Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPRD Kaltim Dorong Sistem Zonasi sebagai Solusi Pendidikan Merata

Pendidikan berkualitas dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa keterbatasan kuota
SilvaSilva7 November 2024 DPRD Kaltim
Damayanti
Damayanti, Anggota DPRD Kaltim (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Sistem zonasi dalam penerimaan murid baru di Kota Balikpapan menuai perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Damayanti, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari Dapil Balikpapan.

Meski dirancang untuk memastikan pemerataan akses pendidikan, pelaksanaan sistem zonasi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat, khususnya di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi. Damayanti menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat terus mengalir ke kantornya, terutama terkait kebijakan zonasi yang dianggap belum sepenuhnya adil.

“Menurut sebagian warga, sistem zonasi belum sepenuhnya adil dan merugikan beberapa pihak. Aneka keluhan itu patut diperhatikan pemerintah daerah dengan mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan sistem zonasi,” ujarnya belum lama ini.

Salah satu poin kritis yang disoroti Damayanti adalah ketidakseimbangan daya tampung sekolah dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Kota Balikpapan memiliki jumlah penduduk yang besar, namun jumlah sekolah negeri yang memadai belum sebanding. Akibatnya, kuota di sekolah negeri cepat penuh, memaksa banyak anak mendaftar ke sekolah swasta yang lebih jauh dan biaya lebih tinggi.

“Dalam kasus ini, sepertinya daya tampung sekolah menjadi sumber masalah, tujuan dari sistem zonasi adalah untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan. Namun, tanpa peningkatan daya tampung dan distribusi fasilitas yang memadai, tujuan tersebut sulit dicapai,” jelasnya.

Baca Juga:
  • Rusman Ya’qub: Anggaran Tak Jadi Masalah, Fokus Program Terintegratif
  • Rusman Yaqub Berikan Masukan Strategis Raperda PUG
  • Nidya Listiyono Setuju Kantor Dispora Lama jadi Museum Penghargaan
  • Sinergi Pembangunan, DPRD Kaltim Sambut Akademisi Fakultas Hukum

Tidak hanya daya tampung, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyoroti perbedaan fasilitas antar sekolah yang menciptakan kesenjangan kualitas pendidikan. Ia menjelaskan, adanya sekolah yang dianggap ‘favorit’ dan sekolah yang kurang diminati memperparah masalah zonasi.

“Fasilitas sekolah negeri yang tidak merata juga menyebabkan adanya sekolah favorit dan sekolah yang kurang diminati,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan ini, Damayanti mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah kota Balikpapan agar bekerja sama dalam merumuskan solusi jangka panjang.

“Pemerintah perlu meningkatkan daya tampung sekolah sesuai dengan pertumbuhan penduduk, serta memastikan pemerataan sarana pendukung proses belajar mengajar di semua sekolah,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Dorong Peran Aktif Pemuda, Hasanuddin Soroti Tantangan di Kaltim
  • Ali Hamdi: dengan Akhlak Rasulullah Solusi Cegah Bullying
  • Ali Hamdi Ajak Pemuda Jaga Persatuan, Pemilu 2024 Jangan Salah Pilih
  • Tingkatkan Akses Pendidikan, Andi Satya Siap Bawa Aspirasi Warga Rapak ke DPRD Kaltim

Sebagai langkah konkret, Damayanti menyarankan agar evaluasi tahunan terhadap pelaksanaan sistem zonasi dilakukan secara rutin. Ia berharap evaluasi ini dapat membawa perubahan positif dan membuat kebijakan lebih adaptif sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kita tidak boleh membiarkan masalah ini berlarut-larut. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan akses yang layak tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Damayanti optimistis bahwa dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan fasilitas pendidikan secara merata, sistem zonasi di Balikpapan dapat dioptimalkan. Dengan demikian, pendidikan berkualitas dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa kecemasan akan keterbatasan kuota atau perbedaan fasilitas.

Jangan Lewatkan:
  • Kenaikan Gangguan Kesehatan Mental Mendorong Pemikiran Pelayanan Kesehatan Jiwa di Kaltim
  • Sayid Muziburrahman Dorong Pemerataan Fasilitas Kesehatan di Kaltim
  • Perbaikan Jalan Sangasanga, DPRD Kaltim Tekankan Perusahaan Bertanggung Jawab
  • Salehuddin Minta Pemprov Kaltim Percepat Akses Listrik di Desa

Dengan evaluasi dan kebijakan yang diperbarui, masalah ketidakmerataan dalam penerimaan siswa dapat teratasi, membuka jalan bagi sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Damayanti DPRD Kaltim Pendidikan Kaltim PKB Kaltim Zonasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCiptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Polresta Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkada Serentak 
Next Article Dorong Penyesuaian Jurusan SMK, Salehuddin: Harus Siap Hadapi Tantangan Lokal

Informasi lainnya

DPRD Kaltim Bahas Ranperda Pendidikan untuk Pemerataan Akses

21 Agustus 2025

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Pajak Bukan Satu-Satunya Jalan

Editorial Udex Mundzir

Omong Kosong Industri Kreatif

Editorial Udex Mundzir

Tips dan Perlengkapan Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula

Travel Alfi Salamah

Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Editorial Udex Mundzir

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Opini Assyifa
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi