Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Golkar Sebut PDIP “Mencla-Mencle” Soal Kenaikan PPN 12 Persen

Golkar kritik keras PDIP atas sikap inkonsisten dalam kebijakan PPN.
SilvaSilva23 Desember 2024 Politik
Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar
Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Polemik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen semakin panas. Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun, menuding Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersikap “mencla-mencle” terkait kebijakan yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2025.

“Sikap politik PDIP seperti ini, mencla-mencle, harus diketahui rakyat. Saat berkuasa mereka mendukung, kini bersikap seolah-olah membela rakyat,” ujar Misbakhun, Senin (23/12/2024).

Ia menegaskan bahwa PDIP terlibat aktif dalam proses pembahasan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang menjadi dasar kenaikan PPN. Bahkan, Misbakhun menyebut kader PDIP, Dolfie OFP, pernah memimpin Panitia Kerja (Panja) RUU tersebut.

“PDIP tak bisa cuci tangan. Mereka mendukung UU ini pada Oktober 2021, yang mengatur kenaikan PPN dari 10 persen ke 11 persen pada 2022, dan naik lagi menjadi 12 persen pada 2025,” tambahnya.

Baca Juga:
  • PDIP Ungkap Skema Rekayasa Konstitusional Usai Ambang Batas Presiden Dihapus MK
  • 14 PPK Gelar Rekapitulasi Tungsura, 4 PPK Lainnya Mulai Besok
  • Ziarah Makam Pendiri NU, Anies Baswedan Perkuat Sanad Keilmuan di Tebuireng
  • Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Mundur, DPR: Supaya Lebih Banyak yang Dilantik

Misbakhun menekankan bahwa Fraksi Golkar selalu berpihak pada rakyat kecil, terutama UMKM. Ia mengingatkan bahwa pihaknya sempat mengusulkan penurunan pajak untuk UMKM menjadi 0,5 persen, meskipun ide tersebut tidak diakomodasi sepenuhnya dalam pembahasan Panja.

“Kami konsisten memperjuangkan UMKM. Namun, seringkali Golkar tidak dilibatkan dalam lobi-lobi penting karena dianggap terlalu kritis,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan bahwa penerapan PPN 12 persen adalah amanat UU yang harus dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, kebijakan ini perlu diimplementasikan dengan moderasi.

Artikel Terkait:
  • Usul Ketua DPD Terkait Zakat untuk MBG Dipertanyakan Ulama
  • PKS Resmi Dukung Pasangan Anies-Cak Imin di Pilpres 2024
  • Empat Pulau Aceh Dialihkan ke Sumut, DPR Minta Mediasi Ulang
  • Pramono Anung Bentuk Tim Transisi, Siapkan Era Baru Jakarta

“Presiden Prabowo tetap memperhatikan aspirasi masyarakat, seperti membatasi PPN pada barang mewah agar tidak membebani rakyat kecil,” katanya.

Sementara itu, PDIP membantah tudingan Golkar. Mereka mengklaim telah meminta kajian ulang terhadap kebijakan kenaikan PPN. Menurut PDIP, kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih, sehingga kenaikan pajak bisa menjadi beban tambahan.

Kenaikan PPN menjadi 12 persen terus menuai pro dan kontra. Sebagian pihak menilai kebijakan ini diperlukan untuk meningkatkan penerimaan negara, sementara yang lain menganggapnya berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

Jangan Lewatkan:
  • PDIP Ragukan Usulan Solo Jadi Provinsi: Tak Ada Urgensi Nyata
  • LSI: Publik Dukung Program Prabowo, Pilkada DPRD Ditolak
  • Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN
  • PDIP Mengusung Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024
Golkar Kebijakan Perpajakan Mencla-mencle PDIP PPN 12 persen
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMahfud MD: Gagasan Prabowo Maafkan Koruptor Bisa Tabrak Hukum
Next Article Kalau Mau Selamat, Jadilah Koruptor di Indonesia

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Beban Mental dalam Pernikahan

Happy Alfi Salamah

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

Islami Alfi Salamah

Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi