Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya

Tradisi keraton kembali menjadi penuntun waktu terakhir bagi Raja Surakarta PB XIII Hangabehi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati2 November 2025 Obituari
Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya
Raja Keraton Kasunanan Surakarta Sinuhun Paku Buwono XIII. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Surakarta – Duka menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat setelah wafatnya Raja Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi. Sang raja akan dimakamkan di kompleks pemakaman raja-raja Mataram Islam di Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Namun, sesuai adat keraton, penentuan hari pemakaman tidak dilakukan sembarangan, melainkan berdasarkan hitungan kalender Jawa.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi, menyampaikan bahwa rapat penentuan waktu pemakaman segera digelar. “Kemungkinan besar setelah Selasa Kliwon. Besok itu kebetulan Selasa Kliwon toh. Jadi, mungkin setelah Selasa Kliwon, kemungkinan di atas jam satu atau dua siang,” ungkapnya pada Minggu (02/11/2025).

Sebelum diberangkatkan ke Imogiri, jenazah PB XIII akan disemayamkan terlebih dahulu di pendopo belakang keraton. Prosesi tersebut mengikuti tata cara adat Mataram yang telah diwariskan turun-temurun.

“Memang hari ini kita berduka. Beliau sudah berpulang pagi tadi di Rumah Sakit Indriati. Saat ini sedang dipersiapkan proses pemindahan dari rumah sakit menuju keraton sambil menunggu persiapan pemakaman,” ujar Eddy dengan suara berat.

Baca Juga:
  • Mengenang Enembe, Mantan Gubernur Papua Tutup Usia
  • Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka
  • Emilia Contessa Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Tanah Air Berduka
  • Try Sutrisno Wafat, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik

Menurutnya, PB XIII telah lama berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Kondisi beliau sempat membaik dan sempat kembali ke keraton, namun kesehatannya menurun lagi hingga akhirnya tutup usia. “Sebelum acara Adang Dal, beliau sempat masuk rumah sakit. Setelah itu kondur (pulang), ikut acara tersebut, lalu kembali sakit sampai akhirnya dirawat lagi,” jelasnya.

Penyakit komplikasi menjadi penyebab utama wafatnya PB XIII. “Ya, sebenarnya sudah lama beliau sakit. Terakhir komplikasi, gula darah tinggi, dan beberapa masalah lain. Tapi wajar juga karena beliau sudah sepuh,” tutur Eddy menambahkan.

PB XIII Hangabehi lahir pada 28 Juni 1948. Ia merupakan Susuhunan Surakarta kedua belas yang mulai bertakhta pada 2004, menggantikan ayahandanya, PB XII. Namun, perjalanan takhtanya tak lepas dari dinamika internal keraton. Seusai wafatnya PB XII tanpa penetapan putra mahkota resmi, dua putra mendiang raja KGPH Hangabehi dan KGPH Tejowulan sempat berselisih memperebutkan takhta.

Konflik dua raja itu berlangsung selama hampir delapan tahun hingga akhirnya berakhir pada 2012 melalui rekonsiliasi resmi. Pemerintah Kota Surakarta bersama DPR turut memediasi pertemuan tersebut. Sejak saat itu, KGPH Hangabehi secara resmi diakui sebagai PB XIII.

Artikel Terkait:
  • Suara Kritis Itu Telah Diam, Indonesia Kehilangan Kwik Kian Gie
  • Ibu Mahfud MD, Siti Khadijah, Tutup Usia
  • Kaltim Berduka, Norbaiti Isran Noor Istri Gubernur Meninggal Dunia
  • Pimpinan Gontor Amal Fathullah Zarkasyi Wafat

Selama masa kepemimpinannya, PB XIII dikenal sebagai sosok yang berupaya menjaga martabat Keraton Surakarta di tengah tantangan modernisasi dan konflik internal. Beliau juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan budaya serta pelestarian tradisi Jawa di tingkat nasional.

Kini, menjelang hari pemakamannya yang dihitung dengan teliti berdasarkan kalender Jawa, rakyat dan keluarga besar keraton memanjatkan doa agar PB XIII Hangabehi berpulang dalam kedamaian dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Jangan Lewatkan:
  • Mantan Rektor UIN Bandung, Prof. Nanat Fatah, Tutup Usia
  • Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga
  • Pangeran Al Waleed Wafat Usai 20 Tahun Koma
  • Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri
Kalender Jawa Keraton Surakarta Obituari Raja PB XIII Surakarta Pemakaman Imogiri
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleInsentif MBG: Jangan Alihkan Beban
Next Article PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

Informasi lainnya

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

7 Agustus 2026

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

3 Agustus 2026

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

10 Juli 2026

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

16 April 2026

Try Sutrisno Wafat, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik

2 Maret 2026

Merajut Kembali Wibawa Keraton Surakarta

5 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

Daily Tips Alfi Salamah

Kenali Calon Istrimu dengan 3 Cara Ini: Panduan Islami untuk Memilih Pasangan

Perspektif Udex Mundzir

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi