Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Google Hentikan Sementara Fitur Konversi Mata Uang Akibat Kesalahan Data

Kesalahan data menyebabkan Google menampilkan nilai tukar yang keliru, memaksa perusahaan menghentikan sementara fitur konversi mata uang.
AssyifaAssyifa2 Februari 2025 Ekonomi
Kesalahan Data Konversi Mata Uang di Google
Hasil pencarian 'usd idr' di Google (2/2/2025) (.dex)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Saat Onews mencoba mencari “USD to IDR” pada Minggu (2/2/2025), Google tidak menampilkan hasil pencarian sebagaimana biasanya. Alih-alih menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hasil pencarian justru dipenuhi dengan berita tentang error yang terjadi di layanan pencarian Google.

Pengguna internet pun dikejutkan dengan kesalahan informasi nilai tukar mata uang ini. Sebelumnya, saat mengetik “USD to IDR”, Google biasanya langsung menampilkan nilai tukar yang diperbarui secara real-time. Namun, kali ini, informasi tersebut hilang dan hanya menyisakan berita mengenai masalah yang terjadi.

Menurut perwakilan Google Indonesia, data konversi mata uang diambil dari sumber pihak ketiga. Mereka menyatakan telah menyadari adanya masalah yang mempengaruhi informasi nilai tukar rupiah (IDR) di Google Search dan sedang berupaya memperbaikinya.

Kesalahan ini pertama kali terdeteksi pada Sabtu (1/2/2025), ketika pengguna melaporkan anomali nilai tukar melalui berbagai platform. Menanggapi hal tersebut, Google segera menghubungi penyedia data untuk memperbaiki kesalahan secepat mungkin.

Bank Indonesia (BI) juga menanggapi situasi ini. Kepala Departemen Komunikasi BI menyatakan bahwa level nilai tukar Rp8.100-an per dolar AS yang ditampilkan di Google bukan merupakan level yang seharusnya. Data BI mencatat kurs Rp16.312 per dolar AS pada 31 Januari 2025. BI saat ini berkoordinasi dengan pihak Google Indonesia terkait ketidaksesuaian tersebut untuk segera dapat melakukan koreksi yang diperlukan.

Kesalahan data semacam ini dapat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada informasi nilai tukar untuk keperluan bisnis atau perjalanan. Pakar keamanan siber mengingatkan bahwa kesalahan semacam ini bisa berbahaya jika tidak segera ditangani, karena dapat mempengaruhi keputusan finansial individu dan perusahaan.

Saat ini, fitur konversi mata uang di Google Search telah dihentikan sementara hingga masalah ini sepenuhnya teratasi. Pengguna disarankan untuk memeriksa nilai tukar melalui sumber resmi seperti situs web Bank Indonesia atau platform keuangan terpercaya lainnya untuk memastikan keakuratan informasi.

Dengan langkah cepat dari Google dan koordinasi dengan pihak terkait, diharapkan layanan konversi mata uang dapat segera berfungsi normal kembali, memberikan informasi yang akurat bagi para penggunanya.

Google Error Kesalahan Data Konversi Mata Uang Kurs Dolar AS Nilai Tukar Rupiah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePersiapan Ramadhan
Next Article Gizi di Meja, Konglomerat di Pintu

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya

Happy Udex Mundzir

Efek Minum Sambil Berdiri bagi Kesehatan

Daily Tips Ericka

Tiga Kelompok Wanita bagi Laki-laki dalam Islam: Mahram, Azwaj, dan Ajnabi

Islami Udex Mundzir

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.