Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 13 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

Guncangan dini hari di Jepang kembali mengingatkan rapuhnya bumi, namun otoritas Indonesia menegaskan situasi tetap terkendali.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati9 Desember 2025 Global
Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman
Kertas-kertas berserakan di lantai sebuah kantor di Hakodate, Hokkaido, Jepang utara, Selasa, 9 Desember 2025, setelah gempa bumi dahsyat pada Senin malam. (Sumber: Kyodo News via AP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti denting peringatan yang datang tanpa jeda, gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,7 kembali mengguncang Pesisir Timur Hokkaido, Jepang, pada Selasa (9/12/2025) pagi.

Getaran yang terjadi menjelang subuh waktu Indonesia itu sempat menimbulkan kekhawatiran di Tanah Air, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada potensi tsunami yang mengancam wilayah Indonesia.

Gempa yang tercatat pada pukul 04.52.40 WIB tersebut berpusat pada koordinat 40,99° LU dan 143,14° BT, atau sekitar 127 kilometer arah selatan Honcho, Jepang, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebut gempa dangkal itu merupakan bagian dari rangkaian aftershock setelah guncangan besar M7,6 yang terjadi pada Senin (8/12/2025). Hingga pukul 05.30 WIB, terdata tujuh gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,7 dan terkecil M4,4.

Dalam keterangan resminya, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan pemicu gempa berasal dari aktivitas subduksi Lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk yang kerap menghasilkan gempa kuat di Jepang.

Baca Juga:
  • Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
  • Trump Resmikan Fase Dua Kesepakatan Gencatan Gaza
  • Putin Terpuruk Akibat Kekalahan-Kekalahan di Ukraina.
  • PDIP Ingatkan: Palestina Harus Merdeka di Tanah Sendiri, Bukan Diterima Sementara

Mekanisme patahan naik (thrust fault) teridentifikasi sebagai sumber guncangan yang kembali menggoyang wilayah Hokkaido.

“Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia dihimbau agar tetap tenang,” kata Daryono.

Ia menegaskan pemantauan terus dilakukan secara berlapis untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan di Tanah Air.

BMKG juga meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas seismik regional, mengingat kawasan pertemuan lempeng itu dikenal sebagai salah satu zona paling aktif di dunia.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • Empat MoU Ekonomi Indonesia-China Diresmikan
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Tsunami 4 Meter Landa Rusia Akibat Gempa Dahsyat Kamchatka

Otoritas Jepang hingga kini belum melaporkan kerusakan besar maupun gangguan signifikan akibat gempa susulan tersebut. Meski demikian, pemeriksaan lapangan terus dilakukan terutama di wilayah pesisir yang berada dekat pusat gempa, guna mengantisipasi potensi kerusakan yang belum terdata.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah disediakan, seperti situs bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, WRS-BMKG, akun Instagram dan X @infoBMKG, serta kanal Telegram InaTEWS_BMKG. Langkah ini diperlukan mengingat maraknya informasi tidak valid yang kerap beredar pascagempa.

Dengan rangkaian gempa susulan yang masih terjadi di Jepang, BMKG memastikan sistem monitoring Indonesia berada dalam kondisi siaga penuh untuk memberikan peringatan dini apabila diperlukan. Bagi masyarakat Indonesia, pesan utamanya tetap sama: waspada, namun tidak panik, dan selalu merujuk pada informasi resmi.

Jangan Lewatkan:
  • Rudal Rusia CH-55 Ditemukan di Hutan Polandia
  • Bongkar 9 Fakta Terbaru Konflik Rusia-Ukraina: Implikasi Hubungan China-Taiwan dan Jepang-NATO
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • The Fed Diperkirakan Hanya Pangkas Suku Bunga Sekali Tahun Ini

Aktivitas Seismik BMKG Tsunami Gempa Hokkaido Gempa Jepang Global News
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRahasia Alami Membersihkan Usus Secara Efektif
Next Article Bersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus

Informasi lainnya

Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno

12 April 2026

Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil

12 April 2026

Relasi Kompleks Yunani dan Persia Kuno

11 April 2026

Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon

1 April 2026

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

20 Maret 2026

Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam

18 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?

Islami Udex Mundzir

Nasaruddin Umar di Puncak Kepuasan Publik

Editorial Udex Mundzir

Alibi Efisiensi, Pilkada Tetap Harus Langsung

Editorial Udex Mundzir

Fenomena Langit 2025: Gerhana Bulan Total Hiasi Malam Indonesia

Techno Assyifa

Prabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?

Lifestyles Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi