Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global

Tekanan indeks dolar memberi sinyal peluang, emas kembali bersinar sebagai pelindung nilai.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati28 Desember 2025 Ekonomi
Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
Ilustrasi jual beli emas (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat bandul jam yang bergerak berlawanan arah, pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) justru membuka ruang kilau bagi emas.

Menjelang pergantian tahun, pergerakan Indeks Dolar AS yang diperkirakan berada di bawah tekanan dinilai menjadi momentum strategis bagi investor untuk mulai mengakumulasi logam mulia, baik di pasar global maupun domestik.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai tren pelemahan dolar AS dipicu oleh rilis data ekonomi Negeri Paman Sam yang menunjukkan inflasi.

Kondisi tersebut membuat mata uang dolar kehilangan daya dorongnya dalam jangka pendek, khususnya pada akhir Desember 2025 hingga awal pekan terakhir tahun ini.

“Kita melihat pelemahan indeks dolar disebabkan oleh data ekonomi AS yang relatif lemah, terutama inflasi yang terus menurun,” ujarnya saat dihubungi pada Ahad (28/12/2025).

Menurut Ibrahim, dalam beberapa hari ke depan indeks dolar diperkirakan bergerak di kisaran support 97,579 dengan resistance di level 98,398, yang menandakan peluang pelemahan berlanjut dari Senin hingga Rabu.

Baca Juga:
  • Rosan Roeslani Tegaskan Danantara Dorong Ekonomi Inklusif
  • Usai Alfamart Tutup 400 Gerai, Pemerintah Godok Insentif Ritel
  • Harga Emas Dunia Terkoreksi Usai Sentuh Rekor Tertinggi
  • Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

Pelemahan tersebut mendorong investor global mulai mengurangi eksposur pada aset berbasis dolar dan beralih ke instrumen lindung nilai.

Emas pun kembali menjadi primadona, mengingat secara historis logam mulia memiliki korelasi terbalik dengan pergerakan dolar AS. Ketika dolar melemah, harga emas cenderung menguat.

“Faktor utama yang mendorong fluktuasi harga emas dunia ke depan ada dua, yakni dinamika geopolitik global dan pelemahan Indeks Dolar AS,” kata Ibrahim dalam pernyataan terpisah. Ia memproyeksikan harga emas dunia masih berpeluang melanjutkan tren kenaikan hingga akhir tahun 2026.

Dalam jangka pendek, harga emas internasional diperkirakan bergerak menuju area resistance di kisaran USD 4.550 per troy ons.

Jika sentimen pasar tetap positif, penguatan bahkan bisa berlanjut hingga mendekati level USD 4.600.Sejalan dengan itu, harga logam mulia di dalam negeri diproyeksikan terdorong naik ke rentang Rp 2,65 juta hingga Rp 2,7 juta per gram.

“Jika emas dunia menguat ke USD 4.550, harga logam mulia domestik bisa mencapai Rp 2.650.000 per gram. Apabila mendekati USD 4.600, maka harga dalam negeri berpotensi ditutup kisaran Rp 2.700.000,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN
  • Permen Baru Batasi Gratis Ongkir Tiga Hari Sebulan untuk Kurir
  • Paylater Jadi Andalan Gen Z & Milenial Atur Keuangan

Selain faktor inflasi, pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve.

Ekspektasi pelaku pasar mengarah pada kemungkinan pemangkasan suku bunga pada awal tahun 2026, meskipun sebelumnya sinyal yang muncul hanya satu kali penurunan suku bunga sepanjang tahun tersebut.

Harapan kebijakan moneter yang lebih longgar semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset aman.

Dengan kombinasi pelemahan dolar, potensi penurunan suku bunga, serta ketidakpastian global yang masih membayangi, emas dinilai tetap relevan sebagai instrumen diversifikasi portofolio.

Bagi investor jangka menengah hingga panjang, kondisi akhir tahun ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk mulai mencicil pembelian emas, serta memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS.

Jangan Lewatkan:
  • Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
  • Menyusuri Capaian Emisi Kendaraan Listrik di Hilir Hingga Dampak Ekstraktif di Hulu
  • Ketua Banggar DPR Sambut Rencana Prabowo Hapus Kuota Impor

Dolar AS Harga Emas Inflasi AS Investasi Emas Kebijakan The Fed
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleQRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua
Next Article Aceh Kerahkan 3.000 ASN Bantu Warga Terdampak Bencana

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya

Islami Alfi Salamah

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Perspektif Assyifa

Prabowo-Gibran dan Propaganda 78% Publik Puas

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Hamangkunegoro Dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV di Surakarta

UNESCO Akui 5 Arsip Indonesia Sebagai Warisan Dunia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi