Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital

Efisiensi bukan sekadar penghematan, tetapi juga tentang menciptakan kinerja yang lebih produktif dan inovatif.
AssyifaAssyifa9 Februari 2025 Bisnis
Efisiensi Anggaran ASN BKN
Zudan Arir (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kini menerapkan skema kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan pola Work From Anywhere (WFA) selama dua hari dan Work From Office (WFO) selama tiga hari dalam seminggu. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menguji keandalan sistem digitalisasi manajemen ASN.

Kepala BKN, Zudan Arif, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar upaya mengurangi pengeluaran, tetapi juga untuk meningkatkan efektivitas kerja di lingkungan BKN.

“Efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden ini dapat kita jadikan peluang untuk meningkatkan efektivitas kinerja BKN sekaligus untuk mengukur efektivitas Sistem Informasi ASN (SIASN) terintegrasi yang kita miliki,” ujar Zudan dalam keterangan pers, Sabtu (8/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa kombinasi dua hari WFA dan tiga hari WFO adalah langkah awal dalam menciptakan efisiensi yang berdampak langsung pada pengurangan biaya operasional, tanpa mengurangi produktivitas ASN.

“Formula dua hari WFA dan tiga hari WFO merupakan langkah awal efisiensi anggaran yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi biaya yang tidak perlu,” tambahnya.

Zudan juga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap ASN sebagai birokrasi yang modern dan responsif. Menurutnya, efisiensi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing para ASN di lingkungan BKN.

“Jadikan efisiensi ini sebagai kesempatan untuk mem-branding profesi ASN agar stakeholders dapat melihat bahwa BKN mampu bekerja secara efektif dan efisien, serta berpacu pada target kinerja yang dicapai,” tegasnya.

Selain skema WFA dan WFO, BKN juga merancang 10 kebijakan efisiensi untuk memastikan kinerja tetap optimal:

  1. Peniadaan jam kerja fleksibel untuk memastikan disiplin kerja.
  2. Skema kerja efisien dengan WFA dua hari dan WFO tiga hari seminggu.
  3. Sistem pelaporan kinerja harian untuk memastikan produktivitas individu.
  4. Pembatasan perjalanan dinas dalam dan luar negeri untuk menghemat biaya.
  5. Optimalisasi koordinasi daring guna mengurangi kebutuhan pertemuan fisik.
  6. Efisiensi penggunaan listrik/energi di lingkungan kantor.
  7. Penyesuaian pakaian kerja yang lebih nyaman dan hemat biaya.
  8. Penggunaan anggaran yang efektif dan sesuai kebutuhan.
  9. Optimalisasi kerja sama dengan mitra dan pihak ketiga tanpa mengorbankan prinsip good governance.
  10. Peningkatan layanan konsultasi kepegawaian di masing-masing wilayah kerja.

Melalui kebijakan ini, BKN berharap dapat mendorong lahirnya inovasi baru di lingkungan kerja ASN, mempercepat penyelesaian tugas, dan menemukan talenta-talenta digital yang mampu menghadapi tantangan era teknologi.

ASN BKN Digitalisasi ASN Efisiensi Anggaran WFO WFA ASN Work From Anywhere
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram
Next Article Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T

27 Agustus 2025

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

29 Juli 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam

1 Juni 2025
Paling Sering Dibaca

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir

Etika Toilet Umum, Cermin Kesadaran Sosial Sehari-hari

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi