Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Pasca penutupan Bukalapak, persaingan e-commerce di Indonesia semakin terfokus pada lima pemain utama.
AssyifaAssyifa10 Januari 2025 Ekonomi
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pasar e-commerce di Indonesia kini dikuasai oleh lima platform utama, yaitu Shopee, Tokopedia-TikTok, Lazada, Blibli, dan Orami, pasca penutupan layanan Bukalapak. Persaingan ketat dan inovasi menjadi faktor utama dalam mempertahankan posisi di industri ini.

Menurut Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, peta persaingan e-commerce di Indonesia terbagi menjadi tiga lapisan. Shopee dan Tokopedia-TikTok berada di lapisan teratas, Lazada dan Blibli di lapisan menengah, sementara Orami memimpin di segmen e-commerce lokal kecil. “E-commerce di Indonesia memang sudah terdiri dari tiga lapisan besar yang jaraknya cukup jauh,” jelas Nailul pada Jumat (10/1/2025).

Shopee dan Tokopedia-TikTok mendominasi pasar dengan strategi agresif, seperti pembakaran uang (burning money) untuk promosi besar-besaran, serta inovasi live shopping. Berdasarkan data Similarweb, Shopee mencatat 110,5 juta kunjungan per bulan, jauh di atas Tokopedia dengan 39,4 juta kunjungan.

Baca Juga:
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius
  • UMP Jakarta 2025 Naik Rp 329.380, UMSP Masih Tertunda
  • Diversifikasi Ekspor: Indonesia Bidik Pasar Uni Eropa dan BRICS
  • Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret

“Strategi bakar uang ini masih efektif karena mayoritas konsumen di Indonesia adalah price-oriented,” ungkap Nailul.

Lazada dan Blibli, yang berada di lapisan menengah, juga terus berinovasi meski tidak seagresif dua pemimpin pasar. Penutupan Bukalapak menjadi pelajaran penting tentang pentingnya adaptasi dalam persaingan ini.

Di sisi lain, Orami, sebagai salah satu e-commerce lokal, terus bertahan dengan melayani segmen pasar tertentu. Meski berskala kecil, Orami tetap memiliki pangsa pasar yang signifikan dalam kategori ini.

Artikel Terkait:
  • PKS Ingatkan Dampak PHK Massal: Ekonomi Bisa Lesu
  • Zulkifli Hasan Targetkan 80 Ribu Kopdes Tumbuh Dua Bulan
  • Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD

Pasar e-commerce Indonesia yang menyumbang US$ 53,8 miliar pada 2023, dengan Shopee memimpin pangsa pasar sebesar 40%, diikuti Tokopedia (30%), TikTok Shop (11%), Lazada (9%), dan Blibli (4%), mencerminkan dominasi besar lima pemain ini.

Industri ini terus bertumbuh dengan inovasi sebagai kunci utama. Para pemain diharapkan mampu menjaga daya saing dan stabilitas operasional demi mendukung ekonomi digital Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Ekspor Produk Halal Indonesia ke Australia Tembus Rp2,5 Triliun
  • Batalnya Diskon Listrik, DPR Nilai Pemerintah Beri Harapan Palsu
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu
Blibli E-Commerce Indonesia Lazada Shopee Tokopedia-TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
Next Article Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah

Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Bisnis Assyifa

Tips Move On Ala Ustaz Hanan Attaki

Islami Assyifa

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi