Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mahfud MD: Kampus Harus Jadi Oposisi Kritis, Tolak Sikap Fatalis dan Nihilis

Kampus diminta berperan sebagai penjaga demokrasi dengan kritik objektif pada pemerintah.
SilvaSilva15 Februari 2025 Politik
Mahfud MD menegaskan kampus harus jadi oposisi kritis
Mahfud MD menegaskan kampus harus jadi oposisi kritis (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Di tengah dinamika politik dan pemerintahan yang terus berkembang, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menegaskan pentingnya peran kampus sebagai oposisi kritis yang objektif. Mahfud meminta perguruan tinggi agar tidak terjebak dalam sikap fatalis atau nihilis dalam menyikapi kebijakan pemerintah.

“Yang benar dikatakan benar, yang salah ya dikatakan salah. Itulah yang disebut oposisi kritis, kritis dan objektif,” ujar Mahfud seusai menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) Yogyakarta ke-6 di Semarang pada Sabtu (15/02/2025).

Mahfud menjelaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki kewenangan konstitusional untuk menetapkan program dan kebijakan. Namun, ia mengingatkan, jika terjadi penyimpangan, kampus harus berani menyuarakan kebenaran.

“Kalau ada kesalahan baru kita katakan salah. Kalau program sesuai konstitusi, ya tidak perlu disalahkan,” tegas Mahfud.

Mahfud juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap munculnya dua kelompok ekstrem di lingkungan akademik.

Baca Juga:
  • Relawan Jokowi Goyah Bila Mantan Presiden Pimpin PSI
  • Presiden RI Jokowi Dodo Tidak Hadiri Deklarasi Ganjar-Mahfud
  • MK Hadapi 275 Gugatan Pilkada 2024, Diminta Bijak Putuskan
  • Komandan Korem 091/ASN Samarinda Minta Anggota Netral dalam Pemilu 2024

“Sekarang ini banyak orang di kampus yang fatalis, merasa semua sia-sia dan tidak ada gunanya. Ada juga golongan nihilis yang menganggap semua kebijakan pemerintah pasti salah,” ungkapnya.

Ia menilai kedua sikap tersebut berpotensi merusak pola pikir kritis yang sehat di dunia kampus. Oleh karena itu, Mahfud mengingatkan agar civitas akademika tetap berpegang pada prinsip objektivitas dan mendukung kebijakan yang baik, sembari mengkritik yang salah.

“Enggak boleh begitu. Pasti ada kebijakan yang baik dan perlu didukung. Kita dukung yang baik, yang tidak baik kita kritik. Tidak boleh menjadi skeptik radikal,” jelasnya.

Mahfud juga menggarisbawahi peran historis kampus sebagai penjaga peradaban bangsa. Menurutnya, perguruan tinggi harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menghasilkan pemikiran yang kritis dan konstruktif.

“Perguruan tinggi harus mengemban tugas sejarah, menjaga republik ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Mahfud.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Lantik 31 Dubes, Eks KSAU hingga Politisi PDIP
  • RIDO Akan Gugat Hasil Pilgub Jakarta ke Mahkamah Konstitusi
  • Bahlil Hormati Keputusan UI Terkait Perbaikan Disertasi
  • Seno Aji Raih 25.293 Suara Terbanyak Pileg 2024 Se Kukar

Dalam konteks pemerintahan Prabowo, Mahfud menyebut bahwa masih banyak figur-figur baik di dalam birokrasi yang layak mendapat dukungan.

“Saya percaya masih banyak orang baik di pemerintahan yang bekerja dengan tulus untuk bangsa. Mereka layak didukung,” tandasnya.

Pernyataan Mahfud MD ini disambut baik oleh kalangan akademisi yang hadir dalam Munas IKA UII. Mereka menilai pesan tersebut menjadi pengingat agar kampus tidak terjebak dalam polarisasi politik, tetapi tetap menjadi ruang intelektual yang berpihak pada kebenaran.

Jangan Lewatkan:
  • Usul Ketua DPD Terkait Zakat untuk MBG Dipertanyakan Ulama
  • PPP Kabupaten Mojokerto Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD
  • Respon Moeldoko dan Menteri Kritik Anies Baswedan Terhadap Subsidi Mobil Listrik
  • Presiden Jokowi dan Pakar Hukum Bahas Perpanjangan Masa Jabatan

Dengan situasi politik nasional yang kerap diwarnai dinamika panas, peran kampus sebagai oposisi kritis diharapkan mampu menjaga keseimbangan demokrasi dan memastikan pemerintahan berjalan sesuai konstitusi.

Demokrasi Indonesia Mahfud Md Oposisi Kritis Pemerintahan Prabowo Peran Kampus
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleArab Saudi Salurkan 100 Ton Kurma Ramadan untuk Umat Islam Indonesia
Next Article Prabowo Tegaskan Anggaran MBG Aman: “Uangnya Ada, Bung!”

Informasi lainnya

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

10 Oktober 2026

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

3 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Ketika Presiden Diganti, Siapa Memimpin?

19 Juni 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Memahami Etika Tak Tertulis di Masyarakat

Daily Tips Alfi Salamah

Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Travel Ericka

Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya

Islami Udex Mundzir

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir

Pahlawan yang Dipenjara

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi