Tasikmalaya – Dari ruang belajar hingga ruang redaksi, langkah Richard Abdulloh Mundzir membuktikan bahwa belajar dan berkarya bisa berjalan beriringan. Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) ini berhasil meraih pendanaan hibah penelitian 2026, membawa nama daerahnya ikut bersinar di kancah akademik nasional.
Program penerimaan proposal penelitian mahasiswa UT tahun ini terbuka bagi mahasiswa D3 dan S1 semester 4 hingga 6, dengan dukungan dana hingga Rp10.000.000 per tim.
Dalam seleksi tersebut, Richard bersama timnya berhasil lolos dengan mengangkat isu yang dekat dengan perkembangan zaman, yakni peran edukasi digital dalam membentuk minat kewirausahaan mahasiswa.
Proposal yang diajukan berjudul “Peran Edukasi Digital dalam Membentuk Entrepreneurial Intention Mahasiswa pada Bisnis Kuliner di Priangan Timur.” Dalam riset ini, Richard tidak sendiri. Ia berkolaborasi dengan Alfi Salamah dan Ericka Dania, yang bersama-sama menyusun gagasan berbasis realitas digital dan peluang bisnis kuliner di daerah.

Sebagai alumni SMAN 1 Cisayong, pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri. Selain aktif sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UT Bandung, Richard juga dikenal sebagai santri di Pesantren Pramuka Khalifa serta penulis yang terlibat dalam pengelolaan media digital GOnews.com. Perpaduan antara dunia akademik dan praktik media inilah yang memperkuat sudut pandangnya dalam menyusun penelitian.
“Tak lupa saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak terkait khususnya Universitas Terbuka yang sudah membuka peluang ini, ini sangat bermanfaat dan menjadi wadah untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Richard.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut serta harapannya agar penelitian yang dilakukan dapat memberikan manfaat luas, khususnya dalam mendorong semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Menurutnya, memilih Universitas Terbuka menjadi keputusan yang tepat karena memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk tetap aktif berkarya di luar kampus. Dengan sistem pembelajaran yang adaptif, ia dapat mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperdalam pengalaman di dunia media.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa daerah memiliki peluang besar untuk bersaing dan berkontribusi melalui penelitian. Tidak hanya sebagai ajang akademik, hibah ini juga menjadi langkah awal bagi lahirnya gagasan-gagasan inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Priangan Timur.
