Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina

Pemerintah Taiwan melarang penggunaan DeepSeek AI di lembaga pemerintahan untuk mencegah potensi kebocoran data ke Cina.
AssyifaAssyifa4 Februari 2025 Global
Taiwan larang DeepSeek AI di pemerintahan
Taiwan Melarang Instansi Pemerintah Menggunakan DeepSeek (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Taipei – Pemerintah Taiwan resmi melarang penggunaan layanan kecerdasan buatan (AI) dari startup DeepSeek AI yang berbasis di Cina bagi semua lembaga pemerintah. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan terhadap potensi risiko keamanan informasi negara.

Perdana Menteri Taiwan, Cho Jung-tai, dalam pertemuan kabinet pada Senin (3/2/2025), menegaskan bahwa DeepSeek AI tidak boleh digunakan di lingkungan pemerintahan.

Kantor Perdana Menteri menyatakan bahwa larangan ini bertujuan untuk melindungi data negara dari kemungkinan sensor dan kebocoran ke Cina.

Pemerintah Taiwan memang memiliki kekhawatiran terhadap teknologi asal Cina yang dinilai berpotensi digunakan untuk pengumpulan informasi sensitif.

Pekan lalu, Kementerian Digital Taiwan (MODA) telah memperingatkan agar lembaga pemerintah tidak menggunakan DeepSeek, tetapi saat itu belum ada larangan resmi.

Dalam pernyataan resminya, MODA menyebut bahwa DeepSeek AI merupakan produk dan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Cina yang berpotensi mengancam keamanan nasional.

Larangan ini tidak hanya berlaku untuk pegawai pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga untuk sekolah negeri, perusahaan milik negara, serta organisasi semi-resmi yang beroperasi dalam proyek infrastruktur penting dan menerima pendanaan dari pemerintah.

Pelarangan ini merujuk pada peraturan Eksekutif Yuan 2019 tentang “Prinsip Pembatasan Penggunaan Produk yang Mengancam Keamanan Siber Nasional”, yang secara khusus melarang penggunaan produk dan layanan TIK yang dianggap berisiko tinggi bagi keamanan negara.

Meski demikian, MODA belum merinci mekanisme penegakan aturan ini, termasuk sanksi bagi pihak yang masih menggunakan DeepSeek AI.

Selain Taiwan, sejumlah negara lain seperti Korea Selatan, Prancis, Italia, dan Irlandia juga mulai menyelidiki potensi risiko penggunaan data pribadi oleh DeepSeek AI.

Beberapa negara bahkan mempertimbangkan langkah serupa untuk membatasi atau melarang penggunaan teknologi ini di sektor pemerintahan mereka.

Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Taiwan dan Cina, langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Taiwan untuk memperkuat perlindungan data dan keamanan nasional, terutama di era di mana AI semakin terintegrasi dalam sistem pemerintahan dan kehidupan sehari-hari.

Artificial Intelligence Cina DeepSeek AI Keamanan Siber Taiwan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAgnez Mo Didenda Rp1,5 Miliar, Terkait Hak Cipta Lagu “Bilang Saja”
Next Article Bahlil Dipanggil Prabowo Usai Kebijakan LPG 3 Kg Picu Kegaduhan

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Prabowo Tidak Peka Terhadap Derita Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Ramadhan Terbaik

Islami Syamril Al-Bugisyi

Ephesus: Kota Legendaris yang Tak Pernah Mati

Travel Alfi Salamah

7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel

Techno Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi