Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

Peringatan lantang soal krisis iklim kembali digaungkan setelah rangkaian bencana mengguncang Sumatera.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati30 November 2025 Politik
MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti gema yang tak kunjung padam, bencana yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara kembali menjadi pengingat keras bahwa alam sedang “berbicara”. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut rangkaian banjir, longsor, dan cuaca tak menentu itu sebagai alarm nyata krisis iklim yang tak boleh lagi diabaikan.

Dalam pernyataannya seusai menghadiri Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta pada Minggu (30/11/2025), Eddy menegaskan bahwa perubahan pola cuaca dan kenaikan temperatur di berbagai kota besar telah menunjukkan tanda-tanda yang tak bisa dipungkiri. Ia menyebut perilaku manusia terutama pembalakan liar dan pengambilan pasir besar-besaran sebagai faktor yang memperburuk situasi.

“Indikasi krisis iklim makin jelas saat bencana terus terjadi di berbagai daerah,” ujarnya. Eddy menambahkan bahwa kecenderungan banjir bandang, tanah longsor, hingga hujan deras di musim kemarau merupakan konsekuensi dari kerusakan lingkungan yang dibiarkan berlarut-larut.

Menurut Eddy, kejadian yang menimpa sejumlah wilayah Sumatera dalam beberapa pekan terakhir harus menjadi momentum bagi pemerintah pusat dan daerah untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan lingkungan. Ia menilai alih fungsi lahan yang kian masif untuk permukiman dan industri berkontribusi besar dalam mengubah keseimbangan ekologis.

Baca Juga:
  • Pilkada 2024, Seno Aji Calon Terkuat Bupati Kukar 2024-2029
  • KPU dan Muslimat NU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pilkada 2024, Ajak Hindari Politik Uang
  • Prabowo akan Retret Kepala Daerah Terpilih untuk Cegah Korupsi
  • Menunggu Sosok Baru, Calon Dubes AS Segera Diproses DPR

“Kita tak bisa lagi menutup mata terhadap dampaknya. Kerusakan hutan dan tata ruang yang tak tertib membuat banyak wilayah kehilangan pelindung alaminya,” katanya.

Ia secara khusus menyoroti viralnya potongan kayu gelondongan yang terseret arus banjir bandang di Sumatera. Temuan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya praktik illegal logging di kawasan hutan. Dalam menanggapi itu, Eddy menegaskan perlunya penegakan hukum yang lebih berani dan tak pandang bulu.

“Adanya kayu gelondongan yang terlihat jelas di depan mata kita harus ditelusuri. Jika sumbernya legal, lihat izinnya. Jika tidak, harus ada penegakan hukum yang kuat dan konsekuen agar ada efek jera,” tegasnya dalam pernyataan terpisah.

Ia juga mengapresiasi sikap Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya telah menunjukkan komitmen mengambil tindakan tegas terhadap individu maupun perusahaan yang terbukti merusak lingkungan, mulai dari pembalak liar hingga pelaku pencemaran tanah dan air. Eddy berharap penyelidikan terhadap asal-usul kayu-kayu yang hanyut itu dilakukan secepat mungkin demi mencegah munculnya korban-korban baru akibat kerusakan hutan.

Artikel Terkait:
  • KPU Dorong Pemerintah dan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Pemilu
  • PKB Kritik Putusan MK, Pemisahan Pemilu Dinilai Pemborosan
  • Kubu Rido Akan Gugat Hasil Pilgub Jakarta, Ini Respons Bawaslu
  • Mendagri Tegaskan Kepala Daerah Wajib Dukung Program Nasional

Lebih jauh, Eddy mengingatkan bahwa mitigasi bencana harus berjalan berdampingan dengan penataan ulang tata kelola lingkungan. Ia menilai respons cepat diperlukan bukan hanya untuk menanggulangi dampak bencana saat ini, tetapi juga untuk mengurangi potensi krisis serupa di masa mendatang.

Situasi ini, tambahnya, harus menjadi refleksi sekaligus titik balik dalam memperbaiki relasi manusia dengan alam. “Kita menghadapi fakta bahwa krisis iklim bukan ancaman masa depan ia sudah terjadi sekarang,” katanya.

Dengan meningkatnya intensitas bencana di berbagai wilayah, Eddy menegaskan perlunya tindakan komprehensif yang menyentuh aspek penegakan hukum, konservasi, dan pengawasan tata ruang. Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat bergerak lebih sigap demi menekan dampak bencana yang kian sering terjadi.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo Instruksikan Hukuman Berat untuk Oknum Brimob Penabrak Ojol
  • Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang
  • Caleg PPP ini Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Kutim
  • Ketua Komisi II DPR Dukung Percepatan Pengangkatan CASN 2024
Bencana Sumatera Illegal Logging Krisis Iklim MPR RI Penegakan Hukum Lingkungan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBNPB Sebut 303 Korban Jiwa dalam Banjir dan Longsor Sumatra
Next Article Menkeu Purbaya Siap Cairkan Dana Darurat untuk Bencana Sumatra

Informasi lainnya

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis

15 Februari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Tips Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari

Opini Alfi Salamah

Penyebab dan Dampak Kesombongan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Opini Udex Mundzir

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi