Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 3 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Menguat Tipis Akibat Prospek Suram Ekonomi AS

Nilai tukar Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan, mencerminkan sentimen pasar terhadap prospek ekonomi AS yang melemah.
ErickaEricka5 Juni 2025 Ekonomi
penguatan rupiah akibat proyeksi ekonomi AS
Ilustrasi penguatan rupiah akibat proyeksi ekonomi AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada Kamis pagi (5/6/2025), mencatatkan apresiasi sebesar 15 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp16.280 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya di angka Rp16.295.

Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian terhadap prospek ekonomi AS akibat kebijakan proteksionis yang kembali diterapkan Presiden Donald Trump.

Penguatan rupiah dipengaruhi oleh sentimen negatif terhadap ekonomi AS setelah dirilisnya data sektor jasa yang melemah. Purchasing Managers Index (PMI) sektor jasa AS pada Mei 2025 tercatat menurun ke angka 49,9 dari 51,6 pada April menurut Institute for Supply Management (ISM).

Angka ini menandakan kontraksi pertama dalam 11 bulan terakhir dan menunjukkan bahwa kebijakan tarif impor mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa yang selama ini relatif tahan terhadap gejolak ekonomi.

Baca Juga:
  • Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan
  • Rangkap Jabatan, IWPI Minta Dirjen Pajak Baru Mundur dari Phapros
  • SouthCity Luncurkan Cluster Eksklusif Fortunia Cove
  • OJK Minta Bank Blokir 25.912 Rekening Terkait Judi Online

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menyebut bahwa pasar menanggapi pelemahan ekonomi AS sebagai sinyal potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.

“Dampak negatif kebijakan tarif Trump sudah terasa di sektor jasa yang biasanya lebih solid dibandingkan sektor manufaktur,” ujar Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Menurut Ariston, prospek ekonomi AS yang suram memberikan tekanan terhadap dolar AS. Pelaku pasar pun mulai mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat sebagai respons The Fed terhadap kondisi ini. Selain itu, laporan pekerjaan versi Automatic Data Processing (ADP) untuk Mei 2025 menunjukkan penambahan pekerjaan hanya sebesar 37 ribu, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 111 ribu. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa ekonomi AS sedang melambat.

Dalam kondisi seperti ini, nilai tukar rupiah mendapatkan dukungan karena pelaku pasar melihat potensi pelemahan dolar AS yang lebih besar. Meski begitu, Ariston mengingatkan bahwa penguatan rupiah tetap memiliki batasan teknikal.

Artikel Terkait:
  • Menkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026
  • Aset Orang Kaya Mengalir ke Luar Negeri, Cermin Krisis Kepercayaan Nasional
  • 28 Ribu Pegawai BUMN Terima Bansos, DPR Minta DTSEN Dibenahi
  • QRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua

“Potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS pada hari ini masih ke arah Rp16.200, dengan potensi resisten di kisaran Rp16.300,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kembali menekan Ketua The Fed, Jerome Powell, agar segera menurunkan suku bunga guna merespons pelemahan ekonomi. Namun, Powell hingga kini tetap mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi selama lima pertemuan terakhir, menyatakan bahwa inflasi belum cukup jinak untuk langkah pelonggaran moneter.

Pergerakan rupiah hari ini mencerminkan bagaimana dinamika eksternal, khususnya kebijakan ekonomi AS, dapat secara langsung mempengaruhi mata uang negara berkembang seperti Indonesia. Meskipun penguatan ini bersifat jangka pendek, pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral utama dunia.

Jangan Lewatkan:
  • Indef Minta Indonesia Abaikan Tekanan AS soal Sertifikasi Halal
  • Anggaran Menumpuk, Empat DOB Papua Minim Serapan Belanja
  • Revisi Anggaran Pendidikan: MBG Turun dan Tunjangan Guru Naik
  • Prabowo Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Fasilitas IKN
Dolar AS Ekonomi Amerika Kebijakan The Fed Kurs Rupiah Nilai Tukar Rupiah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9
Next Article Kemenhub Percepat Penanganan Kendaraan ODOL Secara Nasional

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tips Hindari FOMO Agar Tetap Kalem dan Bahagia

Daily Tips Ericka

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

Editorial Udex Mundzir

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah

Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati27 Oktober 2026

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi