Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pakar Keamanan Siber Ungkap Bahaya Kesalahan Kurs Rupiah di Google

Kesalahan tampilan nilai tukar rupiah di Google memicu keresahan publik dan berpotensi berdampak pada sektor keuangan. Pakar keamanan siber menyoroti pentingnya verifikasi data dari sumber resmi.
AssyifaAssyifa1 Februari 2025 Ekonomi
Kesalahan Kurs Rupiah di Google
Ahli Keamanan Siber Mengungkap Ancaman dari Kesalahan Data Kurs Rupiah di Google (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kesalahan tampilan kurs rupiah di mesin pencarian Google pada Sabtu (1/2/2025) menarik perhatian publik dan pakar keamanan siber. Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, mengatakan ketergantungan masyarakat pada Google sebagai sumber informasi keuangan dapat berisiko jika data yang ditampilkan tidak akurat.

Pada pencarian Google, nilai tukar rupiah terhadap 1 dolar AS sempat tercatat Rp8.170,65, jauh di bawah nilai resmi yang dirilis Bank Indonesia (BI), yaitu Rp16.340,30 untuk kurs jual dan Rp16.177,70 untuk kurs beli.

“Kesalahan seperti ini bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk gangguan teknis, variasi sumber data, kesalahan input manusia, atau bahkan kemungkinan manipulasi sistem,” ujar Pratama dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2025).

Menurutnya, Google mengandalkan algoritma untuk menarik data dari berbagai sumber eksternal, seperti lembaga keuangan, penyedia data ekonomi, dan pasar valuta asing. Jika terjadi gangguan teknis atau perbedaan pembaruan data, kurs yang ditampilkan bisa menjadi tidak akurat.

Ia juga menyoroti kemungkinan kesalahan input manusia dalam memasukkan data kurs. Jika tidak melewati proses verifikasi otomatis yang ketat, kesalahan ini bisa berdampak luas.

Kesalahan kurs yang berlangsung cukup lama tanpa koreksi dapat menimbulkan kebingungan, keresahan, hingga dampak finansial bagi masyarakat, pelaku bisnis, dan investor.

“Seorang eksportir yang menetapkan harga jual berdasarkan nilai tukar Google bisa mengalami kerugian besar jika angka tersebut ternyata salah,” ujar Pratama.

Selain itu, wisatawan atau pekerja migran yang ingin menukar uang mereka juga bisa salah perhitungan jika hanya mengandalkan informasi dari Google tanpa melakukan verifikasi ke sumber resmi seperti BI, Bloomberg, Reuters, atau OANDA.

Menurut Pratama, Google sebagai penyedia informasi seharusnya lebih bertanggung jawab dalam memastikan akurasi data yang ditampilkan.

“Jika kesalahan ini tidak segera diperbaiki, hal ini dapat dikategorikan sebagai penyebaran informasi menyesatkan atau bahkan hoaks,” tegasnya.

BI sendiri telah mengklarifikasi bahwa kesalahan ini berasal dari pihak ketiga yang memasok data ke Google, dan bukan dari sistem resmi pemerintah Indonesia.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi silang terhadap informasi keuangan sebelum mengambil keputusan yang berkaitan dengan transaksi internasional atau perdagangan valuta asing.

Bank Indonesia Google Error Keamanan Siber Kurs Rupiah Nilai Tukar Mata Uang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGoogle Tampilkan Rupiah Rp8.170 per Dolar AS, Bank Indonesia Bantah
Next Article Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Prabowo itu Bayang-Bayang Jokowi atau Pemimpin Baru?

Editorial Udex Mundzir

Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Editorial Udex Mundzir

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi