Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 8 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AS dan Inggris Restui Indonesia Masuk OECD

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Politik
Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann
Mathias Cormann, Sekretaris Jenderal OECD (.kada)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Langkah Indonesia untuk bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mendapat restu besar. Amerika Serikat dan Inggris memberikan dukungan penuh atas upaya tersebut, seperti disampaikan Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/11).

“Presiden Biden dan Perdana Menteri Starmer menunjukkan dukungan kuat pada pertemuan bilateral pekan lalu,” kata Cormann. Ia menambahkan bahwa seluruh 38 anggota OECD juga mendukung proses aksesi Indonesia.

Indonesia tengah melakukan penyesuaian kebijakan dan regulasi nasional sesuai standar OECD. Langkah ini dituangkan dalam dokumen initial memorandum sebagai syarat utama. Reformasi yang dilakukan ditargetkan memberikan manfaat nyata bagi rakyat, khususnya dalam peningkatan pendapatan dan standar hidup.

“Yang penting adalah reformasi ini membawa dampak positif bagi masyarakat,” tegas Cormann.

Hingga kini, tidak ada tenggat waktu resmi dalam proses tersebut. Meski begitu, pemerintah terus mempercepat reformasi di berbagai sektor untuk mendukung aksesi ini.

Selain Indonesia, negara-negara seperti Argentina, Brasil, dan Thailand juga sedang berada dalam jalur aksesi. Namun, dukungan negara-negara besar terhadap Indonesia memberi sinyal kuat atas posisi strategisnya dalam kancah global.

Pertemuan di Istana turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Kedua menteri ini menjadi motor penggerak berbagai reformasi lintas sektor.

“Dukungan ini mencerminkan pengakuan dunia atas peran Indonesia yang terus berkembang,” ungkap Cormann.

Joe Biden Mathias Cormann OECD Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAhli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin
Next Article Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

XL dan Smartfren Merger, Bagaimana ‘Nasib’ Pelanggan?

Techno Silva

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

Islami Alfi Salamah

Lumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun

Islami Alfi Salamah

Tantangannya Kebocoran Data Pribadi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Optimalisasi Kepemimpinan dalam Transformasi Pelayanan Publik: Peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-63 Gelar FGD di Surabaya

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.