Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Efisiensi Anggaran Tekan Okupansi Hotel di Kaltim

Kebijakan penghematan belanja daerah picu penurunan drastis kegiatan pemerintahan di hotel, sektor perhotelan tertekan.
ErickaEricka7 Mei 2025 DPRD Kaltim
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Lesunya sektor perhotelan di Kalimantan Timur menjadi sorotan Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, yang menilai penurunan tersebut sebagai dampak langsung dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Situasi ini mencuat dalam forum Musrenbang RPJMD 2025–2029 di Pendopo Odah Etam, Senin (5/5/2025).

“Artinya ada penurunan, karena ada efisiensi, kita tahun ini kurang lebih Rp700 miliar. Artinya pemerintah sekarang sudah jarang melakukan kegiatan di hotel,” jelas Hasanuddin.

Kebijakan efisiensi tersebut berdampak nyata pada minimnya kegiatan pemerintah di hotel, seperti rapat, sosialisasi, maupun forum resmi.

Sebagai gantinya, kegiatan kini lebih sering digelar di gedung-gedung milik pemerintah seperti Lamin dan Odah Etam, serta aula kantor kedinasan masing-masing.

“Pemerintah dan dewan juga lebih banyak melakukan agenda di aula kantor kedinasan masing-masing,” tambahnya.

Selain itu, penurunan signifikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga memperburuk situasi.

Hasanuddin menyebutkan, dari sebelumnya sekitar Rp21 triliun, APBD Kaltim kini diperkirakan hanya mencapai Rp18 triliun.

Kondisi ini mendorong pemerintah untuk lebih selektif dalam penggunaan anggaran, termasuk memotong belanja non-esensial seperti akomodasi hotel.

Tak hanya kegiatan internal, kunjungan dari instansi pemerintah maupun DPRD luar daerah pun dibatasi.

Hal ini makin mempertegas penurunan aktivitas di sektor perhotelan, yang sebelumnya cukup bergantung pada mobilitas pemerintahan.

Hasanuddin menilai, pelaku usaha perhotelan perlu segera beradaptasi dengan kondisi fiskal yang kian menekan. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dianggap penting agar sektor ini tidak sepenuhnya terpuruk.

Dengan APBD yang terus menyusut dan kebijakan efisiensi yang masih akan berlanjut, sektor perhotelan di Kaltim perlu mencari strategi baru agar dapat bertahan dan kembali berkembang di tengah perubahan pola kerja pemerintahan.

APBD Kaltim 2026 DPRD Kalimantan Timur Efisiensi Anggaran Okupansi Hotel Turun Perhotelan Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDBH Kaltim Turun, Ketua DPRD Dorong Efisiensi Anggaran
Next Article Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target

Informasi lainnya

Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T

27 Agustus 2025

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

29 Juli 2025

Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam

1 Juni 2025

DPR RI Siap Dukung Efisiensi Anggaran 2026, Asal Pro Rakyat

26 Mei 2025

Ketua BK DPRD Kaltim Ajak Masyarakat Bangkit Bersama dari Rumah

20 Mei 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Islami Ericka

Modal Waktu

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Bisnis Alfi Salamah

Bersih-Bersih Kabinet Prabowo Dimulai

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.