Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 31 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Eks Ketua MK: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas, Bukan Beban Negara

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie tegaskan 20 persen anggaran pendidikan mestinya diprioritaskan untuk guru, siswa, dan sarana.
ErickaEricka19 Agustus 2025 Pendidikan
Guru
Ilustrasi demo pernyataan Sri Mulyani soal gaji guru (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, menyoroti kebijakan anggaran pendidikan yang seharusnya sesuai amanat konstitusi. Ia mengkritik pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sebelumnya menyinggung gaji guru dan dosen sebagai beban negara.

Dalam unggahannya di akun X pribadi pada Selasa (19/8/2025), Jimly menegaskan bahwa alokasi minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seharusnya diarahkan pada tiga hal utama: kesejahteraan guru dan dosen, pemenuhan hak siswa/mahasiswa, serta penyediaan sarana pendidikan.

“Mestinya anggaran 20 persen APBN dan APBD ditujukan untuk, satu guru dan dosen, dua, siswa/mahasiswa, dan tiga, sarana pendukung utama. Tapi karena guru dianggap beban, tujuan anggaran 20 persen di UUD dan putusan MK, tidak pernah dilaksanakan dengan i’tikad baik,” ujar Jimly.

Ia menilai pengelolaan yang tidak sesuai dengan amanat konstitusi akan membuat biaya pendidikan semakin mahal di semua jenjang. “Maka pendidikan jadi makin mahal di semua jenjang dan guru/dosen tidak sejahtera,” lanjutnya.

Baca Juga:
  • Universitas Cipasung Tasikmalaya Adakan Pelatihan Media Digital STEAM untuk Guru KKG Wiradadaha 1
  • Gen Z Harus Melek Alat Digital untuk Bangkitkan Ekonomi Kreatif
  • Piagam Penghargaan Jadi Penutup Ramadan Leadership Camp
  • Dukungan Pemerintah Kaltim: Rp1,1 Triliun Disalurkan untuk Beasiswa

Polemik mengenai gaji guru dan dosen mencuat setelah Sri Mulyani dalam pidatonya di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Sabtu (9/8/2025) menyinggung soal rendahnya apresiasi terhadap profesi pendidik. Dalam pidato itu, ia menyampaikan bahwa meski anggaran pendidikan 2025 mencapai Rp724,3 triliun, tantangan besar tetap ada karena gaji tenaga pendidik dinilai kecil dan beban peningkatannya sulit ditanggung negara sendirian.

“Banyak di media sosial, saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar. Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara,” kata Sri Mulyani.

Pernyataan itu menuai kontroversi setelah ia melontarkan pertanyaan apakah persoalan rendahnya gaji guru dan dosen harus sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara atau bisa dibantu dengan partisipasi masyarakat. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail bentuk partisipasi yang dimaksud.

Artikel Terkait:
  • Hari Ketiga Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Peserta Belajar Sismisat dan Latihan Membina
  • Lina Marlina Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,96 Hampir Sempurna
  • Farmasi Unisba Edukasi Warga Mekarmanik Olah Bawang Batu
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!

Isu ini memantik kritik dari berbagai pihak, termasuk Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), yang menegaskan bahwa guru adalah pencetak generasi bangsa, bukan beban keuangan negara.

Dengan perdebatan ini, tuntutan agar pemerintah lebih serius menyalurkan anggaran pendidikan sesuai amanat UUD 1945 kembali menguat. Publik menunggu langkah konkret yang memastikan kesejahteraan guru meningkat tanpa mengorbankan akses dan mutu pendidikan nasional.

Jangan Lewatkan:
  • Pelantikan Pramuka Pandega Warnai Semangat Baru di Cisayong
  • Pentingnya Gaya Hidup Berkelanjutan, Munaqib Berikan Edukasi Kepada Pelajar SMAN 2 Sidoarjo
  • Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan
  • Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah
Anggaran Pendidikan Gaji Guru Jimly Asshiddiqie Pendidikan Indonesia Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTolak Royalti, Menkum HAM Tegaskan Indonesia Raya Domain Publik
Next Article Usai Rumahnya Digeledah, Eks Menag Yaqut Kembali Dipanggil KPK

Informasi lainnya

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Perspektif Alfi Salamah

Bebas Bertanggung Jawab

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Tabrani dan Jejak Madura untuk Bangsa

Editorial Lisda Lisdiawati

WNI Bisa Kunjungi 42 Negara Ini Tanpa Visa

Travel Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi