Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Jangankan Membuktikan Ijazah Asli?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 17 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Raking: Atasi Stunting, FokTantangan Menuju 14 Pesen di 2024

Ajeng ZahraAjeng Zahra30 November 2023 DPRD Bontang
Raking Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang
Raking Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bontang – Komisi I DPRD Bontang saat ini tengah berfokus pada pengentasan stunting. Pasalnya, pada 2024 mendatang pemerintah menekankan prevalensi stunting di setiap daerah turun menjadi 14 persen.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking menilai penanganan masalah stunting perlu dilakukan lebih spesifik agar program yang dijalankan tepat sasaran.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menangani stunting. Penanganan stunting pada tahun ini menurutnya, sudah cukup baik sehingga layak diapresiasi.

“Seluruh jajaran pemerintah sudah bekerja keras untuk menangani hal ini. Saya rasa perlu diapresiasi juga,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
  • Adrofdita Imbau Orang Tua Waspada Terhadap Kejahatan pada Anak
  • DPRD Bontang Harapkan Pemerintah Ambil Sikap Terkait UU ASN 2023
  • Harga Material Naik, DPRD Bontang Sebut Anggaran Bedah Rumah Tidak Sesuai
  • APBD-P 2023 Disahkan, Rustam Minta OPD Berpacu dengan Waktu

Lebih lanjut, Raking memaparkan penanganan itu merujuk pada program yang telah bergulir. Seperti pemberian makanan bergizi tambahan, pembentukan orang tua asuh, bantuan perbaikan tempat tinggal keluarga dengan akses air bersih dan sanitasi yang layak dan program operasi timbang yang baru berjalan pada Kamis (9/11/2023) lalu.

Dari program-program itu, lanjutnya, terbukti bisa menekan prevalensi stunting di Bontang. Tercatat dari 26 persen pada tahun 2021, turun 5 persen pada 2022.

Oleh karenanya, ia yakin angka itu akan kembali turun pada tahun ini. Meski demikian, ia meminta pemerintah untuk tidak mudah puas dengan hasil yang dicapai saat ini.

la menyarankan pihak-pihak terkait bisa menelurkan pendekatan baru yang sifatnya lebih spesifik dan tepat sasaran, dengan cara klaster melihat sumber masalahnya.

Artikel Terkait:
  • 13 Raperda Masih Dalam Tahap Pembahasan DPRD Kota Bontang
  • Sumaryono Bahagia saat Berbagi Berkah dan Menjamu Ahli Ibadah
  • Waspada! Akun Facebook Palsu Ketua DPRD Bontang, Jangan Tertipu
  • Oknum Guru Lakukan Asusila pada Anak di Bontang, Ini Pesan Adrofdita

“Persoalan stunting ini jangan hanya diartikan dari pemenuhan makanan bergizi, tetapi faktor lingkungan juga mempengaruhi. Maksud saya didata, dikelompokkan sesuai masalahnya. Saya yakin cara itu efektif,” tuturnya optimis.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bontang pada 9 November lalu telah menggelar kegiatan operasi timbang serentak di 121 posyandu di 15 kelurahan sebagai upaya validasi data angka stunting di Kota Taman.

Harapannya, dengan kegiatan tersebut dapat memantau perkembangan terkait situasi rawan stunting di masing-masing daerah.

Jangan Lewatkan:
  • Pembangunan Gedung Lambat, Komisi I Akan Cek ke SMPN 2 Bontang
  • Kesalahan Data Disos-PM, Politikus Kota Bontang Terdaftar sebagai Warga Miskin
  • Suharno Ajak Memahami Arti Sejati Cinta kepada Rasulullah
  • Adrofdita: Budayakan Senyum Jadikan Indonesia Smiling Country
Penanganan Stunting Raking Wakil Ketua DPRD Bontang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDestinasi Impian untuk Cuti Bersama Desember 2023
Next Article Sutarmin: Program Pembangunan Sentuh Langsung Warga Bontang Barat

Informasi lainnya

Bupati Kukar Resmikan Tiga Posyandu Baru di Kota Bangun

8 April 2025

Bupati Kukar Resmikan Posyandu Bunga Rampai III di Loa Tebu

25 Februari 2025

Faisal: Revisi Perwali Penting untuk Atasi Kenaikan Harga Material

2 Desember 2023

Andi Faiz: Nasib Honorer Bukan Rekrutmen Baru, Tapi Konversi

2 Desember 2023

13 Raperda Masih Dalam Tahap Pembahasan DPRD Kota Bontang

2 Desember 2023

Faisal Dorong Pemerintah Berikan Fasilitas Motor pada Pengawas Sekolah

2 Desember 2023
Paling Sering Dibaca

Pengalaman Naik Bus Umum Samarinda-Balikpapan: Tiket Murah, Musik Dangdut, dan Jalanan Bergelombang

Travel Udex Mundzir

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Opini Alfi Salamah

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Bisnis Alfi Salamah

Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi