Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Vitamin Syukur

Lihatlah organ dan sistem tubuh lain yang masih sehat, syukurilah itu
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi5 Oktober 2024 Refleksi
Vitamin Syukur
Ilustrasi Vitamin Syukur
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Penelitian tentang dampak vitamin syukur terhadap kesehatan dilakukan di AS, Jepang dan Kanada. Beberapa orang penderita sakit jantung diminta berterima kasih setiap hari kepada orang-orang yang telah berbuat baik kepadanya. Setelah 14 hari hasilnya menakjubkan. Terjadi penurunan sel marker indikator sakit otot jantung. Pada penelitian lain dilakukan selama 21 hari. Dampaknya bersyukur membuat lebih cerdas. Juga gelombang otak dominan pada Alpha yang memberikan ketenangan hidup dan berpikir lebih kreatif.

Cerita di atas disampaikan oleh dr. Asep Hermana pada acara MQ Pagi Sabtu 5 Oktober 2024. Meskipun dampak syukur demikian besar, pada kenyataannya kebanyakan manusia tidak bersyukur. Allah mengatakan dalam al Qur’an “sangat sedikit di antara hamba Ku yang mau bersyukur” (Q.S. Saba’: 13). Bahkan di Q.S Ar Rahman diulang 31 kali ayat yang berbunyi “maka nikmat Tuhan Mu yang manakah yang engkau dustakan?”

Penelitian tentang dampak vitamin syukur terhadap kesehatan dilakukan di AS, Jepang dan Kanada.Dia menganggap apa yang dinikmatinya itu hal yang biasa dan wajar. Saat duduk santai dapat menghirup oksigen dengan baik, itu biasa dan wajar karena setiap hari juga demikian. Dapat melihat, berjalan, berbicara dan sebagainya juga dianggap hal yang biasa.

Agar dapat merasa diberi nikmat oleh Allah, menurut dr. Asep Hermana ada tiga cara. Pertama, melalui ilmu. Mengetahui bagaimana mekanisme manusia bernafas dengan paru-paru, melihat dengan mata, berjalan dengan kaki dan lain sebagainya. Jika tahu hal tersebut demikian rumit melalui proses yang luar biasa maka manusia akan mudah merasakan Allah memberinya nikmat yang sangat besar.

Baca Juga:
  • Manusia Bersifat Air
  • Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini
  • Menjadi Kepala Daerah
  • Ujian Jabatan

Cara kedua, simulasikan apa yang terasa jika nikmat itu hilang. Coba lakukan saat bangun pagi tutup mata sehingga tidak bisa melihat. Bagaimana rasanya berjalan, membuka pintu kamar mandi, mencari sikat dan pasta gigi dan melakukan aktivitas rutin lain di pagi hari. Apa sulit atau mudah? Tentu saja sulit. Itu baru satu nikmat yang disimulasikan hilang. Bagaimana jika juga tidak bisa berjalan? Tentu lebih sulit lagi.

Cara ketiga, mendapatkan musibah secara nyata bukan lagi simulasi. Tiba-tiba sakit sehingga sesak nafas dan harus pakai tabung oksigen dan ventilator seperti saat Covid-19 lalu. Jatuh dan cedera sehingga tidak bisa berjalan. Hanya bisa berbaring di tempat tidur. Saat hal itu terjadi maka pasti terasa bahwa selama ini Allah memberikan nikmat yang banyak. Akan mudah bersyukur apalagi saat kembali sehat seperti sedia kala.

Kondisi kedua yaitu sulit bersyukur. Apa penyebabnya? Menurut dr. Asep Hermana, penyebab manusia sulit bersyukur karena gagal atau salah fokus. Jika sakit gigi maka fokusnya pada gigi yang sakit. Tentu saja akan merasa sangat menderita. Bagaimana caranya agar tidak merasa menderita dan bisa bersyukur?

Artikel Terkait:
  • Musik AI Tanpa Hak Cipta
  • Bebas Bertanggung Jawab
  • 4 Ethos, 4 Jusuf
  • AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Geser fokus dari negatif ke positif. Allah memberi gigi sebanyak 32. Jadi hanya 1 gigi yang sakit. Masih ada 31 gigi yang sehat. Fokus kepada gigi yang sehat dan syukurilah itu. Dalam diri manusia ada banyak organ dan sistem. Ada sistem pernafasan, syaraf, motorik, dan lainnya. Bukan hanya pencernaan. Lihatlah organ dan sistem tubuh lain yang masih sehat. Syukurilah itu.

Dengan cara menggeser fokus pikiran maka akan memudahkan untuk bersabar bahkan bisa bersyukur atas musibah sakit yang dihadapi. Apalagi jika bisa menggali hikmahnya. Penyakit sebagai sinyal agar tidak zhalim kepada tubuh dengan cara istirahat yang cukup. Penyakit dapat menggugurkan dosa. Penyakit bisa jadi jalan untuk taubat. Serta banyak hikmah lain yang akhirnya membuat manusia bersyukur.

Mari bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Jangan pandang besar kecilnya. Tapi lihatlah siapa yang memberi nikmat. Dialah Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Banyaklah berterima kasih kepada sesama atas pemberian dan bantuan. Juga banyaklah membantu sesama sebagai bukti syukur kepada Allah. Syukur tidak hanya hati dan ucapan tapi juga tindakan. Gunakan nikmat untuk tindakan yang bermanfaat.

Jangan Lewatkan:
  • Merdeka Jiwa
  • Growth Mindset
  • Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter
  • Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi
Catatan Syamril dr. Asep Hermana Syukur itu Indah Vitamin Syukur
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenembus Gelap
Next Article Mitsubishi X-Force, SUV Tangguh untuk Jalanan Samarinda

Informasi lainnya

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

18 Januari 2026

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

1 Agustus 2025

Musik AI Tanpa Hak Cipta

27 Juli 2025

Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat

23 Desember 2024

Unwanted Leader

20 Desember 2024
Paling Sering Dibaca

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Islami Udex Mundzir

Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase

Islami Alfi Salamah

Memilih Menteri

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi