Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor

Kementrans bangun konektivitas Palolo, Tampolore, dan Tomini Raya secara terintegrasi.
ErickaEricka25 Juni 2025 Ekonomi
Menteri Transmigrasi RI Iftitah Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke kawasan transmigrasi Palolo di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
Menteri Transmigrasi RI Iftitah Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke kawasan transmigrasi Palolo di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meluncurkan program pembangunan konektivitas darat untuk menghubungkan tiga kawasan transmigrasi prioritas di Sulawesi Tengah: Palolo (Kabupaten Sigi), Tampolore (Kabupaten Poso), dan Bahari Tomini Raya (Kabupaten Parigi Moutong). Inisiatif ini diarahkan untuk membentuk koridor ekonomi terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan wilayah terpadu.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Velix Wanggai, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Ketiga kawasan transmigrasi prioritas ini akan kita kembangkan dengan konsep koridor ekonomi transmigrasi yang terintegrasi,” ujar Velix dalam pernyataan resminya, Rabu (25/6/2025).

Kota Palu dirancang sebagai pusat logistik dan pemasaran regional yang akan menghubungkan kawasan transmigrasi di sekitarnya melalui jaringan jalan darat. Pendekatan ini dinilai sebagai strategi baru untuk mempercepat pembangunan wilayah transmigrasi yang berkelanjutan.

Kementrans juga melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, serta komunitas lokal. Fokusnya adalah penyediaan infrastruktur jalan, akses transportasi yang efisien, dan sistem logistik terpadu.

“Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta pusat-pusat ekonomi baru yang mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pemerataan pembangunan,” jelas Velix.

Ia menambahkan bahwa strategi tersebut sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan pembangunan daerah tertinggal dan transformasi program transmigrasi menjadi penggerak pembangunan kawasan.

Melalui koridor ekonomi ini, ketiga kawasan transmigrasi akan saling melengkapi dan memperkuat skala ekonomi regional. Integrasi ini juga diharapkan mampu memperlancar arus komoditas, informasi, dan tenaga kerja di kawasan tersebut.

Velix menjelaskan bahwa kawasan transmigrasi di Sulawesi Tengah memiliki potensi komoditas unggulan berorientasi ekspor seperti durian, kakao, kopi, dan ubi kayu varietas lokal. Jika kawasan ini terintegrasi secara logistik dan ekonomi, nilai tambah komoditas akan meningkat signifikan.

“Komoditas unggulan seperti durian dan coklat dari Palolo, serta kopi dan ubi kayu lokal punya potensi ekspor tinggi. Jika dikembangkan dalam koridor ekonomi, nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” tuturnya.

Kementerian Transmigrasi Konektivitas Wilayah Koridor Ekonomi Palu Sigi Poso Pembangunan Daerah Transmigrasi Sulawesi Tengah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAhmad Heryawan Pimpin BAM DPR Gantikan Netty Prasetiyani
Next Article Zulhas Tegaskan Kuota Impor Sapi Hidup Resmi Dihapus

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah

Rahasia Ayam Goreng Kalasan yang Garing dan Manisnya Pas

Food Alfi Salamah

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Islami Udex Mundzir

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.