Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

Pernyataan Habib Jafar kembali ramai dibicarakan karena analogi tajamnya soal poligami dan pentingnya keadilan dalam praktiknya.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati24 November 2025 Figur
Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka
Habib Ja'far (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Poligami kembali menjadi bahan diskusi hangat di tengah masyarakat. Kali ini, pandangan Habib Jafar tentang isu tersebut menyita perhatian luas. Ia menyampaikan analogi yang tegas dan mengena: “Poligami itu seperti pintu darurat di pesawat. Tidak boleh ditutup paten, tapi juga tidak bisa dibuka sembarangan.”

Pernyataan itu disampaikan Habib Jafar melalui kanal YouTube dan viral pada Senin (24/11/2025). Dalam pandangannya, poligami bukanlah suatu kewajiban atau instruksi mutlak dalam Islam, tetapi sebuah opsi yang keberadaannya tidak boleh diabaikan. Namun, implementasinya tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Kalau ditutup paten berarti kita menentang apa yang telah Tuhan gariskan… Tapi kalau dibuka juga seenaknya, itu nggak,” ungkap Habib Jafar menanggapi polemik hukum poligami yang belakangan kembali mencuat.

Ia menjelaskan, hanya mereka yang benar-benar bisa berlaku adil yang dapat menjalankan poligami, dan syarat itu sangat berat. Aspek keadilan ini, menurutnya, mencakup emosional, finansial, dan tanggung jawab moral kepada semua pihak.

“Jadi bagi saya hanya orang yang bisa berlaku adil dan kemudian menjamin dirinya tidak akan menyakiti siapa-siapa yang diperbolehkan untuk itu dan asasnya bukan nafsu,” lanjutnya.

Habib Jafar juga menekankan bahwa alasan untuk berpoligami tidak boleh dilandasi hawa nafsu atau kepentingan pribadi sesaat. Dalam Islam, keadilan dalam poligami disebutkan secara eksplisit dalam Al-Quran sebagai hal yang amat sulit dicapai manusia, sehingga harus disikapi dengan hati-hati.

Meski begitu, ia tidak serta-merta menolak keberadaan poligami. “Saya nggak berani bilang pintu poligami itu ditutup, karena saya meyakini itu sebagai sesuatu yang ada,” tegasnya.

Pandangan Habib Jafar dinilai membawa keseimbangan antara tekstualitas syariat dan konteks sosial masyarakat modern. Banyak warganet mengapresiasi pernyataan ini sebagai angin segar di tengah derasnya pro dan kontra seputar praktik poligami yang sering kali disalahgunakan.

Dengan analogi pintu darurat tersebut, Habib Jafar mengajak umat Islam untuk memahami bahwa poligami adalah opsi terbatas—bukan solusi instan atas persoalan rumah tangga.

Diskusi Poligami Habib Jafar Isu Religi Pandangan Ulama Poligami dalam Islam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar
Next Article Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

Informasi lainnya

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

3 November 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025

UAH Temui Prabowo, Dorong Kolaborasi Al Azhar dengan Indonesia

24 Maret 2025

Kae Asakura, Mantan Bintang Film Dewasa yang Menjadi Mualaf

10 Maret 2025

Band Punk Sukatani Viral, Minta Maaf ke Polri Soal Lagu “Bayar Bayar Bayar”

21 Februari 2025

Dedi Mulyadi Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Stafsus Tanpa Gaji

20 Februari 2025
Paling Sering Dibaca

Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Editorial Udex Mundzir

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.