Tasikmalaya – Seperti membuka pintu baru bagi mobilitas warga, layanan kereta api di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini semakin mudah dijangkau. Kereta Api (KA) Serayu resmi menambah titik pemberhentian di Stasiun Rajapolah mulai pertengahan Maret 2026, memberikan akses transportasi yang lebih dekat bagi masyarakat sekitar.
Kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak Jumat (14/3/2026). Dengan adanya pemberhentian baru ini, masyarakat tidak lagi harus menuju stasiun yang lebih jauh untuk menggunakan layanan kereta api. Penambahan pemberhentian ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses transportasi publik sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Layanan KA Serayu sendiri melayani rute Pasarsenen–Purwokerto dan Purwokerto–Pasarsenen. Dalam jadwal terbaru, kereta ini kini dijadwalkan berhenti di Stasiun Rajapolah untuk melayani penumpang naik maupun turun. Untuk perjalanan dari Pasarsenen menuju Purwokerto, KA Serayu dijadwalkan berhenti di Rajapolah pada pukul 16.32 WIB.
Sementara untuk perjalanan sebaliknya dari Purwokerto menuju Pasarsenen, kereta tiba di Rajapolah sekitar pukul 20.28 WIB dan berangkat kembali pada pukul 20.45 WIB.
“Kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Mulai 14 Maret 2026, Kereta Api Serayu resmi berhenti di Stasiun Rajapolah,” demikian informasi yang disampaikan melalui akun resmi Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya.
Dengan adanya pemberhentian ini, warga di wilayah Rajapolah dan sekitarnya kini memiliki akses yang lebih praktis untuk menggunakan transportasi kereta api, baik untuk perjalanan antarkota maupun ke berbagai daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Hal ini dinilai dapat menghemat waktu perjalanan serta memudahkan masyarakat dalam merencanakan mobilitas.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, kebijakan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Akses transportasi yang semakin mudah diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, hingga usaha kecil dan menengah di kawasan Rajapolah.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama pihak terkait juga berharap kehadiran pemberhentian KA Serayu di Stasiun Rajapolah dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan konektivitas yang semakin baik, daerah ini diharapkan semakin terhubung dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi di wilayah lain.
Penambahan layanan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di Tasikmalaya. Masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan perjalanan dengan akses yang lebih dekat, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai sarana transportasi yang andal dan efisien.
