Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 2 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menjadi Kepala Daerah

Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi30 Agustus 2024 Refleksi 373 Views
Menjadi kepala daerah
Ilustrasi: "Mahkota" Kepala Daerah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pemilukada serentak pada tahun 2024 telah melewati tahapan pendaftaran bakal calon pada 29 Agustus 2024. Banyak orang yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala daerah. Mereka diajukan oleh parpol atau jalur independen. Setelah itu akan melalui tahapan lanjutan. Pencoblosan akan dilaksanakan pada tanggal 27 Nopember 2024 serentak di 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.

Mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala daerah berarti siap menerima kepercayaan dari rakyat untuk menjadi pemimpin yang memiliki kekuasaan besar di daerah. Siap mengemban amanah untuk berbuat lebih banyak. Namun di balik amanah, jangan lupa bahwa ada pertanggungjawaban.

Imam Al Ghazali sekitar 1000 tahun yang lalu pernah bertanya kepada muridnya “apa yang paling berat?”. Ternyata yang paling berat bukan benda yang berat jenisnya besar seperti besi, baja dan sebagainya atau ukurannya besar seperti bumi, matahari dan lainnya.

Tetapi kata Al Ghazali yang paling berat adalah amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan. Hanya manusia saja yang diberi amanah dan harus dipertanggungjawabkan. Binatang dan tumbuhan tidak.

Baca Juga:
  • Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat
  • Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan
  • Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z
  • Bonus di Perguruan Tinggi: Kewajiban Institusi Pendidikan

Apakah amanah itu? Secara bahasa, amanah dapat diartikan sesuatu yang dipercayakan atau kepercayaan. Amanah juga berarti titipan (al-wadi‘ah). Amanah adalah lawan dari khianat.

Makna sederhana dari amanah yaitu jabatan. Kebanyakan manusia sangat senang dengan amanah dalam bentuk jabatan sehingga berlomba-lomba untuk mendapatkannya dan mengadakan syukuran jika berhasil meraihnya. Saat naik pangkat dan jabatan orang mengucapkan “Alhamdulillah” karena senang.

Jarang manusia yang mendapat amanah jadi takut, sedih, menangis dan mengucapkan “innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un” seperti yang dilakukan oleh Umar bin Abdul Aziz saat diangkat menjadi khalifah. Padahal jabatan sebagai amanah jika diselewengkan akan menjadi jalan menuju neraka.

Langkah sederhana agar dapat menjadi orang yang amanah yaitu luruskan niat dan jangan lupa diri. Camkan dalam diri bahwa menjadi pejabat bukan untuk kepentingan diri sendiri, keluarga dan kelompok. Tapi untuk kepentingan rakyat.

Artikel Terkait:
  • Pramuka Indonesia: Dukungan Solidaritas untuk Palestina
  • Agar Generasi Z tidak Mencemaskan
  • Tombol Motivasi
  • Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Selanjutnya harus sadar semuanya sementara, titipan, bukan milik kita sehingga kelak harus dikembalikan kepada yang punya dan dipertanggungjawabkan. Dengan demikian kita menjadi manusia yang berhati-hati dalam berucap, bersikap dan bertindak.

Selanjutnya, pahami batas-batas dari amanah tersebut. Mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh. Jika tidak boleh, batas itu jangan dilanggar. Kenapa orang melanggar batas? Biasanya karena orang lebih mengutamakan hawa nafsunya, membela diri, keluarga dan kelompoknya. Tergoda oleh kesenangan dunia meski melanggar agama dan merugikan orang lain dan menyengsarakan rakyat.

Semoga Allah memberikan kekuatan dan hidayah kepada kita agar dapat menjadi orang yang amanah meniru salah satu sifat utama Rasulullah sehingga beliau digelari Al Amin, orang yang dapat dipercaya. Semoga Pemilukada serentak 2024 ini dapat menghasilkan kepala daerah yang amanah. Siap menjadi pemimpin yang membela kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi, keluarga dan partai.

Jangan Lewatkan:
  • Growth Mindset
  • Modal Waktu
  • Memahami Kuasa Pengampunan Negara
  • Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?
Catatan Syamril Pilkada 2024
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDaun Kemangi Lebih dari Sekedar Pelengkap Hidangan
Next Article 550 Mahasiswa Meriahkan OSMB Program Sarjana dan Diploma UT Bandung 2024/2025 di Tasikmalaya

Informasi lainnya

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

6 September 2026

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

18 Januari 2026

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

1 Agustus 2025

Musik AI Tanpa Hak Cipta

27 Juli 2025
Paling Sering Dibaca

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Diesel X: BBM Baru Pertamina yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Techno Assyifa

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Editorial Udex Mundzir

Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah

Islami Alfi Salamah

Ironi di Balik Program Bergizi

Perspektif Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi