Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 4 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

Saat inflasi terus menggerus nilai uang, bertahan dengan celengan adalah strategi usang yang harus segera ditinggalkan.
Alfi SalamahAlfi Salamah21 Januari 2026 Ekonomi
menabung
Ilustrasi Menabung (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Banyak milenial tumbuh dengan prinsip: “hemat pangkal kaya.” Sejak kecil, kita diajarkan untuk menabung di celengan, buku tabungan, atau rekening bank. Prinsip ini dianggap kunci sukses finansial. Tapi kenyataan hari ini sangat berbeda: menabung saja tidak cukup.

Di tengah inflasi, krisis ekonomi, dan naiknya biaya hidup, menaruh uang di tabungan tanpa strategi jelas hanya membuat nilainya menyusut. Investasi kini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Namun sayangnya, kesadaran ini belum menyeluruh terutama di kalangan pekerja muda urban yang merasa gajinya “pas-pasan.”

Realita Keuangan Milenial Hari Ini

Menurut data OJK (2025), sebanyak 68% milenial Indonesia belum memiliki produk investasi formal. Mayoritas hanya menyimpan uang di rekening biasa atau tabungan darurat, yang suku bunganya bahkan kalah dari laju inflasi tahunan (rata-rata 3,5%-4%).

Akibatnya?

Baca Juga:
  • 28 Ribu Pegawai BUMN Terima Bansos, DPR Minta DTSEN Dibenahi
  • Bahlil Sebut Legalitas Hanya untuk Sumur Minyak Rakyat yang Sudah Jalan
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius
  • Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
  • Nilai uang terus menurun seiring waktu.
  • Tidak ada pertumbuhan kekayaan jangka panjang.
  • Milenial makin sulit mengejar mimpi finansial seperti punya rumah, dana pensiun, atau pendidikan anak.

Menabung Itu Aman, Tapi Stagnan

Menabung memang aman tidak berisiko kehilangan pokok dana. Tapi itu juga yang membuatnya tidak berkembang. Dalam 5 tahun, uang Rp10 juta di rekening bisa tetap Rp10 juta (atau naik sedikit karena bunga), tapi daya belinya menurun.

Bandingkan dengan investasi yang terkelola baik: reksa dana pasar uang, saham bluechip, emas digital, atau bahkan obligasi negara. Semua punya risiko, ya tapi juga punya potensi hasil yang jauh melampaui sekadar menabung.

Milenial Butuh Mindset Baru

Satu alasan kuat mengapa banyak milenial enggan berinvestasi adalah takut rugi dan kurang informasi. Ditambah lagi, sistem pendidikan formal jarang membekali generasi muda dengan pemahaman finansial praktis.

Padahal, kini sudah banyak aplikasi investasi yang user-friendly, mulai dari Rp10.000, dengan fitur edukatif. Bahkan beberapa platform mengintegrasikan konten edukasi + simulasi risiko, agar pengguna belajar sambil praktik.

Artikel Terkait:
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
  • Zero ODOL Diterapkan 2026, Pemerintah Uji Coba di Jabar
  • BEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025
  • Pekerja Padat Karya Bergaji Rp 10 Juta Kini Bebas Pajak

Solusi bukan menghapus menabung, tapi menjadikan menabung sebagai langkah awal menuju investasi. Menabung untuk dana darurat, lalu mengalokasikan sisanya untuk instrumen yang memberi hasil jangka panjang.

Perlu Regulasi dan Edukasi yang Seimbang

Pemerintah dan sektor swasta harus lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat muda tentang literasi finansial. Bukan hanya seminar sekali waktu, tapi integrasi kurikulum keuangan dalam pendidikan tinggi dan program kerja.

Selain itu, perlu pengawasan ketat terhadap platform investasi bodong yang justru merusak kepercayaan masyarakat. Kita butuh ekosistem investasi yang aman, transparan, dan inklusif.

Sebagai Pondasi Awal

Menabung tetap penting, tapi hanya sebagai pondasi awal. Di era ketidakpastian seperti sekarang, milenial harus lebih cerdas mengelola uang dengan memadukan tabungan dan investasi. Karena jika tidak, impian finansial hanya akan jadi wacana, sementara waktu dan nilai uang terus berkurang.

Jangan Lewatkan:
  • Menyusuri Capaian Emisi Kendaraan Listrik di Hilir Hingga Dampak Ekstraktif di Hulu
  • OJK Kaji Merger XL dan Smartfren, Proses Rampung 2025
  • Prabowo Minta Regulasi Migas Disederhanakan untuk Dorong Investasi
  • Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Percepatan EBT
Finansial Milenial Investasi Anak Muda Literasi Keuangan Menabung Vs Investasi Strategi Uang 2026
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePalworld, Game Gado-Gado yang Viral
Next Article Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah

RK vs Lisa: Viral yang Disusun Rapi

Editorial Udex Mundzir

Pengalaman Naik Bus Umum Samarinda-Balikpapan: Tiket Murah, Musik Dangdut, dan Jalanan Bergelombang

Travel Udex Mundzir

Belajar Efektif, Hasil Maksimal

Daily Tips Alfi Salamah

Bingung Mau Liburan Kemana? Yuk Nikmati Keindahan Wisata Alam Musim Panas di Nikko Jepang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi