Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 20 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

Kurikulum kecerdasan buatan dan coding akan diterapkan sebagai mata pelajaran pilihan di tingkat dasar dan menengah.
ErickaEricka7 Mei 2025 Pendidikan
Kurikulum AI dan Coding di Sekolah 2025
Ilustrasi Kurikulum AI dan Coding di Sekolah 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang revolusi digital mulai memasuki ruang kelas Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dan coding akan diperkenalkan dalam kurikulum pendidikan sebagai mata pelajaran pilihan mulai tahun ajaran 2025–2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa penyusunan kurikulum AI telah mencapai tahap akhir, mencakup naskah akademik dan capaian pembelajaran.

“Kurikulum AI sudah selesai naskah akademik dan capaian pembelajarannya,” ujar Mu’ti dalam peluncuran Gemini Academy 2025, Rabu (7/5/2025), di Jakarta Selatan.

Meskipun inisiatif ini mendapat sorotan positif, Mu’ti menegaskan bahwa pada tahap awal penerapan, AI dan coding belum menjadi pelajaran wajib.

Baca Juga:
  • Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset
  • Greenpeace Ungkap Pejabat Terlibat di Balik PT Gag Nikel Raja Ampat
  • Ramadan Leadership Camp 2025
  • Pentingnya Stabilitas Kerja: Jangan Sering Pindah-Pindah

“Saya ingin tegaskan sekali lagi bahwa untuk tahun 2025–2026, AI dan coding ini masih menjadi mata pelajaran pilihan. Bukan mata pelajaran yang wajib,” katanya.

Pemerintah saat ini masih mengharmonisasi rancangan Peraturan Menteri sebagai dasar hukum pelaksanaan kurikulum AI, bersama Kementerian Hukum dan HAM serta kementerian lainnya. Proses ini dilakukan untuk menjamin sinergi kebijakan lintas sektor.

“Kami masih dalam proses harmonisasi. Ini melibatkan banyak pihak, karena penyedia coding di masyarakat sangat banyak,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak eksternal untuk membantu implementasi pengajaran coding di sekolah.

Artikel Terkait:
  • Mendikdasmen Soroti Maraknya Buzzer Serang Tokoh di Medsos
  • Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026
  • KMD Karangnunggal 2025 Berakhir, 32 Peserta Dinyatakan Lulus
  • Mahasiswa Disabilitas UT Penuh Semangat dalam Ujian Tatap Muka di SMAN 5 Tasikmalaya

Langkah ini dinilai penting mengingat ketersediaan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi yang belum merata.

Pengintegrasian AI ke dalam sistem pendidikan nasional dinilai sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang kian terdigitalisasi.

Meskipun tidak langsung diwajibkan, kurikulum ini diharapkan memberi fondasi awal dalam literasi digital dan logika pemrograman sejak usia dini.

Dengan inisiasi ini, Indonesia resmi bergabung dalam daftar negara yang mulai memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan di level pendidikan dasar dan menengah.

Jangan Lewatkan:
  • Amien Rais hingga Roy Suryo Desak UGM Buka Kejelasan Ijazah Jokowi
  • Tips Ini Dijamin Memberikan Peluang Anda lulus SNBT 2023 Dengan Baik!
  • OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan
  • Pesantren Pramuka Khalifa Tambah Pembina Mahir Penegak
Abdul Mu’ti Coding di Sekolah Kurikulum 2025 Kurikulum AI Pendidikan Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePenerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
Next Article Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir

Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik

Bisnis Silva

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Editorial Udex Mundzir

Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik

Islami Assyifa

Kehidupan di Jepang, Perpaduan Tradisi dan Modernitas

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi