Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%

Presiden AS Donald Trump ingin Harvard kurangi porsi mahasiswa internasional dengan alasan keamanan nasional.
ErickaEricka29 Mei 2025 Global
Universitas Harvard
Universitas Harvard (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menuai kontroversi setelah meminta Universitas Harvard membatasi jumlah mahasiswa asing hanya 15 persen dari total penerimaan setiap tahun. Pernyataan ini disampaikannya di Gedung Putih pada Rabu (28/5/2025), sebagai bagian dari kebijakan imigrasi dan pendidikan tinggi yang lebih ketat.

Trump menuduh sebagian mahasiswa internasional sebagai “radikal” dan “pembuat onar” yang menurutnya tidak mencintai Amerika Serikat. Ia juga menuntut agar Harvard menyerahkan data lengkap terkait asal negara mahasiswa asing mereka.

“Saya pikir mereka harus memiliki batasan mungkin sekitar 15 persen. Ada banyak orang Amerika yang ingin kuliah di Harvard tetapi tidak dapat diterima karena tempatnya diisi oleh mahasiswa asing,” ujar Trump kepada wartawan.

Menurut data resmi dari Universitas Harvard, pada tahun ajaran 2024–2025 terdapat 6.793 mahasiswa internasional, yang setara dengan 27,2 persen dari total mahasiswa baru. Mahasiswa asal Tiongkok mendominasi dengan sekitar 2.100 orang, disusul India sebanyak 790, Korea Selatan 430, Jepang 260, dan Singapura 150.

Pemerintah AS juga memperketat proses pemberian visa pelajar, dengan alasan keamanan nasional. Bahkan, mulai Selasa (27/5/2025), seluruh wawancara visa pelajar asing di kantor kedutaan AS dihentikan sementara.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya reformasi kampus yang lebih luas oleh pemerintah Trump, terutama terhadap kampus-kampus elite seperti Harvard yang dituding memiliki kecenderungan liberal dan kurang pro-Israel.

Trump menambahkan bahwa mahasiswa asing harus menunjukkan komitmen terhadap nilai-nilai AS jika ingin tetap belajar di negeri tersebut.

“Saya ingin memastikan bahwa mahasiswa asing adalah orang-orang yang dapat mencintai negara kita,” tegasnya.

Langkah ini menuai protes dari berbagai kalangan, termasuk komunitas akademik dan organisasi HAM, yang menilai kebijakan tersebut diskriminatif dan berpotensi mengganggu reputasi universitas-universitas AS sebagai tujuan utama pendidikan global.

Sementara itu, Harvard belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi permintaan Trump.

Donald Trump Kebijakan Pendidikan AS Mahasiswa Internasional Pembatasan Visa AS Universitas Harvard
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Panjang Mei, 603 Ribu Tiket Kereta Terjual
Next Article Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS

Informasi lainnya

Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon

1 April 2026

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

20 Maret 2026

Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam

18 Maret 2026

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina

Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan

Islami Alfi Salamah

Perbedaan Asam Sulfat dan Asam Folat

Kroscek Alfi Salamah

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi