Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Merdeka Jiwa

Untuk meraih merdeka jiwa butuh perjuangan hijrah atau berpindah menuju kondisi yang lebih baik
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi16 Agustus 2024 Refleksi
HUT RI Ke-79
Ilustrasi Merdeka (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tema yang diusung untuk HUT RI ke-79 ini adalah ‘Nusantara Baru Indonesia Maju’. Tema ini dipilih karena HUT RI ke -79 bertepatan dengan tiga momen penting bagi negara Indonesia yaitu penyambutan ibu kota baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), momen pergantian presiden, serta menuju Indonesia Emas 2045.

Harapan kemerdekaan yang memajukan dapat diraih jika kita tidak hanya merdeka raga tapi juga merdeka jiwa. Mengapa merdeka jiwa?

Perjuangan merdeka di era sekarang bukan lagi merdeka fisik tapi merdeka jiwa. Bukan lagi melawan penjajah dengan mengangkat senjata. Tapi berjuang menyucikan jiwa dengan melawan hawa nafsu serakah.

Merdeka jiwa berarti memberi ruang yang besar kepada pengembangan potensi yang Allah telah anugerahkan kepada manusia. Pendidikan salah satu jalurnya. Untuk itu butuh pendidikan yang memerdekakan. Tidak mengungkung dan membelenggu.

Baca Juga:
  • Bonus di Perguruan Tinggi: Kewajiban Institusi Pendidikan
  • Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan
  • Menjadi Kepala Daerah
  • Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Kemerdekaan membutuhkan pendidikan yang memanusiakan manusia. Mendorong dan menfasilitasi manusia berkembang menuju keadaan terbaiknya sesuai fitrah, bakat dan minatnya.

Merdeka jiwa berarti membebaskan manusia dari belenggu hawa nafsu yang membuatnya lupa diri sehingga bersifat seperti binatang yang buas, egois, suka berkelahi dan menumpahkan darah sesamanya. Hawa nafsu yang membuatnya menuhankan harta, tahta dan cinta sehingga menghalalkan segala cara untuk meraihnya. 

Mereka yang merdeka jiwanya akan mencari harta, tahta dan cinta dengan cara yang benar. Mencari harta yang halal sehingga jauh dari korupsi. Meraih tahta kekuasaan dengan fair dan jauh dari fitnah lawan politik. Meraih cinta yang suci dan jauh dari cinta palsu dan pencitraan.

Artikel Terkait:
  • Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z
  • AI Menghapus Pekerjaan Manusia?
  • Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?
  • Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Untuk meraih merdeka jiwa butuh perjuangan hijrah atau berpindah menuju kondisi yang lebih baik. Berpindah untuk mendekatkan diri kepada Allah sehingga jiwa kembali suci karena dihiasi dengan kebaikan, kebenaran dan keindahan. Juga jauh dari segala kemaksiatan, kejahatan, kebencian dan penindasan.

Selamat merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Semoga semangat kemerdekaan membuat diri kita merdeka jiwa agar dapat mewujudkan Indonesia Maju. Dapat menyiapkan generasi baru menuju Indonesia Emas 2045.

Jangan Lewatkan:
  • Musik AI Tanpa Hak Cipta
  • Vitamin Syukur
  • Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini
  • Unwanted Leader
Catatan Syamril HUT RI ke-79 Ibu Kota Nusantara Indonesia Merdeka Menuju Indonesia Emas 2045
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHari Pramuka Ke-63, Ma’ruf Amin: Pramuka Berjiwa Pancasila, Garda Terdepan NKRI
Next Article Pesantren Pramuka Khalifa Lantik Akmal Abror Jadi Penggalang Ramu

Informasi lainnya

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

18 Januari 2026

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

1 Agustus 2025

Musik AI Tanpa Hak Cipta

27 Juli 2025

Prabowo Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Fasilitas IKN

23 Januari 2025
Paling Sering Dibaca

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir

Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Bisnis Assyifa

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Growth Mindset

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi