Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 23 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

Fenomena meningkatnya laporan ke Damkar menjadi cermin keras soal kecepatan respons aparat.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati18 November 2025 Politik
Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban
Personel Pemadam Kebakaran (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang keluhan publik tentang lambatnya respons polisi kembali mencuat, bak gema yang terus memantul tanpa jawaban memuaskan. Dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan pada Selasa (18/11/2025), Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo secara terbuka mengakui bahwa layanan kepolisian memang tertinggal dalam hal kecepatan respons. Situasi inilah yang mendorong sebagian warga lebih memilih menghubungi pemadam kebakaran ketimbang kepolisian ketika membutuhkan pertolongan cepat.

Pada kesempatan itu, Dedi memaparkan bahwa Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) masih berada di atas standar Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mensyaratkan waktu tanggap maksimal sepuluh menit. Menurutnya, ketertinggalan ini menjadi alasan kuat munculnya fenomena peralihan pelaporan ke Damkar yang dinilai “datang lebih dulu saat detik-detik genting”.

“Di bidang SPKT dalam laporan masyarakat lambatnya quick response time. Quick response time standar PBB itu di bawah 10 menit, kami masih di atas 10 menit, ini juga harus kami perbaiki,” ujar Dedi dalam rapat tersebut.

Ia melanjutkan bahwa layanan hotline kepolisian 110 belum mampu mengimbangi kecepatan yang diberikan Damkar. Warga akhirnya merasa lebih aman melapor ke petugas pemadam yang dinilai lebih responsif di segala situasi.

Baca Juga:
  • Jokowi Pertimbangkan Maju Sebagai Ketum PSI Gantikan Kaesang
  • Debat Pilkada Kaltim Diwarnai Ketegangan antara Hadi Mulyadi dan Moderator
  • KPU dan Muslimat NU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pilkada 2024, Ajak Hindari Politik Uang
  • Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

“Kemudian optimalisasi pelayanan publik berbasis digital adalah 110, ya saat ini masyarakat lebih mudah melaporkan segala sesuatu ke Damkar,” ungkapnya.

Dedi memastikan Polri tengah menyiapkan langkah pembenahan besar untuk menurunkan waktu respons menjadi kurang dari sepuluh menit. Perbaikan sistem, peningkatan personel, dan optimalisasi teknologi menjadi fokus perombakan.

“Karena Damkar quick responsenya cepat dan dengan perubahan optimalisasi 110, harapan kami setiap pengaduan masyarakat bisa direspons di bawah 10 menit,” tegasnya.

Tak hanya persoalan respons, Dedi juga memaparkan catatan merah kinerja Polri dalam aspek penegakan hukum (gakkum) dan pelayanan publik. Melalui kerja sama dengan Litbang Kompas, Polri menilai tiga aspek penting: pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), gakkum, dan pelayanan publik. Ia menyebut hanya sektor harkamtibmas yang meraih apresiasi positif publik.

Artikel Terkait:
  • Izin PT Gag Nikel Batal Dicabut, Eks Pejabat ESDM Duduki Kursi Komisaris
  • Polsek Cisayong Perkuat Pengawasan Pemilu di Masa Tenang
  • Pemerintah Bentuk Tim Kaji Putusan MK soal Pemisahan Pemilu
  • RUU TNI Disepakati DPR, Selangkah Lagi Jadi Undang-Undang

“Harkamtibmas mendapatkan poin yang cukup bagus, artinya respons positif dari masyarakat terkait tugas pokok Polri di bidang harkamtibmas,” kata Dedi.

Namun, dua sektor lain masih membutuhkan perhatian serius. Dedi menekankan pentingnya evaluasi berkala agar Polri bisa kembali meraih kepercayaan publik yang sempat melorot.

“Gakkum dan pelayanan publik menjadi catatan merah bagi kami, harus kami perbaiki. Ini di bulan Februari, Maret, April kita sudah menemukan hal tersebut. Inilah langkah-langkah ini harus segera kita perbaiki,” ujarnya.

Dengan berbagai sorotan tersebut, komitmen Polri untuk mempercepat respons dan memperbaiki kualitas layanan kini menjadi penentu utama untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat di tengah pesatnya tuntutan zaman.

Jangan Lewatkan:
  • Jelang Pemilu 2024, Alek PKS: Jangan Jualan Politik Identitas
  • Pegiat Koperasi Gresik Bersatu Dukung Gus Muhaimin 2024
  • Sofian Effendi Tarik Ucapan Soal Ijazah Jokowi
  • RIDO Salahkan KPU usai Kekalahan di Pilgub Jakarta
Damkar Komisi III DPR Polri Respons Cepat Wakapolri
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026
Next Article MK Batalkan Aturan HGU IKN, Investor Mulai Angkat Kaki

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Rupiah Terjun Bebas, Ekonomi ke Mana?

Editorial Udex Mundzir

Kosakata Hari yang Jarang Diketahui Masyarakat

Daily Tips Udex Mundzir

Jenis-Jenis Bunga, Mengungkap Keindahan dan Pesan di Baliknya

Perspektif Alfi Salamah

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

Editorial Udex Mundzir

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi