Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menebus Dosa Ghibah Menurut Islam

Lidah yang tak terjaga bisa menjadi beban di akhirat, tetapi rahmat Allah selalu terbuka bagi yang ingin bertaubat.
ErickaEricka16 Maret 2025 Islami
Cara menebus dosa ghibah
Ilustrasi berdo'a (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ghibah atau menggunjing merupakan dosa lisan yang sering dianggap remeh, padahal dampaknya sangat besar. Dalam Islam, ghibah didefinisikan sebagai menyebut keburukan seseorang yang jika ia mendengarnya, akan merasa tersinggung, meskipun apa yang dikatakan itu benar. Rasulullah ﷺ bersabda:

ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ

“Engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang ia benci.” (HR. Muslim)

Banyak orang terjatuh dalam dosa ghibah tanpa menyadarinya. Lalu, bagaimana cara menebus dosa tersebut? Imam Hakim menyampaikan bahwa salah satu caranya adalah dengan memohonkan ampun bagi orang yang telah digunjing.

Cara Menebus Dosa Ghibah

Jika ghibah tidak sampai kepada orang yang digunjing, cukup dengan memohonkan ampun untuknya. Tidak perlu mendatanginya untuk meminta maaf, karena justru bisa menimbulkan masalah baru.Sebagian ulama menganjurkan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

“Ya Allah, ampunilah kami dan dia.”

Jika ghibah sudah sampai kepada orang yang digunjing, maka wajib meminta maaf kepadanya. Rasulullah ﷺ bersabda:

Baca Juga:
  • Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim
  • Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik
  • Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran
  • Kisah Inspiratif dari Medan Pertempuran Uhud: Pelajaran Berharga

مَنْ كَانَتْ عِنْدَهُ مَظْلِمَةٌ لِأَخِيهِ مِنْ عِرْضِهِ أَوْ شَيْءٍ فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهُ الْيَوْمَ قَبْلَ أَنْ لَا يَكُونَ دِينَارٌ وَلَا دِرْهَمٌ

“Siapa yang pernah berbuat zalim kepada saudaranya, baik dalam hal kehormatan maupun lainnya, maka hendaknya ia meminta maaf sebelum datangnya hari (kiamat) yang tidak ada dinar dan dirham.” (HR. Al-Bukhari)

Namun, jika tidak memungkinkan untuk meminta maaf secara langsung—misalnya karena orang yang digunjing telah meninggal dunia atau sulit ditemukan—cukup dengan memohonkan ampunan untuknya serta mendoakan kebaikan baginya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

الدُّعَاءُ لِلْمُسْلِمِ أَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابٌ

“Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang tidak diketahui olehnya adalah doa yang mustajab.” (HR. Muslim)

Jika orang yang digunjing sudah wafat, tidak wajib meminta maaf kepada ahli warisnya. Sebagai ganti, dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan melakukan amal kebaikan atas namanya.

Artikel Terkait:
  • Rindu Rasul
  • Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Rasa Malu Perempuan: Mahkota Kehormatan dan Kemuliaan

Salah satu bentuk penebusan yang disarankan ulama adalah bersedekah atas nama orang tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah

ﷺ:الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ

“Sedekah itu menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi)

Menghindari Ghibah Sebelum Menyesal

Menjaga lisan lebih mudah daripada harus menanggung konsekuensi ghibah di dunia maupun akhirat. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًۭا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌۭ رَّحِيمٌ

“Janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kalian merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12)

Jangan Lewatkan:
  • 5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan
  • Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat
  • Hukum Membaca Surah Pendek dalam Shalat Khafifatain
  • Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua

Ghibah tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga menjadi dosa yang sulit ditebus. Oleh karena itu, lebih baik menjaga lisan dan memperbanyak dzikir, agar hati dan perkataan tetap bersih dari hal-hal yang dapat menyakiti orang lain.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Dosa Ghibah Islam dan Akhlak Menebus Dosa Muhasabah Taubat Nasuha
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Resmikan PLTS Komunal di Desa Tani Baru
Next Article Data Rekam Medis Kini Terintegrasi di Aplikasi Satu Sehat

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

Editorial Udex Mundzir

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Opini Silva

Pentingnya Self-Care dan Cara Menjaganya

Opini Alfi Salamah

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi