Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Penemuan Arsip Sejarah Kerajaan Sadurengas di Kabupaten Paser

Salah satu arsip sejarah yang ditemukan adalah tentang kerajaan Darul Aman atau yang dikenal dengan Kerajaan Sadurengas
Adit MusthofaAdit Musthofa25 Juli 2023 Daerah
Salah satu arsip sejarah yang ditemukan adalah tentang kerajaan Darul Aman atau yang dikenal dengan Kerajaan Sadurengas (antr)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Paser – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Paser di Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah melakukan penelusuran dan berhasil menemukan beberapa arsip yang berkaitan dengan sejarah Kabupaten Paser.

“Salah satu arsip sejarah yang ditemukan adalah tentang kerajaan Darul Aman atau yang dikenal dengan Kerajaan Sadurengas,” kata Sub Koordinator Seksi Akuisisi, Deposit dan Arsiparis DKP Paser, Marwan Natsir di Tanah Grogot, Selasa (18/7/2023).

Dari arsip yang ditemukan itu, kata Marwan, Kerajaan Sadurengas membawahi  wilayah Kabupaten Paser,  Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kota Balikpapan, dan dua wilayah yang saat ini berada di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Kabupaten Pamukan atau Tanah Bumbu dan Kota Baru.

Arsip lain yang ditemukan dalam penelusuran DKP Paser adalah arsip Kabupaten Paser berbahasa belanda yang termuat dari Statblad tahun 1898 nomor 178 tentang afdelling Paser en de tanah boemboe dan arsip Ratu Aji putri Botung atau Ratu Aji putri Petong serta arsip jumlah penduduk Kaltim-Kalsel tahun 1873 yakni surat dari residen Kalimantan Timur – Kalimantan Selatan kepada Gubernur Jenderal Hindia.

“Dalam arsip itu jumlah penduduk disebutkan jumlah penduduk Pagatan, Sabambar, Tanah Boemboe, Pasier, Koetai, Sambalireng, Gunung Tabur, dan Bulungan pada tahun 1873 berjumlah 450.000 orang,” kata Marwan.

Dikemukakannya, hasil temuan penelusuran arsip sejarah Kabupaten Paser  akan digandakan untuk disimpan di kantor arsip daerah.

“Sementara baru arsip-arsip ini yang  kami temukan, kemungkinan masih ada arsip lain,” katanya.

Marwan mengungkapkan, direncanakan pada tahun 2024, jika arsip sudah lengkap akan dibuat buku citra Satelit Kabupaten Paser.

Dia berharap anggaran penggandaan arsip yang sudah diusulkan ke Pemda Paser pada APBD Perubahan bisa diakomodir.

“Karena arsip ini dokumen penting dan bermanfaat bagi penelitian ataupun mahasiswa yang ingin membuat skripsi tentang Kabupaten Paser,” ujar Marwan.

ANRI DKP Kabar Paser
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article6.000 Boks Daging Kambing Dam Tiba Setelah Hari Kemerdekaan
Next Article Konsul Haji Indonesia dan Singapura Berbagi Pengalaman Haji

Informasi lainnya

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Bukan Sekadar Angka Kemiskinan

Editorial Udex Mundzir

Vitamin Syukur

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir

10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

Food Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor