Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Masalah Pengelolaan Menghantui Koperasi di Kabupaten Paser: 47% Koperasi Tidak Aktif

Dari 336 koperasi sekitar 47 persen atau 161 koperasi tidak aktif karena persoalan pengelolaan,” kata Yusuf di Tanah Grogot
Adit MusthofaAdit Musthofa12 Juli 2023 Daerah
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser, Yusuf dan jajaran (Antara/R.Wartono)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Paser – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser, Yusuf mengungkapkan bahwa dari total 336 koperasi di Kabupaten Paser, sebanyak 161 koperasi sudah tidak beroperasi lagi dikarenakan masalah pengelolaan.

“Dari 336 koperasi sekitar 47 persen atau 161 koperasi tidak aktif karena persoalan pengelolaan,” kata Yusuf di Tanah Grogot, Rabu (12/7/2023).

Oleh karena itu kata dia, Pemerintah Kabupaten Paser terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia atau SDM untuk pengelola koperasi.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan di antaranya melakukan pelatihan. Tahun ini telah dua kali melakukan pembinaan kepada pengurus koperasi.

Diharapkan dengan pelatihan tersebut pengurus koperasi dapat memahami bagaimana mengelola koperasi agar bisa bertahan.

Yusuf menjelaskan di Kabupaten Paser baru 27 koperasi atau sekitar delapan persen yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Banyak koperasi yang belum melaksanakan RAT, dikarenakan sebagian pengurus tidak memahami bagaimana manajemen laporan keuangan koperasi,” katanya.

Baca Juga:
  • Keren, Pria di Kabupaten Blitar Ciptakan Benih Jagung Sesuai Keinginan Petani
  • Gubernur Kaltim Isran Noor Industri Kelapa Sawit Bukan Penyebab Kerusakan Hutan
  • Pemkab Kukar Ingin BBM SKK Migas Disuplai Lokal
  • Kasus Pelajar Blitar Tewas di Sekolah, Pelaku Diperiksa Kejiwaan

Persaingan Koperasi di Era Digitalisasi Bisa Lebih Maju

Menurutnya, persaingan di era digitalisasi saat ini menuntut koperasi harus lebih maju dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Dengan demikian koperasi sebagai badan usaha bisa bersaing dengan pelaku ekonomi lain.

“Yang paling utama diperlukan, koperasi harus dikelola secara profesional serta tanggungjawab agar bisa terus berkembang,” tegasnya.

Sementara itu akademisi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Tanah Grogot, Asman, S.P, M.P, mengatakan setidaknya ada tiga faktor yang mempengaruhi kemajuan koperasi di daerah.

“Pertama adalah sumber daya manusia pengelola koperasi,” kata Asman

Asman yang merupakan Dekan Pertanian dan Bisnis Digital UMKT menilai kemampuan SDM akan berdampak pada kemajuan koperasi. Karena itu ia mendorong pemerintah daerah aktif melakukan pembinaan kepada pengurus koperasi.

Manajemen yang Koperasi yang Baik Sangat Menentukan

Lanjut Asman, faktor kedua yang membuat koperasi bisa maju adalah adanya manajemen atau tata kelola koperasi yang baik. Manajemen yang baik sangat berkaitan dengan kualitas SDM.

Dukungan Stakeholder

“Faktor ketiga adalah dukungan stakeholder dari pemerintah pusat dan daerah terhadap kemajuan koperasi,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Dukung Pemulihan Ekonomi Nelayan, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kapal
  • Penumpang Bandara Soetta Tembus 168 Ribu Saat Arus Balik
  • Dorong Inklusi Keuangan, OJK Luncurkan Program LAYARKU di Kapal Phinisi
  • Harmoni Bakti Religi, Polwan Polres Blitar Sambut Hari Jadi Polwan Ke-75

Diketahui, tema Hari Koperasi Indonesia tahun 2023 adalah “Bangga Berkoperasi Indonesia Maju,”.

Mengingat saat ini adalah era digitalisasi, Asman berpendapat sudah seharusnya koperasi mengarah pada digitalisasi agar akrab dan mudah diterima oleh generasi muda.

“Seharusnya sudah ke arah digitalisasi, mau tidak mau. Karena bisa memangkas biaya operasional, memudahkan pelayanan, apalagi sesuai dengan rencana daerah Mewujudkan Smart City,” terang Asman.

Menurutnya, kedudukan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, tidak bisa terbantahkan peran generasi muda untuk melakukan revitalisasi koperasi.

“Generasi muda saat ini cenderung berpikir realistis dan konkret terhadap sesuatu,” katanya.

Ia mengumpamakan soal pertanian, saat ditawarkan program pertanian kepada generasi muda, mereka tidak bisa langsung menerimanya, ‘ayo bertani’, tapi harus diperlihatkan bukti atau hasil nyata dari pertanian yang modern, baru mereka akan tertarik.

Jangan Lewatkan:
  • Wagub Kaltim Seno Aji: Prioritaskan Honorer, Stop Rekrutmen Baru
  • Gowes Pore Kukar 2025, Dari Eselon II hingga Pembalap Jakarta
  • Kaltim Gebyar Pajak 2023: Seribu Wajib Pajak di Balikpapan Raih Hadiah Rp4 Juta
  • Cegah Ledakan Kasus, Kukar Gelar Vaksinasi DBD Massal

Asman meyakini digitalisasi memiliki daya tarik bagi generasi muda untuk berkecimpung dalam dunia koperasi.

“Contoh, sebuah koperasi digital seperti pinjaman online (pinjol) yang saat ini banyak digunakan generasi muda. Harusnya koperasi  bisa diarahkan seperti itu,” kata Asman.

Digitalisasi Kabar Paser Koperasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKutai Timur Raih Penghargaan Pembinaan Koperasi dan UMKM Terbaik Se-Kaltim
Next Article Pemilih dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Bisa Ikut Pemilu 2024

Informasi lainnya

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

UU TNI Disahkan, Sipil Terancam Diam

Editorial Udex Mundzir

Tetap Personal Branding, Tapi Jaga Privasi

Daily Tips Assyifa

Keunikan Budaya dan Kemajuan Teknologi, Inilah Keistimewaan Jepang

Travel Alfi Salamah

Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Travel Ericka

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi