Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Aset Orang Kaya Mengalir ke Luar Negeri, Cermin Krisis Kepercayaan Nasional

Pemindahan dana elite Indonesia ke luar negeri dinilai bukan hal biasa, tapi sinyal kuat masalah fiskal dan ketimpangan sosial.
ErickaEricka12 April 2025 Ekonomi
Pemindahan Aset Orang Kaya Indonesia 2025
Ilustrasi Aset Orang Kaya Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ada yang bergerak diam-diam namun terasa guncangannya. Dalam beberapa bulan terakhir, gelombang pemindahan aset oleh kalangan superkaya Indonesia ke luar negeri terus menguat, bahkan disebut sebagai sinyal adanya krisis kepercayaan terhadap arah ekonomi nasional.

Peneliti Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS), Muhammad Anwar, menilai fenomena ini bukan sekadar bagian dari strategi diversifikasi investasi, melainkan bentuk kekhawatiran mendalam terhadap masa depan ekonomi dalam negeri.

Ia menyebut bahwa langkah para elite ini menandakan mulai runtuhnya keyakinan terhadap stabilitas fiskal pemerintahan baru.

“Beberapa konglomerat khawatir dengan rencana-rencana populis pemerintahan yang tidak memiliki landasan fiskal kuat,” ujar Anwar kepada inilah.com, Sabtu (12/4/2025).

Menurutnya, pergeseran aset dalam skala besar oleh orang-orang kaya ini dapat menciptakan tekanan terhadap rupiah, memperlemah sektor keuangan, dan memperparah inflasi.

Dampak akhirnya, masyarakat kecil yang paling rentan menanggung bebannya melalui kenaikan harga barang pokok dan menurunnya daya beli.

Data Bloomberg turut menguatkan kekhawatiran ini. Sejak Februari 2025, nilai pemindahan aset oleh kalangan elit Indonesia ke luar negeri melonjak menjadi US$50 juta (setara Rp841 miliar), naik drastis dari US$10 juta pada akhir 2024. Penyebab utamanya adalah ketidakpercayaan terhadap stabilitas rupiah dan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Anwar menggarisbawahi bahwa fenomena ini bukan hanya krisis ekonomi, tapi juga mencerminkan krisis moral. Ketika masyarakat bawah harus berjibaku dengan mahalnya biaya hidup dan ketidakpastian pekerjaan, mereka yang berkantong tebal justru mencari suaka finansial di luar negeri.

“Ini mencerminkan jurang ketimpangan yang makin dalam. Padahal dalam kondisi krisis, seharusnya kelompok elite menunjukkan solidaritas, bukan menarik diri,” tegasnya.

Di tengah wacana reformasi fiskal dan pajak kekayaan yang sempat digaungkan pemerintahan baru, tindakan pelarian aset ini menjadi ironi tersendiri. Negara yang berharap kontribusi fiskal dari kalangan superkaya justru kehilangan potensi tersebut ke negara lain.

Pengamat lainnya bahkan mendorong pemerintah agar lebih tegas. “Kalau perlu, cabut izin usaha para penghianat ekonomi,” kritik seorang ekonom dalam laporan yang sama.

Fenomena ini menjadi cermin rapuhnya hubungan antara elite ekonomi dan pemerintah. Bila dibiarkan, bisa menjadi pemicu krisis kepercayaan yang lebih luas di masyarakat.

Krisis Ekonomi Orang Kaya Indonesia Pemindahan Aset Prabowo Subianto Rupiah Melemah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLoa Ulung Kembangkan Perikanan Sungai, BUMDes Disiapkan Dukung Produksi
Next Article Bappeda Kukar Tetapkan Pagu Awal Renja 2026, Fokuskan Prioritas Program

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Jangan Mencari Tumbal demi Kemenangan Pilkada di Sampang

Editorial Udex Mundzir

Etika Digital dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Perisai Kehidupan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Pentingnya Self-Care dan Cara Menjaganya

Opini Alfi Salamah

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi