Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bansos Tak Dipangkas Meski Anggaran Kementerian Ditekan

Pemerintah memastikan program bantuan sosial tetap berjalan meskipun anggaran kementerian dan lembaga mengalami pemangkasan besar-besaran.
SilvaSilva30 Januari 2025 Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, efisiensi anggaran tidak berdampak pada bansos
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, efisiensi anggaran tidak berdampak pada bansos (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah tidak akan berdampak pada program bantuan sosial (bansos).

“Yang tidak dipotong adalah anggaran-anggaran belanja bantuan sosial. Tidak ada sedikitpun pengurangan di situ,” ujar Sri Mulyani dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/01/2025).

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menginstruksikan pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga dalam rangka penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa efisiensi dilakukan pada pos belanja seperti perjalanan dinas, alat tulis kantor (ATK), kegiatan seremonial, dan belanja non-prioritas lainnya.

“Program dan proyek atau anggarannya harus langsung mengena kepada masyarakat,” ucapnya.

Pemerintah menargetkan penghematan anggaran sebesar Rp306,69 triliun, dengan rincian pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga sebesar Rp256,1 triliun serta penghematan transfer ke daerah sebesar Rp50,59 triliun.

Sri Mulyani juga menetapkan pemangkasan pada 16 pos belanja dengan persentase berbeda, mulai dari 10% hingga 90%. Pemotongan ini tidak mencakup belanja pegawai dan bantuan sosial.

“Menteri atau pimpinan lembaga dapat mengidentifikasi rencana efisiensi sesuai persentase yang telah ditetapkan, mencakup belanja operasional dan non-operasional,” jelasnya.

Beberapa pos belanja yang mengalami pemangkasan signifikan antara lain alat tulis kantor (90%), kegiatan seremonial (56,9%), perjalanan dinas (53,9%), serta infrastruktur (34,3%).

Ketua Komisi XI DPR, Dito Ganinduto, mendukung langkah efisiensi ini, terutama dalam memastikan bahwa dana yang dihemat benar-benar dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

“Efisiensi ini penting agar APBN lebih tepat sasaran. Kami akan mengawasi agar bansos dan program prioritas lainnya tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Dito.

Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal, menilai bahwa kebijakan ini cukup strategis, tetapi perlu mekanisme pengawasan ketat agar efisiensi tidak mengganggu pelayanan publik.

“Penghematan anggaran itu baik, tetapi harus ada jaminan bahwa layanan publik, termasuk bansos, tidak terganggu. Pemerintah perlu memastikan efektivitas kebijakan ini,” kata Fithra.

Pemerintah berharap bahwa melalui kebijakan efisiensi ini, penggunaan APBN dapat lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang bergantung pada bantuan sosial.

APBN 2025 Bansos Efisiensi Anggaran Kementerian Keuangan Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRevisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
Next Article SPMB: Reformasi atau Sekadar Rebranding?

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin

Islami Alfi Salamah

Jenis-Jenis Bunga, Mengungkap Keindahan dan Pesan di Baliknya

Opini Alfi Salamah

Jangan Normalisasi Israel

Editorial Udex Mundzir

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Opini Assyifa

Keberangkatan Haji Diberkahi: Doa Khusus dari Rumah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi