Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dukung Guru Penggerak, Samarinda Wujudkan Pendidikan Berkarakter Pancasila

Samarinda saat ini telah memiliki 77 orang guru penggerak dan 108 calon guru penggerak, sehingga totalnya ada 185 orang guru
Adit MusthofaAdit Musthofa25 Juli 2023 Daerah
sosialisasi program guru penggerak di samarinda kaltim
Kegiatan Sosialisasi Program Guru Penggerak untuk Mewujudkan Pelajar Pancasila di Samarinda, Kalimantan Timur. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda, di Provinsi Kalimantan Timur, memberikan dukungan untuk program pendidikan kepemimpinan kepada para guru, dengan tujuan agar mereka menjadi penggerak dalam mewujudkan siswa yang berkompeten secara global dan memiliki perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Ki Hadjar Dewantara menegaskan bahwa tujuan dari pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pemerintah mencetuskan pendidikan karakter untuk menguatkan karakter anak bangsa,” tutur Wali Kota Samarinda, Andi Harun pada kegiatan Sosialisasi Program Guru Penggerak untuk Mewujudkan Pelajar Pancasila di Samarinda, Selasa (25/7/2023).

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan para guru mempunyai tugas yang besar dalam membentuk kualitas generasi bangsa, tidak hanya dari aspek kognitif saja namun juga dari aspek karakternya.

Andi Harun berharap program guru penggerak mampu membentuk para pemimpin pendidikan masa depan, yang mampu mendorong tumbuh kembang siswa secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan guru di sekitarnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada siswa, serta menjadi teladan dan agen transformasi pendidikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan sejak sepuluh tahun terakhir pemerintah menggencarkan Gerakan Nasional Pendidikan secara intensif di seluruh sekolah Indonesia. Pemerintah menyadari bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental yang memperkuat pendidikan karakter semestinya dilaksanakan oleh semua, bukan saja terbatas pada sekolah-sekolah binaan, sehingga peningkatan kualitas pendidikan yang adil dan merata dapat segera terjadi.

Baca Juga:
  • Blackout Bali Picu Evaluasi Direksi PLN oleh Pengamat Publik
  • Kanal Pengaduan Pemkab Sidoarjo, Call Center 112 dan SP4N Lapor Kembali Tunjukkan Eksistensinya
  • Dari Penghancuran 3 Kg sabu sampai Pertamina pusat pindah ke Balikpapan
  • Edi – Rendi Bumikan Sholawat di Kukar

Terkait dengan Profil Pelajar Pancasila, Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda terus berupaya untuk mencetak penerus bangsa yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, sesuai dengan arahan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim yang telah menetapkan enam indikator Profil Pelajar Pancasila.

Keenam indikator tersebut ialah berakhlaq mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan berkebhinekaan global. Tidak ada keraguan lagi bahwa guru menjadi salah satu perang penting dalam mewujudkan keberhasilan proses pendidikan.

Kepala Balai Guru Penggerak Kaltim, Wiwik Setiawati mengatakan bahwa Samarinda saat ini telah memiliki 77 orang guru penggerak dan 108 calon guru penggerak. Sehingga totalnya ada 185 orang guru.

“Kalau bicara rasio antara jumlah guru penggerak dibanding jumlah guru yang ada di Samarinda tentu masih sangat jauh,”ujar Wiwik. Oleh karenanya dia mengajak para guru untuk bersemangat mendaftarkan diri mereka menjadi guru penggerak.

Sementara itu Wakil ketua komisi 10 DPR-RI yang membidangi Pendidikan, Riset, Olah Raga, dan Kepariwisataan, Hetifah Sjaifudian, mengingatkan saat ini kualitas pendidikan di Indonesia masih tertinggal dari negara lain di Asia Tenggara. Hal ini harus membuat kita terus berjuang meningkatkannya.

Artikel Terkait:
  • Seno Aji Ajak seluruh Masyarakat Dukung Pj Gubernur Kaltim
  • Hujan Deras, Petir, dan Angin Kencang Mengancam Empat Kabupaten di Kaltim
  • PLN Berikan Pelatihan Kelistrikan dan Fotografi Gratis bagi Warga
  • Bukan Sembunyi atau Lari, Gus Barra Temui Pendemo

Apalagi di era globalisasi ini ujar Hetifah, orang luar negeri terbuka peluang untuk bekerja di negara kita termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jika bangsa kita sampai ketinggalan, maka bisa saja kalah bersaing dengan tenaga ahli dari luar.

Hetifah mengingatkan jangan ada lagi anak bangsa yang terkendala dana dalam melanjutkan pendidikannya.

Sebagai wakil rakyat dia telah berupaya memperjuangkan banyak beasiswa yang sampai saat ini masih terus dijalankan. Ada trilyunan rupiah yang telah dianggarkan pemerintah untuk beasiswa pendidikan ini.

Jangan Lewatkan:
  • Ketua DPRD Kutim Ajak Pemuda Jadi Pilar Bangsa
  • Wujud Kepedulian dan Kasih Sayang, Satlantas Polres Blitar Lakukan Sambang Dialogis ke Anggota
  • Pengemasan Produk Jadikan UMKM Susah untuk Bersaing di Pasar
  • Ciptakan Kondusifitas, Polres Blitar Gelar Patroli ke Wilayah

Dia meminta para guru agar jangan ragu-ragu menyampaikan kepada pihaknya jika ada anak didik yang terkendala dalam melanjutkan pendidikan mereka berkaitan dengan persoalan biaya.

Andi Harun Hetifah Sjaifudian Kabar Samarinda
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePuluhan Pelaku UKM Kaltim Mengikuti Latihan Pengolahan Pangan
Next Article BPKH Salurkan Rp 130,2 M untuk Program Kemaslahatan 2022

Informasi lainnya

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Self Healing, Tren atau Pelarian?

Happy Alfi Salamah

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Menyusuri Heningnya Hutan Bambu Arashiyama

Travel Alfi Salamah

Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi