Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Serukan Solidaritas di KTT D8 Mesir: “Hak Asasi Tak Berlaku untuk Muslim”

Pidato Presiden RI di Kairo menyoroti ketidakadilan global terhadap umat Muslim.
SilvaSilva21 Desember 2024 Global
Presiden Prabowo Subianto pada sesi pleno KTT Ke-11 D-8, di Istana Kepresidenan New Administrative Capital
Presiden Prabowo Subianto pada sesi pleno KTT Ke-11 D-8, di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir (19/12/2024), (.yut)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kairo – Presiden Prabowo Subianto kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap ketidakadilan yang dialami umat Muslim di dunia. Dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 D8 di Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024), Prabowo menyoroti lemahnya solidaritas antarnegara Muslim dan kurangnya dukungan nyata untuk mengatasi isu-isu global.

“Hak asasi manusia bukan untuk orang Muslim. Ini kenyataannya, sangat menyedihkan,” ujar Prabowo di hadapan pemimpin negara-negara D8.

Prabowo menekankan pentingnya kesadaran akan realitas ini untuk menciptakan langkah yang lebih konkret dalam membantu saudara Muslim di Palestina, Suriah, dan negara lain yang dilanda konflik.

Prabowo mengungkapkan bahwa banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim hanya menyatakan dukungan simbolis tanpa memberikan bantuan yang signifikan.

“Kita selalu menyatakan dukungan untuk Palestina, Suriah, tapi dukungan yang seperti apa? Ketika saudara kita kesusahan, kita hanya memberikan pernyataan tanpa tindakan nyata,” katanya dengan nada kritis.

Prabowo juga menyoroti perpecahan internal di antara negara-negara Muslim sebagai faktor penghambat utama. Menurutnya, konflik internal memperlemah solidaritas dan mengurangi kemampuan untuk menghadapi tantangan bersama.

“Bagaimana kita bisa membantu Palestina kalau kita saling bermusuhan antarsesama? Mari kita jujur kepada rakyat kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mendorong persatuan dan kerja sama antarnegara Muslim. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan menggunakan segala cara untuk memperkuat solidaritas global di kalangan umat Islam.

“Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apapun yang kita bisa, tapi saya mendorong persatuan. Saya mendorong kerja sama,” tutup Prabowo.

Pidato Prabowo ini mendapat perhatian luas di forum internasional. Beberapa pemimpin negara Muslim memberikan dukungan terhadap seruan Prabowo, sementara yang lain menekankan pentingnya mengatasi masalah domestik sebelum berbicara tentang solidaritas global.

Pengamat hubungan internasional, Dr. Hasan Al-Faruqi, menilai bahwa pidato ini menunjukkan keberanian Indonesia sebagai salah satu negara Muslim terbesar untuk bersuara lantang di panggung dunia.

“Namun, tantangannya adalah bagaimana Indonesia dan negara Muslim lainnya dapat merealisasikan pesan ini dalam aksi nyata,” kata Hasan.

Pidato ini diharapkan menjadi pemicu dialog yang lebih intens di kalangan negara-negara Muslim. Prabowo menyampaikan harapan agar solidaritas ini dapat membuka jalan bagi solusi yang lebih konkret, termasuk bantuan kemanusiaan dan diplomasi yang lebih agresif untuk membantu negara-negara dalam konflik.

Dengan penekanan pada persatuan dan kerja sama, Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto berupaya menjadi jembatan bagi negara-negara Muslim dalam menghadapi tantangan global.

Hak Asasi Muslim Konflik Global KTT D-8 Palestina Prabowo Subianto Suriah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTetap Personal Branding, Tapi Jaga Privasi
Next Article DPRD Jakarta Tolak Rencana Kenaikan Tarif TransJakarta

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Istana Gelar Nuzulul Quran, Prabowo Ajak Tokoh Agama Bersatu

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam

Bisnis Ericka

Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Islami Alfi Salamah

Elon Musk Cetak Sejarah, Kekayaan Tembus Rp 7.000 Triliun

Profil Silva

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Food Lisda Lisdiawati

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi