Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital

Efisiensi bukan sekadar penghematan, tetapi juga tentang menciptakan kinerja yang lebih produktif dan inovatif.
AssyifaAssyifa9 Februari 2025 Bisnis
Efisiensi Anggaran ASN BKN
Zudan Arir (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kini menerapkan skema kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan pola Work From Anywhere (WFA) selama dua hari dan Work From Office (WFO) selama tiga hari dalam seminggu. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menguji keandalan sistem digitalisasi manajemen ASN.

Kepala BKN, Zudan Arif, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar upaya mengurangi pengeluaran, tetapi juga untuk meningkatkan efektivitas kerja di lingkungan BKN.

“Efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden ini dapat kita jadikan peluang untuk meningkatkan efektivitas kinerja BKN sekaligus untuk mengukur efektivitas Sistem Informasi ASN (SIASN) terintegrasi yang kita miliki,” ujar Zudan dalam keterangan pers, Sabtu (8/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa kombinasi dua hari WFA dan tiga hari WFO adalah langkah awal dalam menciptakan efisiensi yang berdampak langsung pada pengurangan biaya operasional, tanpa mengurangi produktivitas ASN.

“Formula dua hari WFA dan tiga hari WFO merupakan langkah awal efisiensi anggaran yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi biaya yang tidak perlu,” tambahnya.

Zudan juga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap ASN sebagai birokrasi yang modern dan responsif. Menurutnya, efisiensi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing para ASN di lingkungan BKN.

“Jadikan efisiensi ini sebagai kesempatan untuk mem-branding profesi ASN agar stakeholders dapat melihat bahwa BKN mampu bekerja secara efektif dan efisien, serta berpacu pada target kinerja yang dicapai,” tegasnya.

Selain skema WFA dan WFO, BKN juga merancang 10 kebijakan efisiensi untuk memastikan kinerja tetap optimal:

  1. Peniadaan jam kerja fleksibel untuk memastikan disiplin kerja.
  2. Skema kerja efisien dengan WFA dua hari dan WFO tiga hari seminggu.
  3. Sistem pelaporan kinerja harian untuk memastikan produktivitas individu.
  4. Pembatasan perjalanan dinas dalam dan luar negeri untuk menghemat biaya.
  5. Optimalisasi koordinasi daring guna mengurangi kebutuhan pertemuan fisik.
  6. Efisiensi penggunaan listrik/energi di lingkungan kantor.
  7. Penyesuaian pakaian kerja yang lebih nyaman dan hemat biaya.
  8. Penggunaan anggaran yang efektif dan sesuai kebutuhan.
  9. Optimalisasi kerja sama dengan mitra dan pihak ketiga tanpa mengorbankan prinsip good governance.
  10. Peningkatan layanan konsultasi kepegawaian di masing-masing wilayah kerja.

Melalui kebijakan ini, BKN berharap dapat mendorong lahirnya inovasi baru di lingkungan kerja ASN, mempercepat penyelesaian tugas, dan menemukan talenta-talenta digital yang mampu menghadapi tantangan era teknologi.

ASN BKN Digitalisasi ASN Efisiensi Anggaran WFO WFA ASN Work From Anywhere
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram
Next Article Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T

27 Agustus 2025

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

29 Juli 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam

1 Juni 2025
Paling Sering Dibaca

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Guru Hebat

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Opini Assyifa

Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Islami Alfi Salamah

Mewaspadai Komunisme

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.