Mexico City – Sorak puluhan ribu suporter di Stadion Azteca pecah ketika Julián Quiñones mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol pertama Piala Dunia 2026. Di stadion yang menjadi saksi pembukaan turnamen terbesar sepanjang sejarah itu, Meksiko membuka langkah mereka dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.
Laga pembuka Grup A tersebut berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko. Tim asuhan Javier Aguirre tampil dominan sejak awal dan mengamankan tiga poin berkat gol Julián Quiñones pada menit kesembilan serta Raúl Jiménez pada babak kedua. Hasil ini menempatkan El Tri di puncak klasemen sementara grup yang juga dihuni Korea Selatan dan Republik Ceko.
Pertandingan ini memiliki nilai sejarah tersendiri. Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta dan untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Stadion Azteca pun kembali mencatatkan namanya sebagai venue pembuka Piala Dunia untuk ketiga kalinya setelah edisi 1970 dan 1986.
Gol pembuka lahir dari kesalahan lini belakang Afrika Selatan saat membangun serangan dari area pertahanan sendiri. Kesalahan kontrol bola dimanfaatkan Erik Lira yang kemudian memberikan ruang kepada Quiñones. Penyerang kelahiran Kolombia yang telah menjadi warga negara Meksiko itu melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Ronwen Williams. Gol tersebut sekaligus menjadikannya pencetak gol pertama pada Piala Dunia 2026.
Keunggulan itu membuat Meksiko bermain lebih percaya diri. Dukungan lebih dari 80 ribu penonton yang memenuhi stadion turut menjadi energi tambahan bagi tim tuan rumah. Afrika Selatan berusaha bangkit, tetapi kesulitan mengembangkan permainan menghadapi tekanan yang terus diberikan Meksiko.
Babak kedua menjadi titik balik bagi Bafana Bafana. Gelandang Sphephelo Sithole menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras. Situasi semakin berat ketika Themba Zwane juga diusir keluar lapangan akibat tindakan tidak sportif menjelang akhir pertandingan. Afrika Selatan harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain.
Raúl Jiménez kemudian memastikan kemenangan Meksiko melalui sundulan pada menit ke-66. Gol tersebut memiliki arti khusus karena menjadi gol internasional ke-46 bagi sang penyerang veteran. Catatan itu membuat Jiménez menyamai rekor Jared Borgetti sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah tim nasional Meksiko, hanya terpaut enam gol dari Javier “Chicharito” Hernández.
“Fokus utama dari seluruh rangkaian persiapan Afrika Selatan dicurahkan demi menghadapi Meksiko yang mendapat dukungan besar dari publik sendiri,” kata pelatih Afrika Selatan Hugo Broos menjelang pertandingan di Mexico City, Meksiko (11/6/26). Ia menegaskan timnya datang tanpa niat menyerah meski menghadapi salah satu tuan rumah turnamen.
Kemenangan ini juga mengakhiri catatan kurang baik Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia. Sebelum edisi 2026, El Tri tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan pembuka mereka di turnamen tersebut. Keberhasilan menundukkan Afrika Selatan menjadi kemenangan perdana Meksiko pada laga pertama Piala Dunia sepanjang sejarah partisipasi mereka.
Bagi masyarakat Meksiko, hasil ini lebih dari sekadar tiga poin. Pemerintah Kota Meksiko bahkan sebelumnya mengambil langkah khusus untuk mengantisipasi antusiasme publik dengan meliburkan sekolah dan menerapkan kebijakan kerja dari rumah pada hari pertandingan pembuka. Atmosfer pesta sepak bola terasa di berbagai sudut kota sejak sebelum laga dimulai.
Dari sisi turnamen, kemenangan ini memberi modal penting bagi Meksiko untuk melangkah ke fase gugur setelah kegagalan mereka lolos dari fase grup pada Piala Dunia 2022. Sementara itu, Afrika Selatan harus segera bangkit karena masih memiliki peluang melalui dua pertandingan berikutnya.
Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, tetapi laga pembuka sudah menghadirkan cerita lengkap: gol bersejarah, kartu merah, stadion legendaris, dan harapan besar tuan rumah. Bagi Meksiko, kemenangan ini menjadi awal yang manis. Namun bagi jutaan penggemar sepak bola dunia, hasil tersebut baru menjadi bab pertama dari perjalanan panjang menuju final yang akan digelar pada Juli mendatang.
