Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mahfud MD: Kampus Harus Jadi Oposisi Kritis, Tolak Sikap Fatalis dan Nihilis

Kampus diminta berperan sebagai penjaga demokrasi dengan kritik objektif pada pemerintah.
SilvaSilva15 Februari 2025 Politik
Mahfud MD menegaskan kampus harus jadi oposisi kritis
Mahfud MD menegaskan kampus harus jadi oposisi kritis (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Di tengah dinamika politik dan pemerintahan yang terus berkembang, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menegaskan pentingnya peran kampus sebagai oposisi kritis yang objektif. Mahfud meminta perguruan tinggi agar tidak terjebak dalam sikap fatalis atau nihilis dalam menyikapi kebijakan pemerintah.

“Yang benar dikatakan benar, yang salah ya dikatakan salah. Itulah yang disebut oposisi kritis, kritis dan objektif,” ujar Mahfud seusai menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) Yogyakarta ke-6 di Semarang pada Sabtu (15/02/2025).

Mahfud menjelaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki kewenangan konstitusional untuk menetapkan program dan kebijakan. Namun, ia mengingatkan, jika terjadi penyimpangan, kampus harus berani menyuarakan kebenaran.

“Kalau ada kesalahan baru kita katakan salah. Kalau program sesuai konstitusi, ya tidak perlu disalahkan,” tegas Mahfud.

Mahfud juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap munculnya dua kelompok ekstrem di lingkungan akademik.

Baca Juga:
  • Prabowo Lantik 31 Dubes, Eks KSAU hingga Politisi PDIP
  • Muhammadiyah Dukung Penyerahan Tanah Nganggur kepada Ormas
  • Tiap Pemilu Kursi Demokrat Kabupaten Mojokerto Selalu Naik, 2024 Target 10 Kursi
  • Bawaslu Tegaskan Peran di Masa Non-Tahapan Pemilu

“Sekarang ini banyak orang di kampus yang fatalis, merasa semua sia-sia dan tidak ada gunanya. Ada juga golongan nihilis yang menganggap semua kebijakan pemerintah pasti salah,” ungkapnya.

Ia menilai kedua sikap tersebut berpotensi merusak pola pikir kritis yang sehat di dunia kampus. Oleh karena itu, Mahfud mengingatkan agar civitas akademika tetap berpegang pada prinsip objektivitas dan mendukung kebijakan yang baik, sembari mengkritik yang salah.

“Enggak boleh begitu. Pasti ada kebijakan yang baik dan perlu didukung. Kita dukung yang baik, yang tidak baik kita kritik. Tidak boleh menjadi skeptik radikal,” jelasnya.

Mahfud juga menggarisbawahi peran historis kampus sebagai penjaga peradaban bangsa. Menurutnya, perguruan tinggi harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menghasilkan pemikiran yang kritis dan konstruktif.

“Perguruan tinggi harus mengemban tugas sejarah, menjaga republik ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Mahfud.

Artikel Terkait:
  • Bawaslu Jakarta Panggil Grace Natalie dan Cheryl Tanzil Terkait Pelanggaran Pilkada
  • Aparat Menghalalkan Pungli “Asal Disepakati”
  • Mendagri Tegaskan Kepala Daerah Wajib Dukung Program Nasional
  • Dede Yusuf: Jangan Sasar Rakyat, Ambil Saja Lahan Nganggur Perusahaan

Dalam konteks pemerintahan Prabowo, Mahfud menyebut bahwa masih banyak figur-figur baik di dalam birokrasi yang layak mendapat dukungan.

“Saya percaya masih banyak orang baik di pemerintahan yang bekerja dengan tulus untuk bangsa. Mereka layak didukung,” tandasnya.

Pernyataan Mahfud MD ini disambut baik oleh kalangan akademisi yang hadir dalam Munas IKA UII. Mereka menilai pesan tersebut menjadi pengingat agar kampus tidak terjebak dalam polarisasi politik, tetapi tetap menjadi ruang intelektual yang berpihak pada kebenaran.

Jangan Lewatkan:
  • Hadi Mulyadi Usung Visi “Kaltimber-Dolot” untuk Kaltim Mandiri dan Berdaya Saing
  • Bahas RUU TNI, DPR RI Gelar Rapat Tertutup di Hotel Mewah
  • Usai Instruksikan Boikot Retret, Megawati Panggil Kader ke Teuku Umar
  • Perintah Megawati, PDIP Resmi Pecat Jokowi-Gibran-Bobby

Dengan situasi politik nasional yang kerap diwarnai dinamika panas, peran kampus sebagai oposisi kritis diharapkan mampu menjaga keseimbangan demokrasi dan memastikan pemerintahan berjalan sesuai konstitusi.

Demokrasi Indonesia Mahfud Md Oposisi Kritis Pemerintahan Prabowo Peran Kampus
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleArab Saudi Salurkan 100 Ton Kurma Ramadan untuk Umat Islam Indonesia
Next Article Prabowo Tegaskan Anggaran MBG Aman: “Uangnya Ada, Bung!”

Informasi lainnya

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

10 Oktober 2026

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

3 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Ketika Presiden Diganti, Siapa Memimpin?

19 Juni 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Ketika Peneliti Mengurus Kuitansi

Perspektif Udex Mundzir

Makanan Indonesia Memukau Arab Saudi dengan Bakso dan Rendang

Islami Alfi Salamah

Ladang Ganja di Bromo: Polisi Tidak Tahu atau Tutup Mata?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi