Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Erupsi Gunung Ibu, Warga Diminta Jauhi Kawah Aktif

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 23 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan

Pemerintah bersiap umumkan UMP 2026 pekan depan, namun besarannya dinilai jauh lebih rendah dari tahun ini.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati6 Desember 2025 Ekonomi
UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Harapan pekerja terhadap kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2026 tampaknya akan diuji. Pemerintah mengonfirmasi bahwa aturan UMP 2026 sudah difinalisasi dan siap diumumkan pekan depan.

Namun, sinyal kuat menunjukkan kenaikan kali ini akan jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,5%.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa regulasi terkait UMP 2026 sudah diteken dan tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.

“Regulasi sudah diparaf,” ujar Airlangga di Jakarta, Sabtu (6/12/2025). Meski demikian, ia enggan menyebut tanggal pasti pengumuman tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menambahkan bahwa perhitungan UMP 2026 masih menggunakan formula dalam PP Nomor 51 Tahun 2023, yang merupakan revisi dari PP Nomor 36 Tahun 2021.

Nilai alpha indikator kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi masih dalam proses finalisasi, namun tetap dalam rentang 0,10 hingga 0,30.

“Formula sudah jelas, tinggal menentukan range alpha-nya. Ini yang sedang difinalisasi,” kata Yassierli.

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan kekhawatirannya atas kabar yang menyebutkan kenaikan UMP 2026 bakal lebih rendah. “Bocoran dari sumber terpercaya, kalkulasi upahnya memang turun. Tapi ini belum final,” ujarnya.

Andi Gani juga menyoroti ketidakjelasan formula yang digunakan. Menurutnya, ada kekhawatiran karena simulasi yang beredar mengarah pada pendekatan perhitungan dari International Labour Organization (ILO) yang belum pernah digunakan sebelumnya di Indonesia.

Ia mengingatkan, pendekatan itu lazimnya diterapkan di negara-negara maju dengan struktur ekonomi berbeda.

Kegelisahan pun mulai dirasakan para pekerja. Andi menyebut banyak anggota dewan pengupahan, baik nasional maupun daerah, belum memperoleh kejelasan tentang formula final UMP. “Kalau diumumkan tiba-tiba di akhir tahun, buruh bisa kaget. Ini harus dihindari,” tegasnya.

Seiring mendekatnya waktu pengumuman, kalangan pekerja mendesak pemerintah agar lebih transparan. Selain itu, mereka juga meminta agar UMP 2026 tetap mengedepankan aspek keadilan dan kesejahteraan di tengah inflasi dan beban hidup yang terus meningkat.

Kendati belum diumumkan secara resmi, pembicaraan soal UMP 2026 mulai mengarah pada penurunan proyeksi, dan hal ini bisa berdampak pada tensi hubungan industrial jika tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah.

Ekonomi Nasional Kebijakan Pemerintah Kesejahteraan Buruh UMP 2026 Upah Minimum Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir
Next Article PMI Lepas Kapal Bantuan, 60 Tangki Air Siap Pulihkan Tiga Provinsi

Informasi lainnya

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Profil Ericka

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir

PDIP Pecat Jokowi: Dinamika Baru

Editorial Udex Mundzir

Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau

Editorial Udex Mundzir

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

298 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi