Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan

Kekhawatiran terhadap kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi mendorong pelarian modal besar-besaran ke luar negeri.
ErickaEricka12 April 2025 Ekonomi
Pelarian Modal Orang Kaya Indonesia 2025
Ilustrasi Pelarian Modal Orang Kaya Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang pelarian aset ke luar negeri oleh kalangan orang kaya Indonesia semakin mencolok dalam beberapa bulan terakhir. Fenomena ini bukan sekadar pergeseran investasi, melainkan cerminan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai belum meyakinkan.

Sejumlah konglomerat disebut mengalihkan dananya dalam bentuk emas, properti di luar negeri, hingga mata uang kripto seperti stablecoin USDT. Aset-aset ini dipilih karena mudah dipindahkan, sulit dilacak, dan relatif lebih aman terhadap gejolak nilai tukar atau ketidakpastian kebijakan.

“Saya semakin sering membeli USDT dalam beberapa bulan terakhir,” ujar seorang mantan eksekutif puncak konglomerasi.

Ia menilai USDT dapat menjaga nilai kekayaan sekaligus mempermudah pengalihan dana secara digital tanpa risiko keamanan fisik.

Kondisi ini menguat sejak nilai tukar rupiah tertekan hebat pada Maret 2025, ditambah kekhawatiran pelaku pasar atas rencana belanja besar-besaran pemerintah. Target ambisius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 8% per tahun dianggap sulit dicapai tanpa memicu defisit fiskal, lonjakan utang, dan inflasi yang memburuk.

Selain kripto, penjualan emas fisik pun melonjak drastis. Pengecer besar mencatat peningkatan hingga 30% pada kuartal pertama 2025. Sementara itu, tren investasi properti di luar negeri juga tumbuh, terutama di kawasan Timur Tengah yang pengawasannya lebih longgar dibandingkan negara-negara seperti Singapura.

Singapura, yang semula menjadi tujuan favorit penyimpanan kekayaan, kini kurang diminati seiring pengetatan aturan anti pencucian uang. Sebaliknya, negara-negara seperti Uni Emirat Arab menjadi destinasi alternatif melalui pembelian aset atas nama keluarga atau lewat perusahaan cangkang.

Para analis menilai kondisi ini bisa menimbulkan tekanan ganda pada perekonomian nasional. Arus keluar dana besar dari kalangan elite memperlemah nilai tukar, meningkatkan risiko gejolak sektor keuangan, dan memperlebar kesenjangan sosial, terlebih ketika masyarakat bawah sedang bergulat dengan inflasi dan ketidakpastian kerja.

Pemerintah dinilai perlu merespons dengan pendekatan strategis yang menekankan disiplin fiskal, kepastian hukum, dan iklim investasi yang kondusif agar arus modal tidak terus mengalir keluar.

Emas Kebijakan Fiskal Orang Kaya Indonesia Pelarian Modal Properti Luar Negeri USDT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBappeda Kukar Tetapkan Pagu Awal Renja 2026, Fokuskan Prioritas Program
Next Article BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir

Sembilan Tips Menjaga Kebersamaan Rombongan di Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi