Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Relawan Muda di Arus Mudik

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Evaluasi Haji: Fokus pada Data Kacau dan Isu Keamanan

Evaluasi DPR RI terhadap Haji 2025 menyoroti ancaman global serta kekacauan data pemulangan jamaah.
Udex MundzirUdex Mundzir26 Juni 2025 Info Haji
Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI.
Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dalam pusaran kritik dan kekhawatiran global, DPR RI menyoroti dua persoalan utama dalam evaluasi penyelenggaraan Haji 2025: kekacauan data jamaah dan ancaman keamanan global. Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, menyebutkan bahwa perhatian khusus diberikan pada data pemulangan jamaah yang kacau dan potensi gangguan keamanan dunia yang bisa berdampak pada proses haji.

Evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari catatan penting Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI selama proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. “Untuk evaluasi haji 2025 ini, kita akan mengonsep bagaimana ancaman keamanan globalnya,” ujar Cucun kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/6/2025). Ia menambahkan, fokus evaluasi juga mencakup aspek pemulangan jamaah dan pencocokan data jamaah.

Cucun mengungkapkan bahwa kekacauan data sempat menimbulkan ketegangan diplomatik hingga munculnya nota dari Duta Besar Arab Saudi. Ia menyebut insiden dorong-mendorong di Madinah dan Mekah serta kasus jamaah yang terpisah dari rombongan sebagai dampak dari sistem yang belum terkoneksi dengan baik.

“Apakah ini murni karena Kementerian Agama kurang siap atau karena alasan kemanusiaan? Setelah kita tanya, ternyata ini karena alasan kemanusiaan,” jelasnya. Ia mencontohkan kasus lansia yang harus dipisahkan dari pendampingnya, dan PPIH melakukan rekonsiliasi data untuk memastikan pemulangan mereka.

DPR juga mencatat keluhan jamaah soal makanan yang tidak sesuai kontrak, serta sejumlah jamaah yang harus berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina. Semua catatan ini akan menjadi masukan dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perhajian yang sedang dibahas.

“Kita bahkan sudah libatkan Badan Keahlian DPR untuk masukkan dinamika di lapangan ke sistem perhajian,” ujarnya. Cucun menyoroti pentingnya konektivitas antara Siskohad Kemenag dengan E-Hajj milik Kementerian Haji Arab Saudi agar masalah data tidak terulang.

Terkait sistem syarikah, Cucun menjelaskan bahwa penggunaan mitra layanan ini merupakan rekomendasi BPK dan kelanjutan dari Pansus Haji 2024. Sistem ini bertujuan meningkatkan transparansi anggaran BPIH dan ONH. “Kalau nanti ditemukan penyimpangan atau moral hazard, itu sudah ranah penegak hukum,” tegasnya.

Evaluasi DPR ini diharapkan mampu menjadi landasan kuat untuk reformasi sistem perhajian ke depan, termasuk perbaikan sistem data, anggaran, hingga penanganan kondisi darurat.

DPR RI Evaluasi Perhajian Haji 2025 Keamanan Global Kekacauan Data Jamaah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dilaksanakan Terpisah
Next Article Bupati dan Wakil Bupati Kukar Terima Lencana Asta Brata

Informasi lainnya

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025
Paling Sering Dibaca

Doa Awal Ramadhan: Sambut Bulan Suci dengan Penuh Berkah

Islami Assyifa

Sembilan Tips Menjaga Kebersamaan Rombongan di Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah

Trump Berlagak Pahlawan Tapi Kesiangan

Editorial Udex Mundzir

Pentingnya Self-Care dan Cara Menjaganya

Opini Alfi Salamah

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi