Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

Negara Hukum yang Sistem Hukumnya Dibuat Ruwet

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 24 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

Saat inflasi terus menggerus nilai uang, bertahan dengan celengan adalah strategi usang yang harus segera ditinggalkan.
Alfi SalamahAlfi Salamah21 Januari 2026 Ekonomi
menabung
Ilustrasi Menabung (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Banyak milenial tumbuh dengan prinsip: “hemat pangkal kaya.” Sejak kecil, kita diajarkan untuk menabung di celengan, buku tabungan, atau rekening bank. Prinsip ini dianggap kunci sukses finansial. Tapi kenyataan hari ini sangat berbeda: menabung saja tidak cukup.

Di tengah inflasi, krisis ekonomi, dan naiknya biaya hidup, menaruh uang di tabungan tanpa strategi jelas hanya membuat nilainya menyusut. Investasi kini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Namun sayangnya, kesadaran ini belum menyeluruh terutama di kalangan pekerja muda urban yang merasa gajinya “pas-pasan.”

Realita Keuangan Milenial Hari Ini

Menurut data OJK (2025), sebanyak 68% milenial Indonesia belum memiliki produk investasi formal. Mayoritas hanya menyimpan uang di rekening biasa atau tabungan darurat, yang suku bunganya bahkan kalah dari laju inflasi tahunan (rata-rata 3,5%-4%).

Akibatnya?

Baca Juga:
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%
  • Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah
  • Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi Nasional
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 12 Ruas pada Libur Tahun Baru Hijriah
  • Nilai uang terus menurun seiring waktu.
  • Tidak ada pertumbuhan kekayaan jangka panjang.
  • Milenial makin sulit mengejar mimpi finansial seperti punya rumah, dana pensiun, atau pendidikan anak.

Menabung Itu Aman, Tapi Stagnan

Menabung memang aman tidak berisiko kehilangan pokok dana. Tapi itu juga yang membuatnya tidak berkembang. Dalam 5 tahun, uang Rp10 juta di rekening bisa tetap Rp10 juta (atau naik sedikit karena bunga), tapi daya belinya menurun.

Bandingkan dengan investasi yang terkelola baik: reksa dana pasar uang, saham bluechip, emas digital, atau bahkan obligasi negara. Semua punya risiko, ya tapi juga punya potensi hasil yang jauh melampaui sekadar menabung.

Milenial Butuh Mindset Baru

Satu alasan kuat mengapa banyak milenial enggan berinvestasi adalah takut rugi dan kurang informasi. Ditambah lagi, sistem pendidikan formal jarang membekali generasi muda dengan pemahaman finansial praktis.

Padahal, kini sudah banyak aplikasi investasi yang user-friendly, mulai dari Rp10.000, dengan fitur edukatif. Bahkan beberapa platform mengintegrasikan konten edukasi + simulasi risiko, agar pengguna belajar sambil praktik.

Artikel Terkait:
  • AHY Upayakan Penurunan Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran 2025
  • LPG 3 Kg Tak Lagi Dijual Pengecer, Pemerintah Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
  • Diskon Tiket Pesawat Dongkrak Jumlah Pemudik Udara 2025
  • Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?

Solusi bukan menghapus menabung, tapi menjadikan menabung sebagai langkah awal menuju investasi. Menabung untuk dana darurat, lalu mengalokasikan sisanya untuk instrumen yang memberi hasil jangka panjang.

Perlu Regulasi dan Edukasi yang Seimbang

Pemerintah dan sektor swasta harus lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat muda tentang literasi finansial. Bukan hanya seminar sekali waktu, tapi integrasi kurikulum keuangan dalam pendidikan tinggi dan program kerja.

Selain itu, perlu pengawasan ketat terhadap platform investasi bodong yang justru merusak kepercayaan masyarakat. Kita butuh ekosistem investasi yang aman, transparan, dan inklusif.

Sebagai Pondasi Awal

Menabung tetap penting, tapi hanya sebagai pondasi awal. Di era ketidakpastian seperti sekarang, milenial harus lebih cerdas mengelola uang dengan memadukan tabungan dan investasi. Karena jika tidak, impian finansial hanya akan jadi wacana, sementara waktu dan nilai uang terus berkurang.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenpar Gandeng Prancis Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
  • QRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua
  • Singapura Hentikan Ekspor Babi dari Batam karena Flu Babi Afrika
Finansial Milenial Investasi Anak Muda Literasi Keuangan Menabung Vs Investasi Strategi Uang 2026
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePalworld, Game Gado-Gado yang Viral
Next Article Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ramadhan Terbaik

Islami Syamril Al-Bugisyi

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

THR 2025 Cair Lebih Cepat, Siapkan Rencana Anda!

Bisnis Assyifa

Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi