Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T

Pemerintah mulai uji coba penyaluran bansos digital untuk transparansi dan efisiensi nasional.
ErickaEricka27 Agustus 2025 Nasional
Uji Coba Bansos Digital di Banyuwangi 2025
Ilustrasi Uji Coba Bansos Digital di Banyuwangi 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Banyuwangi – Uji coba program bantuan sosial (bansos) digital akan dimulai pada September 2025 di Kabupaten Banyuwangi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan langkah ini menjadi proyek percontohan nasional dalam upaya meningkatkan transparansi sekaligus efisiensi distribusi bansos.

Menurut Gus Ipul, penerapan skema digital dapat mengurangi kebocoran anggaran. Jika diterapkan secara penuh, negara berpotensi menghemat hingga Rp14 triliun per tahun. Angka itu berasal dari penyelamatan anggaran bansos yang selama ini tidak tepat sasaran.

“Digitalisasi bansos adalah kemajuan besar. Sistem yang menentukan penerima, bukan lagi petugas. Dengan begitu, uang negara benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga:
  • Skandal Korupsi Proyek BTS BAKTI Kominfo Rugikan Negara Rp 8 Triliun
  • Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
  • Wakil Ketua DPR Pastikan Gaji ke-13 ASN Tidak Dipangkas
  • HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

Dalam skema baru, pendaftaran penerima bansos dilakukan melalui Portal Perlindungan Sosial Nasional. Warga dapat mendaftar dengan memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Untuk masyarakat yang tidak memiliki ponsel, pendaftaran bisa dibantu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melalui perekaman biometrik. Sistem kemudian akan memverifikasi data sebelum menetapkan status kelayakan.

Gus Ipul juga mengungkapkan adanya tren positif di masyarakat. Semakin banyak warga yang secara sukarela mundur dari daftar penerima karena merasa sudah mampu. “Kesadaran masyarakat makin tinggi. Banyak yang menolak bansos karena merasa tidak berhak. Inilah semangat bansos digital: tepat sasaran, transparan, dan partisipatif,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus
  • Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta
  • Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun
  • Saingi Coldplay, Kampanye Akbar AMIN Capai 3,5 Juta Antrean

Bansos selama ini tidak hanya dikelola Kementerian Sosial, tetapi juga melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Melalui kebijakan integrasi, seluruh penyaluran akan dikonsolidasikan dalam satu portal untuk memperkecil risiko tumpang tindih data dan mempercepat distribusi.

Pemerintah berharap uji coba di Banyuwangi dapat menjadi dasar evaluasi sebelum sistem diperluas ke daerah lain. Dengan integrasi data dan proses digitalisasi, bansos diharapkan lebih cepat tersalurkan, lebih tepat sasaran, serta mengurangi potensi penyalahgunaan.

Jangan Lewatkan:
  • BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka
  • Libur Isra Mi’raj dan Imlek, KCCI Tambah 8 Perjalanan Whoosh
  • Said Didu Tegas Tolak Mediasi dengan Apdesi soal Kisruh PIK 2
  • Minat Masyarakat Positif, Okupansi Kereta Cepat Whoosh Stabil
Bansos Digital Banyuwangi Efisiensi Anggaran Gus Ipul Kementerian Sosial
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKetika Vape Jadi Narkoba Baru
Next Article Hilman Latief Diperiksa KPK Terkait Kasus Kuota Haji

Informasi lainnya

Efisiensi atau Salah Kelola?

4 Agustus 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Aurat dalam Islam dan Sikap terhadap Orang yang Tidak Menutup Aurat

Islami Udex Mundzir

Prabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?

Happy Assyifa

Rahasia Minyak Zaitun untuk Kulit dan Rambut Sehat

Daily Tips Ericka

5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Berobat

Daily Tips Assyifa

Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi