Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

142 Negara Dukung Deklarasi PBB Soal Palestina-Israel

Tepuk tangan menggema di ruang sidang PBB ketika mayoritas negara menyepakati peta jalan perdamaian Palestina-Israel.
ErickaEricka13 September 2025 Global
Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

New York – Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (12/9/2025) menandai momen bersejarah ketika 142 negara anggota mendukung Deklarasi New York yang menegaskan solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik berkepanjangan Palestina–Israel. Keputusan ini lahir dari konferensi internasional di Markas Besar PBB yang digelar Juli lalu, diprakarsai oleh Prancis dan Arab Saudi.

Dari 193 anggota, 10 negara menolak deklarasi ini, termasuk Israel dan Amerika Serikat, sementara 12 negara memilih abstain. Dukungan mayoritas dianggap sebagai sinyal kuat dunia internasional terhadap urgensi perdamaian di Timur Tengah. Deklarasi tersebut memuat sejumlah poin penting, mulai dari gencatan senjata di Gaza, pembebasan sandera, hingga pembentukan negara Palestina yang berdaulat.

“Deklarasi New York memberikan peta jalan nyata untuk mewujudkan Solusi Dua Negara,” ujar Duta Besar Prancis untuk PBB, Jerome Bonnafont, sebelum pemungutan suara berlangsung. Ia menegaskan bahwa dokumen ini menuntut perlucutan senjata Hamas, pembaruan tata pemerintahan di Gaza, serta normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dengan negara-negara Arab.

Namun, penolakan keras datang dari Israel. Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menilai deklarasi tersebut tidak membawa langkah konkret menuju perdamaian. “Deklarasi sepihak ini tidak akan dikenang sebagai langkah menuju perdamaian, melainkan hanya gestur kosong lain yang melemahkan kredibilitas Majelis ini,” tegas Danon. Ia bahkan menyebut Hamas sebagai pihak yang paling diuntungkan dari dukungan internasional ini, dengan merujuk pada serangan 7 Oktober 2023.

Deklarasi New York hadir di tengah eskalasi konflik yang masih berlangsung di Gaza, dengan korban sipil yang terus bertambah dan prospek perdamaian yang semakin kabur. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menegaskan dalam pernyataan pembuka konferensi Juli lalu bahwa inti perdamaian di kawasan terletak pada implementasi solusi dua negara. “Israel dan Palestina harus bisa hidup berdampingan dalam damai, merdeka, dan aman,” kata Guterres.

Dengan mayoritas dukungan internasional, Deklarasi New York dipandang sebagai pijakan baru, meski tantangan besar masih menghadang, terutama menyangkut penerapan di lapangan. Meski ditolak sebagian pihak, dokumen ini tetap dianggap sebagai momentum penting dalam upaya membangun perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.

Deklarasi New York Konflik Timur Tengah Palestina-Israel PBB Solusi Dua Negara
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePramono Tegaskan Tanggul Beton Cilincing Bukan Urusan DKI
Next Article Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah

Calon Kalah Kolom Kosong, Maju Lagi?

Opini Udex Mundzir

Peran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik

Opini Alfi Salamah

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.