Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 23 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Pasca penutupan Bukalapak, persaingan e-commerce di Indonesia semakin terfokus pada lima pemain utama.
AssyifaAssyifa10 Januari 2025 Ekonomi
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pasar e-commerce di Indonesia kini dikuasai oleh lima platform utama, yaitu Shopee, Tokopedia-TikTok, Lazada, Blibli, dan Orami, pasca penutupan layanan Bukalapak. Persaingan ketat dan inovasi menjadi faktor utama dalam mempertahankan posisi di industri ini.

Menurut Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, peta persaingan e-commerce di Indonesia terbagi menjadi tiga lapisan. Shopee dan Tokopedia-TikTok berada di lapisan teratas, Lazada dan Blibli di lapisan menengah, sementara Orami memimpin di segmen e-commerce lokal kecil. “E-commerce di Indonesia memang sudah terdiri dari tiga lapisan besar yang jaraknya cukup jauh,” jelas Nailul pada Jumat (10/1/2025).

Shopee dan Tokopedia-TikTok mendominasi pasar dengan strategi agresif, seperti pembakaran uang (burning money) untuk promosi besar-besaran, serta inovasi live shopping. Berdasarkan data Similarweb, Shopee mencatat 110,5 juta kunjungan per bulan, jauh di atas Tokopedia dengan 39,4 juta kunjungan.

Baca Juga:
  • Pertamina dan Petronas Merger untuk Akuisisi Saham Shell di Blok Masela
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor
  • Indonesia Cetak Rekor Produksi Beras, Teratas di ASEAN
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji

“Strategi bakar uang ini masih efektif karena mayoritas konsumen di Indonesia adalah price-oriented,” ungkap Nailul.

Lazada dan Blibli, yang berada di lapisan menengah, juga terus berinovasi meski tidak seagresif dua pemimpin pasar. Penutupan Bukalapak menjadi pelajaran penting tentang pentingnya adaptasi dalam persaingan ini.

Di sisi lain, Orami, sebagai salah satu e-commerce lokal, terus bertahan dengan melayani segmen pasar tertentu. Meski berskala kecil, Orami tetap memiliki pangsa pasar yang signifikan dalam kategori ini.

Artikel Terkait:
  • DPR Sahkan Revisi UU BUMN, Atur Danantara dan Privatisasi
  • Rupiah Menguat Tipis Akibat Prospek Suram Ekonomi AS
  • Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

Pasar e-commerce Indonesia yang menyumbang US$ 53,8 miliar pada 2023, dengan Shopee memimpin pangsa pasar sebesar 40%, diikuti Tokopedia (30%), TikTok Shop (11%), Lazada (9%), dan Blibli (4%), mencerminkan dominasi besar lima pemain ini.

Industri ini terus bertumbuh dengan inovasi sebagai kunci utama. Para pemain diharapkan mampu menjaga daya saing dan stabilitas operasional demi mendukung ekonomi digital Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026
Blibli E-Commerce Indonesia Lazada Shopee Tokopedia-TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
Next Article Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Amalan Agar Bisa Berjodoh dengan Orang yang Dicintai

Daily Tips Ericka

B.J. Habibie: Arsitek Kebebasan Pers Indonesia

Profil Ericka

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi