasional
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto di sela acara peringatan Hakordia 2025 di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Di tengah riuh peringatan Hakordia 2025, Ketua KPK Setyo Budiyanto melontarkan pernyataan yang menggema bak “alarm moral” bagi pemerintah daerah.

Ia mengungkap adanya sebuah pemerintah kabupaten yang, pada tahun-tahun sebelum 2025, kedapatan merekayasa hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) sebuah tindakan yang disebutnya sebagai “akal-akalan yang nyaris lolos”.

Pada gelaran peluncuran SPI di Kompleks Kepatihan, Selasa (9/12/2025), Setyo menjelaskan bahwa manipulasi terjadi ketika oknum pejabat pemkab mengumpulkan pegawai yang menerima undangan survei acak melalui WhatsApp.

Mereka lalu diarahkan menjawab kuesioner sesuai instruksi guna mempercantik skor integritas daerah tersebut. Hasilnya, pemkab itu sempat masuk kategori hijau dan dinilai berintegritas, meski situasi lapangan menunjukkan sebaliknya.

“Mereka sempat membuat aturan internal: siapa pun yang dapat WhatsApp dari KPK, harus lapor. Setelah dikumpulkan, mereka diberi arahan. Kalau pertanyaannya A, jawab A plus; kalau B, jawab B minus. Akhirnya skornya bagus,” ujar Setyo.

Baca Juga:
  • Roy Suryo dan Rismon Sianipar Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
  • PT GNN dan PT BNR Dilaporkan ke Kejati Sultra dalam Kasus Korupsi PT Antam UBPN Konut
  • PPATK Bekukan 10 Juta Rekening Bansos Terkait Judi Online
  • Tanggapi Gugatan Brasil, Basarnas Tegaskan Evakuasi Sesuai SOP

Ia menegaskan bahwa praktik tersebut terungkap setelah KPK melakukan validasi silang dengan dokumen pendukung serta pemeriksaan kondisi faktual di daerah terkait. Temuan itu menunjukkan ketidaksesuaian antara data survei dan realitas, sehingga KPK menyimpulkan bahwa skor tersebut dimanipulasi.

“Kami punya alat untuk mengukur apakah data ini masuk akal atau tidak. Setelah dibandingkan dengan dokumen penyerta, jelas bahwa itu rekayasa,” tambahnya, menegaskan bahwa teknologi dan metodologi SPI kini semakin sulit dikelabui.

Publikasi SPI 2025 yang mencapai 72,32 poin sedikit lebih tinggi dari capaian 2024 sebesar 71,53 poin dinilai masih mencerminkan kerentanan tinggi terhadap potensi korupsi di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Setyo menilai angka itu belum cukup untuk menunjukkan perbaikan signifikan, terutama karena indikator risiko masih mengungkap banyak titik rawan gratifikasi, pungutan liar, dan suap.

Artikel Terkait:
  • 212 Merek Beras Premium Tak Sesuai Aturan, Terancam Dihukum
  • ST Burhanuddin Raih Nawacita Award 2023 Kategori Penegakan Hukum
  • Usai Insiden Rinjani, Basarnas Diminta Atur Regulasi untuk Wisata Ekstrem
  • KPK Panggil Eks Menteri Agama Terkait Dugaan Korupsi Haji

Ia menekankan bahwa SPI bukan sekadar laporan tahunan, melainkan peta risiko yang harus digunakan K/L/PD untuk merumuskan strategi pembenahan. Bekerja sama dengan KPK, setiap instansi diminta menilai di bagian mana integritas masih lemah dan kebijakan apa yang harus diperkuat.

“Semua bisa dilihat, semua bisa diukur. Tinggal bagaimana instansi memanfaatkannya untuk memperbaiki diri,” tutupnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya peningkatan integritas tidak berhenti pada capaian skor, melainkan memerlukan komitmen berkelanjutan demi membangun pemerintahan yang bersih.

Jangan Lewatkan:
  • Jaksa Agung Butuh Jaksa PRIMA yaitu Profesional, Responsif, Integritas, BerMoral, dan Andal
  • Sidang Mediasi Ijazah Jokowi Kembali Deadlock di PN Solo
  • Koalisi Antikorupsi Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Sewa Private Jet KPU
  • Pelaku Kekerasan Seksual Tewas Diarak dan Dimutilasi Warga Gowa

Antikorupsi Hakordia 2025 Integritas ASN KPK Survei SPI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus
Next Article Terjebak di Gedung Terra Drone, 22 Orang Kehilangan Nyawa

Informasi lainnya

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

27 Oktober 2026

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Phil Knight dan Nike

Profil Lina Marlina

Di Balik Pagar yang Menyandera Laut

Editorial Udex Mundzir

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Asap Padam, Kecurigaan Membara

Editorial Udex Mundzir

Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Editorial Udex Mundzir

Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi