Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital

Efisiensi bukan sekadar penghematan, tetapi juga tentang menciptakan kinerja yang lebih produktif dan inovatif.
AssyifaAssyifa9 Februari 2025 Bisnis
Efisiensi Anggaran ASN BKN
Zudan Arir (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kini menerapkan skema kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan pola Work From Anywhere (WFA) selama dua hari dan Work From Office (WFO) selama tiga hari dalam seminggu. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menguji keandalan sistem digitalisasi manajemen ASN.

Kepala BKN, Zudan Arif, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar upaya mengurangi pengeluaran, tetapi juga untuk meningkatkan efektivitas kerja di lingkungan BKN.

“Efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden ini dapat kita jadikan peluang untuk meningkatkan efektivitas kinerja BKN sekaligus untuk mengukur efektivitas Sistem Informasi ASN (SIASN) terintegrasi yang kita miliki,” ujar Zudan dalam keterangan pers, Sabtu (8/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa kombinasi dua hari WFA dan tiga hari WFO adalah langkah awal dalam menciptakan efisiensi yang berdampak langsung pada pengurangan biaya operasional, tanpa mengurangi produktivitas ASN.

“Formula dua hari WFA dan tiga hari WFO merupakan langkah awal efisiensi anggaran yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi biaya yang tidak perlu,” tambahnya.

Zudan juga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap ASN sebagai birokrasi yang modern dan responsif. Menurutnya, efisiensi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing para ASN di lingkungan BKN.

“Jadikan efisiensi ini sebagai kesempatan untuk mem-branding profesi ASN agar stakeholders dapat melihat bahwa BKN mampu bekerja secara efektif dan efisien, serta berpacu pada target kinerja yang dicapai,” tegasnya.

Selain skema WFA dan WFO, BKN juga merancang 10 kebijakan efisiensi untuk memastikan kinerja tetap optimal:

  1. Peniadaan jam kerja fleksibel untuk memastikan disiplin kerja.
  2. Skema kerja efisien dengan WFA dua hari dan WFO tiga hari seminggu.
  3. Sistem pelaporan kinerja harian untuk memastikan produktivitas individu.
  4. Pembatasan perjalanan dinas dalam dan luar negeri untuk menghemat biaya.
  5. Optimalisasi koordinasi daring guna mengurangi kebutuhan pertemuan fisik.
  6. Efisiensi penggunaan listrik/energi di lingkungan kantor.
  7. Penyesuaian pakaian kerja yang lebih nyaman dan hemat biaya.
  8. Penggunaan anggaran yang efektif dan sesuai kebutuhan.
  9. Optimalisasi kerja sama dengan mitra dan pihak ketiga tanpa mengorbankan prinsip good governance.
  10. Peningkatan layanan konsultasi kepegawaian di masing-masing wilayah kerja.

Melalui kebijakan ini, BKN berharap dapat mendorong lahirnya inovasi baru di lingkungan kerja ASN, mempercepat penyelesaian tugas, dan menemukan talenta-talenta digital yang mampu menghadapi tantangan era teknologi.

ASN BKN Digitalisasi ASN Efisiensi Anggaran WFO WFA ASN Work From Anywhere
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram
Next Article Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Informasi lainnya

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

17 Maret 2026

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T

27 Agustus 2025

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

29 Juli 2025
Paling Sering Dibaca

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Argumen Udex Mundzir

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa
Berita Lainnya
Global
Lisda Lisdiawati20 Maret 2026

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi