Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesan Gus Baha untuk Perantau yang Gagal Mudik

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 15 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

Buka puasa Kedubes Rusia di Masjid Istiqlal menjadi simbol dialog lintas agama dan persahabatan Rusia–Indonesia
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati15 Maret 2026 Global
Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov.(Foto: Viory)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ramadan menghadirkan ruang perjumpaan yang hangat ketika Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia menggelar acara buka puasa bersama di Masjid Istiqlal. Momentum tersebut bukan sekadar pertemuan saat berbuka, tetapi juga menjadi panggung untuk menyampaikan pesan perdamaian di tengah dunia yang masih dilanda berbagai konflik.

Kegiatan iftar yang berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) itu dihadiri jemaah laki-laki dan perempuan, para diplomat Rusia, serta sejumlah tokoh undangan. Acara tersebut diselenggarakan oleh Dewan Spiritual Muslim Rusia sebagai upaya mempererat hubungan masyarakat Rusia dan Indonesia sekaligus memperkuat dialog lintas agama di bulan suci Ramadan.

“Umat Kristen, Muslim, dan pemeluk agama lain memiliki nilai bersama seperti kasih sayang, persahabatan, serta saling pengertian,” ujar Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov.

Ia menilai nilai-nilai kemanusiaan tersebut perlu terus disampaikan kepada masyarakat global, terutama di tengah situasi dunia yang masih diwarnai ketegangan dan konflik, termasuk di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti buka puasa bersama dapat menjadi simbol bahwa perbedaan agama dan budaya tidak menghalangi masyarakat untuk hidup berdampingan secara damai.

Tolchenov juga menegaskan bahwa hubungan Rusia dan Indonesia yang telah terjalin lama menjadi fondasi kuat dalam membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Meski berada di kawasan geografis yang berjauhan, kedua negara dinilai memiliki komitmen yang sama dalam mempromosikan dialog, toleransi, dan kerja sama internasional.

Menurut Tolchenov, Kedutaan Besar Rusia sebenarnya rutin mengadakan kegiatan iftar setiap tahun di kompleks kedutaan. Namun, pada Ramadan kali ini kegiatan tersebut digelar untuk pertama kalinya di Masjid Istiqlal berkat dukungan Majelis Spiritual Muslim Rusia.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sehingga menjadi tradisi yang mempererat hubungan masyarakat kedua negara melalui momentum Ramadan. Selain memperkuat persahabatan, kegiatan itu juga membawa pesan kepedulian dari masyarakat Rusia kepada masyarakat Indonesia.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Majelis Spiritual Muslim Rusia di Indonesia, Arip Sultanmagomedov. Ia mempromosikan pendekatan yang dikenal sebagai “diplomasi keagamaan”, yaitu penggunaan dialog antaragama sebagai jembatan untuk memperkuat hubungan antarbangsa dan membangun saling pengertian.

Momentum buka puasa bersama ini juga memiliki makna khusus karena Rusia dan Indonesia akan memasuki 75 tahun hubungan diplomatik pada 2026. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua negara terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari budaya, pendidikan, hingga diplomasi internasional.

Melalui kegiatan sederhana yang sarat makna tersebut, pesan persaudaraan dan toleransi kembali digaungkan. Ramadan pun menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan dapat menyatukan masyarakat dunia dalam semangat perdamaian dan saling menghormati.

Diplomasi Keagamaan Dubes Tolchenov Iftar Istiqlal Pesan Perdamaian Rusia Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April
Next Article DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Informasi lainnya

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025
Paling Sering Dibaca

Antara Harapan dan Kekecewaan

Editorial Udex Mundzir

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

Gagasan Ericka

Diesel X: BBM Baru Pertamina yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Techno Assyifa

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Manfaat Ramadhan

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Politik
Ericka9 September 2025

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

247 Views

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi