Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 24 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menebus Dosa Ghibah Menurut Islam

Lidah yang tak terjaga bisa menjadi beban di akhirat, tetapi rahmat Allah selalu terbuka bagi yang ingin bertaubat.
ErickaEricka16 Maret 2025 Islami
Cara menebus dosa ghibah
Ilustrasi berdo'a (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ghibah atau menggunjing merupakan dosa lisan yang sering dianggap remeh, padahal dampaknya sangat besar. Dalam Islam, ghibah didefinisikan sebagai menyebut keburukan seseorang yang jika ia mendengarnya, akan merasa tersinggung, meskipun apa yang dikatakan itu benar. Rasulullah ﷺ bersabda:

ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ

“Engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang ia benci.” (HR. Muslim)

Banyak orang terjatuh dalam dosa ghibah tanpa menyadarinya. Lalu, bagaimana cara menebus dosa tersebut? Imam Hakim menyampaikan bahwa salah satu caranya adalah dengan memohonkan ampun bagi orang yang telah digunjing.

Cara Menebus Dosa Ghibah

Jika ghibah tidak sampai kepada orang yang digunjing, cukup dengan memohonkan ampun untuknya. Tidak perlu mendatanginya untuk meminta maaf, karena justru bisa menimbulkan masalah baru.Sebagian ulama menganjurkan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

“Ya Allah, ampunilah kami dan dia.”

Jika ghibah sudah sampai kepada orang yang digunjing, maka wajib meminta maaf kepadanya. Rasulullah ﷺ bersabda:

Baca Juga:
  • Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat
  • Hukum Membaca Surah Pendek dalam Shalat Khafifatain
  • Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam
  • Yang Bukan Termasuk Ghibah dalam Islam

مَنْ كَانَتْ عِنْدَهُ مَظْلِمَةٌ لِأَخِيهِ مِنْ عِرْضِهِ أَوْ شَيْءٍ فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهُ الْيَوْمَ قَبْلَ أَنْ لَا يَكُونَ دِينَارٌ وَلَا دِرْهَمٌ

“Siapa yang pernah berbuat zalim kepada saudaranya, baik dalam hal kehormatan maupun lainnya, maka hendaknya ia meminta maaf sebelum datangnya hari (kiamat) yang tidak ada dinar dan dirham.” (HR. Al-Bukhari)

Namun, jika tidak memungkinkan untuk meminta maaf secara langsung—misalnya karena orang yang digunjing telah meninggal dunia atau sulit ditemukan—cukup dengan memohonkan ampunan untuknya serta mendoakan kebaikan baginya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

الدُّعَاءُ لِلْمُسْلِمِ أَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابٌ

“Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang tidak diketahui olehnya adalah doa yang mustajab.” (HR. Muslim)

Jika orang yang digunjing sudah wafat, tidak wajib meminta maaf kepada ahli warisnya. Sebagai ganti, dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan melakukan amal kebaikan atas namanya.

Artikel Terkait:
  • Adab dan Sunnah Menyambut Ibadah Qurban
  • Mengenal Sosok Siti Maryam yang Penuh Keikhlasan
  • Ribuan Jamaah Haji Terjangkit ISPA, KKHI Mendorong Kepatuhan Prokes
  • Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Salah satu bentuk penebusan yang disarankan ulama adalah bersedekah atas nama orang tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah

ﷺ:الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ

“Sedekah itu menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi)

Menghindari Ghibah Sebelum Menyesal

Menjaga lisan lebih mudah daripada harus menanggung konsekuensi ghibah di dunia maupun akhirat. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًۭا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌۭ رَّحِيمٌ

“Janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kalian merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12)

Jangan Lewatkan:
  • Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin
  • Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya
  • Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian
  • Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya

Ghibah tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga menjadi dosa yang sulit ditebus. Oleh karena itu, lebih baik menjaga lisan dan memperbanyak dzikir, agar hati dan perkataan tetap bersih dari hal-hal yang dapat menyakiti orang lain.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Dosa Ghibah Islam dan Akhlak Menebus Dosa Muhasabah Taubat Nasuha
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Resmikan PLTS Komunal di Desa Tani Baru
Next Article Data Rekam Medis Kini Terintegrasi di Aplikasi Satu Sehat

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

5 Cara Atasi Overthinking

Daily Tips Alfi Salamah

Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Refleksi Udex Mundzir

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir

Bebas Bertanggung Jawab

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi