Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR

Peneliti BRIN paparkan potensi pengembangan robot cerdas berbasis lunak untuk keperluan medis dan eksplorasi ekstrem.
ErickaEricka18 Juni 2025 Saintek
Koordinator tim robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Muhtadin memasang perangkat pada robot anjing berkaki empat
Koordinator tim robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Muhtadin memasang perangkat pada robot anjing berkaki empat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti peluang luas dalam pengembangan robotika dan mekatronika cerdas sebagai jawaban terhadap tantangan masa depan yang semakin kompleks. Fokus riset diarahkan pada pemanfaatan teknologi robot berbasis struktur lunak dan sistem bio-hybrid untuk sektor kesehatan, pertahanan, dan pencarian serta penyelamatan (SAR).

Kepala Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN, Yanuandri Putrasari, menyampaikan bahwa riset robotika cerdas memiliki aplikasi strategis mulai dari pengembangan robot bedah presisi tinggi, drone pengintai, hingga robot penjelajah untuk medan ekstrem.

“Peluangnya antara lain di bidang kesehatan, pertahanan, serta pencarian dan penyelamatan. Riset robot lunak juga penting untuk eksplorasi di lingkungan berbahaya seperti reruntuhan pascabencana,” kata Yanuandri dalam diskusi daring, Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, bidang industri manufaktur modern pun mulai mengarah pada kolaborasi antara manusia dan robot dalam sistem produksi fleksibel, menandai urgensi riset robot cerdas yang adaptif dan aman.

Dalam sesi yang sama, Peneliti PRMC BRIN Dimas Sangaji menjelaskan tentang soft robot dan continuum robot, dua jenis teknologi robot medis yang kini tengah dikembangkan. Ia menjelaskan bahwa soft robot menggunakan material elastis seperti silikon, sementara continuum robot menyerupai tentakel dan bergerak tanpa sendi kaku, menjadikannya ideal untuk bekerja di area sempit dalam tubuh manusia.

“Soft robot didesain agar dapat masuk ke ruang sempit, sangat cocok untuk keperluan bedah minim invasif. Rumah sakit di Indonesia kini sudah mulai memakai robot bedah, dan pelatihannya juga sudah berjalan,” ujarnya.

Meski potensinya besar, tantangan dalam pengembangan robot masih berkisar pada aspek manufaktur, terutama untuk teknologi yang memerlukan presisi tinggi dan bahan khusus.

“Kesulitannya ada di produksi. Manufaktur untuk robot, apalagi soft robot, perlu fasilitas yang mendukung. Karena itu, riset dan produksi harus diperkuat secara paralel,” tambah Dimas.

Ia berharap pemerintah dapat memperluas dukungan melalui skema pembiayaan dan pengembangan fasilitas riset manufaktur yang lebih modern dan spesifik.

Pengembangan robotika tidak hanya menjadi ajang inovasi teknologi, tetapi juga bagian penting dalam membangun sistem kesehatan dan penanggulangan bencana yang lebih adaptif, sekaligus mendorong kemajuan industri nasional berbasis teknologi tinggi.

Mekatronika Cerdas Robot Medis Robotika BRIN Sistem Bio-Hybrid Soft Robot Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia Miliki Potensi 59 GW PLTS dari Lahan Bekas Tambang
Next Article Kemendukbangga Luncurkan Akademi Keluarga di Harganas 2025

Informasi lainnya

Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

28 Desember 2025

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

26 Desember 2025

Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia

21 Desember 2025

Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?

23 November 2025

BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon

7 Oktober 2025

Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB

7 September 2025
Paling Sering Dibaca

Manfaat dan Batas Aman Konsumsi Nanas

Food Silva

Kisah Inspiratif dari Medan Pertempuran Uhud: Pelajaran Berharga

Islami Alfi Salamah

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Opini Udex Mundzir

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.