Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan

Kekhawatiran terhadap kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi mendorong pelarian modal besar-besaran ke luar negeri.
ErickaEricka12 April 2025 Ekonomi
Pelarian Modal Orang Kaya Indonesia 2025
Ilustrasi Pelarian Modal Orang Kaya Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang pelarian aset ke luar negeri oleh kalangan orang kaya Indonesia semakin mencolok dalam beberapa bulan terakhir. Fenomena ini bukan sekadar pergeseran investasi, melainkan cerminan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai belum meyakinkan.

Sejumlah konglomerat disebut mengalihkan dananya dalam bentuk emas, properti di luar negeri, hingga mata uang kripto seperti stablecoin USDT. Aset-aset ini dipilih karena mudah dipindahkan, sulit dilacak, dan relatif lebih aman terhadap gejolak nilai tukar atau ketidakpastian kebijakan.

“Saya semakin sering membeli USDT dalam beberapa bulan terakhir,” ujar seorang mantan eksekutif puncak konglomerasi.

Ia menilai USDT dapat menjaga nilai kekayaan sekaligus mempermudah pengalihan dana secara digital tanpa risiko keamanan fisik.

Kondisi ini menguat sejak nilai tukar rupiah tertekan hebat pada Maret 2025, ditambah kekhawatiran pelaku pasar atas rencana belanja besar-besaran pemerintah. Target ambisius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 8% per tahun dianggap sulit dicapai tanpa memicu defisit fiskal, lonjakan utang, dan inflasi yang memburuk.

Selain kripto, penjualan emas fisik pun melonjak drastis. Pengecer besar mencatat peningkatan hingga 30% pada kuartal pertama 2025. Sementara itu, tren investasi properti di luar negeri juga tumbuh, terutama di kawasan Timur Tengah yang pengawasannya lebih longgar dibandingkan negara-negara seperti Singapura.

Singapura, yang semula menjadi tujuan favorit penyimpanan kekayaan, kini kurang diminati seiring pengetatan aturan anti pencucian uang. Sebaliknya, negara-negara seperti Uni Emirat Arab menjadi destinasi alternatif melalui pembelian aset atas nama keluarga atau lewat perusahaan cangkang.

Para analis menilai kondisi ini bisa menimbulkan tekanan ganda pada perekonomian nasional. Arus keluar dana besar dari kalangan elite memperlemah nilai tukar, meningkatkan risiko gejolak sektor keuangan, dan memperlebar kesenjangan sosial, terlebih ketika masyarakat bawah sedang bergulat dengan inflasi dan ketidakpastian kerja.

Pemerintah dinilai perlu merespons dengan pendekatan strategis yang menekankan disiplin fiskal, kepastian hukum, dan iklim investasi yang kondusif agar arus modal tidak terus mengalir keluar.

Emas Kebijakan Fiskal Orang Kaya Indonesia Pelarian Modal Properti Luar Negeri USDT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBappeda Kukar Tetapkan Pagu Awal Renja 2026, Fokuskan Prioritas Program
Next Article BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Keindahan Gunung Fuji di Jepang, Pesona Alam yang Tak Tertandingi

Travel Alfi Salamah

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

Travel Alfi Salamah

Mengenal Kandungan Gizi Es Krim Vanila

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi