Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kelas Menengah Tergerus, Indef Warning Risiko Sosial Baru

Indef ungkap kelas menengah Indonesia terus menyusut akibat tekanan ekonomi dan meningkatnya pemutusan kerja.
ErickaEricka29 Juli 2025 Ekonomi
Kelas Menengah Indonesia Menyusut 2025
Ilustrasi Kelas Menengah Indonesia Menyusut.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperingatkan adanya penyusutan signifikan pada kelompok kelas menengah di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Kepala Pusat Pangan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan Indef, Abra Talattov, menyampaikan bahwa proporsi kelas menengah yang sebelumnya berada di angka 21,45 persen pada 2019 telah turun menjadi 17,13 persen pada 2024.

Menurut Abra, tantangan pengentasan kemiskinan di Indonesia kini turut dibayangi oleh risiko menurunnya kekuatan ekonomi kelas menengah.

“Ini ada tantangan lain yaitu dari kelas menengah,” ungkapnya dalam diskusi publik bertajuk Angka Kemiskinan Turun, Kesejahteraan Naik?, Selasa (29/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa penyusutan tersebut dipicu oleh terbatasnya penciptaan lapangan kerja baru, serta peningkatan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) yang signifikan. Abra menilai fenomena ini berpotensi mempercepat erosi kelas menengah di masa mendatang.

“Ini dikhawatirkan akan mendorong tergerusnya jumlah kelas menengah di Indonesia,” tegasnya.

Indef juga menyoroti perlambatan ekonomi global yang diproyeksikan International Labour Organization (ILO) akan menurunkan penciptaan lapangan kerja sebesar 0,2 persen, yang turut memberi dampak pada ekonomi nasional.

“Indonesia perlu mewaspadai ketika ada potensi lambatnya penciptaan tenaga kerja baru baik di level global maupun di level nasional,” lanjut Abra.

Meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan angka kemiskinan nasional menjadi 23,85 juta jiwa per Maret 2025 atau setara 8,47 persen yang merupakan capaian terendah dalam dua dekade terakhir Indef menekankan perlunya kewaspadaan terhadap dampak dari meningkatnya angka PHK.

Hingga semester I-2025, tercatat sebanyak 42.385 tenaga kerja mengalami PHK, meningkat 32,25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Ada kecenderungan jumlah PHK yang terus meningkat,” ujar Abra.

Indef memperingatkan bahwa tingginya angka PHK dapat menjadi faktor pendorong naiknya angka kemiskinan, terutama bila tidak diimbangi dengan penciptaan pekerjaan yang cukup dan berkualitas.

Ekonomi Nasional INDEF Kelas Menengah Indonesia Kemiskinan 2025 PHK 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak
Next Article 184 Mahasiswa PGSD UNM Ikuti Kursus Pembina Pramuka Dasar

Informasi lainnya

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

5 Februari 2026

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Jangan Normalisasi Israel

Editorial Udex Mundzir

Palworld, Game Gado-Gado yang Viral

Techno Alfi Salamah

Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Profil Adit Musthofa

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor