Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

Kurikulum kecerdasan buatan dan coding akan diterapkan sebagai mata pelajaran pilihan di tingkat dasar dan menengah.
ErickaEricka7 Mei 2025 Pendidikan
Kurikulum AI dan Coding di Sekolah 2025
Ilustrasi Kurikulum AI dan Coding di Sekolah 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang revolusi digital mulai memasuki ruang kelas Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dan coding akan diperkenalkan dalam kurikulum pendidikan sebagai mata pelajaran pilihan mulai tahun ajaran 2025–2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa penyusunan kurikulum AI telah mencapai tahap akhir, mencakup naskah akademik dan capaian pembelajaran.

“Kurikulum AI sudah selesai naskah akademik dan capaian pembelajarannya,” ujar Mu’ti dalam peluncuran Gemini Academy 2025, Rabu (7/5/2025), di Jakarta Selatan.

Meskipun inisiatif ini mendapat sorotan positif, Mu’ti menegaskan bahwa pada tahap awal penerapan, AI dan coding belum menjadi pelajaran wajib.

Baca Juga:
  • SMPN 1 Cisayong Gelar Workshop PBD untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
  • Takut Kehilangan Waktu, Kak Udex Syukuri Kelulusan KPL
  • Mahasiswa Kalla Institute Berjaya di Ajang Nasional
  • Gerakan Pramuka Kwarcab Bone Gelar Kegiatan Pra Jota Joti

“Saya ingin tegaskan sekali lagi bahwa untuk tahun 2025–2026, AI dan coding ini masih menjadi mata pelajaran pilihan. Bukan mata pelajaran yang wajib,” katanya.

Pemerintah saat ini masih mengharmonisasi rancangan Peraturan Menteri sebagai dasar hukum pelaksanaan kurikulum AI, bersama Kementerian Hukum dan HAM serta kementerian lainnya. Proses ini dilakukan untuk menjamin sinergi kebijakan lintas sektor.

“Kami masih dalam proses harmonisasi. Ini melibatkan banyak pihak, karena penyedia coding di masyarakat sangat banyak,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak eksternal untuk membantu implementasi pengajaran coding di sekolah.

Artikel Terkait:
  • LCTK di Poltri Membawa Semangat Sertifikasi Internasional
  • Dedi Mulyadi Larang Study Tour, Pelaku Wisata Jawa Barat Keberatan
  • Wisuda XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya Kukuhkan 87 Lulusan, 3 Cumlaude
  • Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Langkah ini dinilai penting mengingat ketersediaan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi yang belum merata.

Pengintegrasian AI ke dalam sistem pendidikan nasional dinilai sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang kian terdigitalisasi.

Meskipun tidak langsung diwajibkan, kurikulum ini diharapkan memberi fondasi awal dalam literasi digital dan logika pemrograman sejak usia dini.

Dengan inisiasi ini, Indonesia resmi bergabung dalam daftar negara yang mulai memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan di level pendidikan dasar dan menengah.

Jangan Lewatkan:
  • Pemimpin Muda Lahir dari Ramadan Leadership Camp
  • Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025
  • Lomba Gladi Terampil, SMPN 1 Cisayong Raih Juara se-Kwarran
  • Prabowo Usulkan Progran Studi “Serakahnomics” di Kampus Indonesia
Abdul Mu’ti Coding di Sekolah Kurikulum 2025 Kurikulum AI Pendidikan Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePenerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
Next Article Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Informasi lainnya

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

25 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Etika Toilet Umum, Cermin Kesadaran Sosial Sehari-hari

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina

Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Happy Assyifa

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Alfi Salamah15 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi