Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina

Pemerintah Taiwan melarang penggunaan DeepSeek AI di lembaga pemerintahan untuk mencegah potensi kebocoran data ke Cina.
AssyifaAssyifa4 Februari 2025 Global
Taiwan larang DeepSeek AI di pemerintahan
Taiwan Melarang Instansi Pemerintah Menggunakan DeepSeek (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Taipei – Pemerintah Taiwan resmi melarang penggunaan layanan kecerdasan buatan (AI) dari startup DeepSeek AI yang berbasis di Cina bagi semua lembaga pemerintah. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan terhadap potensi risiko keamanan informasi negara.

Perdana Menteri Taiwan, Cho Jung-tai, dalam pertemuan kabinet pada Senin (3/2/2025), menegaskan bahwa DeepSeek AI tidak boleh digunakan di lingkungan pemerintahan.

Kantor Perdana Menteri menyatakan bahwa larangan ini bertujuan untuk melindungi data negara dari kemungkinan sensor dan kebocoran ke Cina.

Pemerintah Taiwan memang memiliki kekhawatiran terhadap teknologi asal Cina yang dinilai berpotensi digunakan untuk pengumpulan informasi sensitif.

Pekan lalu, Kementerian Digital Taiwan (MODA) telah memperingatkan agar lembaga pemerintah tidak menggunakan DeepSeek, tetapi saat itu belum ada larangan resmi.

Dalam pernyataan resminya, MODA menyebut bahwa DeepSeek AI merupakan produk dan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Cina yang berpotensi mengancam keamanan nasional.

Larangan ini tidak hanya berlaku untuk pegawai pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga untuk sekolah negeri, perusahaan milik negara, serta organisasi semi-resmi yang beroperasi dalam proyek infrastruktur penting dan menerima pendanaan dari pemerintah.

Pelarangan ini merujuk pada peraturan Eksekutif Yuan 2019 tentang “Prinsip Pembatasan Penggunaan Produk yang Mengancam Keamanan Siber Nasional”, yang secara khusus melarang penggunaan produk dan layanan TIK yang dianggap berisiko tinggi bagi keamanan negara.

Meski demikian, MODA belum merinci mekanisme penegakan aturan ini, termasuk sanksi bagi pihak yang masih menggunakan DeepSeek AI.

Selain Taiwan, sejumlah negara lain seperti Korea Selatan, Prancis, Italia, dan Irlandia juga mulai menyelidiki potensi risiko penggunaan data pribadi oleh DeepSeek AI.

Beberapa negara bahkan mempertimbangkan langkah serupa untuk membatasi atau melarang penggunaan teknologi ini di sektor pemerintahan mereka.

Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Taiwan dan Cina, langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Taiwan untuk memperkuat perlindungan data dan keamanan nasional, terutama di era di mana AI semakin terintegrasi dalam sistem pemerintahan dan kehidupan sehari-hari.

Artificial Intelligence Cina DeepSeek AI Keamanan Siber Taiwan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAgnez Mo Didenda Rp1,5 Miliar, Terkait Hak Cipta Lagu “Bilang Saja”
Next Article Bahlil Dipanggil Prabowo Usai Kebijakan LPG 3 Kg Picu Kegaduhan

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Keindahan Negeri Dua Benua, Inilah 10 Tempat yang Harus Dikujungi di Turki

Travel Alfi Salamah

Makan Siang Gratis, Solusi Nutrisi?

Opini Lina Marlina

Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka

Islami Alfi Salamah

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.