Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pramono Tunjuk Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol

Gubernur DKI Jakarta tegaskan penunjukan komisaris Ancol berdasarkan kapasitas, bukan popularitas.
ErickaEricka29 April 2025 Daerah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di balik kabar mengejutkan penunjukan komedian Cak Lontong sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa keputusan itu bukan semata berdasarkan popularitas, tetapi karena latar belakang dan kapasitas profesional yang dimiliki para figur terpilih.

“Siapa sih yang meragukan Pak Sutiyoso, Dirut Garuda, dan juga Cak Lontong? Mereka adalah sosok profesional,” ujar Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Ia mengacu pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang mengangkat Lies Hartono (Cak Lontong), Sutiyoso, dan Irfan Setiaputra dalam jajaran komisaris perusahaan pelat merah tersebut.

Menurut Pramono, meski pemilihan nama-nama ini sempat menimbulkan tanda tanya, namun ketiganya dinilai mampu memperkuat arah pengawasan dan strategi bisnis Ancol ke depan. Pramono juga menjamin tidak ada perubahan dalam jajaran direksi, sehingga stabilitas manajerial tetap terjaga.

“Dalam periode awal saya, Ancol memang akan jadi fokus khusus, termasuk konektivitas dengan JIS agar urusan parkir dan transportasi saat event bisa lebih baik,” katanya menambahkan.

Penunjukan tersebut disahkan dalam RUPST PT Pembangunan Jaya Ancol pada Sabtu (26/4/2025). Dalam susunan baru, Irfan Setiaputra ditetapkan sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen.

Sementara Cak Lontong dan Sutiyoso menjabat sebagai Komisaris. Jajaran direksi tetap dipimpin oleh Winarto sebagai Direktur Utama.

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko, mengatakan keputusan ini bertujuan untuk menyegarkan struktur komisaris demi menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang. Ia menyebut formasi baru ini akan efektif sejak RUPST ditutup.

Bagi publik, kehadiran tokoh publik seperti Cak Lontong di jajaran komisaris perusahaan milik daerah ini mungkin mengejutkan.

Namun, menurut Pramono, pendekatan baru ini merupakan bentuk pembaruan untuk menjangkau sinergi yang lebih luas antara profesionalisme dan komunikasi publik.

Cak Lontong DKI Jakarta Komisaris Ancol Pramono Anung Sutiyoso
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMaxim dan Grab Sepakat Tolak Status Karyawan untuk Pengemudi Ojol
Next Article Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

dr. Dara Ayu: Dari Madrasah Aliyah ke Fakultas Kedokteran

Profil Ericka

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir

Puasa 72 Jam, Sehatkah Menurut Islam dan Ilmu Kedokteran?

Daily Tips Ericka

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.